Akhirnya TERTANGKAP? PELAKU SUBANG LEBIH DARI SEORANG: Mulai Panik, Nasibnya Tergantung Seminggu ke Depan


Menjelang genap 100 hari meninggalnya korban pembunuh ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, siapa pelakunya belum juga terungkap. Polisi masih mencari alat bukti tambahan untuk menciduknya. 

Namun kini, pelakunya tidak lagi bisa bebas gentayangan menghirup udara bebas. Pasalnya, ahli tarot Denny Darko menebar ancaman lewat penerawangannya. 

Denny Darko mengatakan, nasib pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang akan berubah dalam jangka waktu seminggu ke depan.

Hal itu diungkapkan Denny Darko pada tayangan video berjudul "Teruntuk Pelaku Kasus Subang yang Menonton Video Ini. Nasibmu akan berubah dalam Seminggu ke Depan!”, yang diunggahnya Sabtu, 13 November 2021.

"Dalam seminggu ke depan nasib kalian akan berubah. Jadi dengarkan baik-baik ramalan ini dan ambil langkah yang paling tepat sebelum kalian menyesali apapun yang kalian ingin lakukan tapi gak jadi ingin lakukan," demikian ancaman Denny dalam tayangan videonya sebagaimana dilihat DeskJabar Minggu, 14 November 2021.

Peringatan bernada ancaman Denny Darko itu tidak hanya ditujukan kepada pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang saja, namun juga kepada orang-orang yang tahu keberadaan pelaku. 

Yang mengejutkan, dalam penerawangannya Denny Darko menyebut pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang dengan kata jamak; kalian dan mereka. Itu berarti pelakunya lebih dari seorang.

"Dan ini juga kepada orang-orang yang mengetahui keberadaan ‘mereka’, saya sampaikan pesan ini," katanya. 

Menurut Denny Darko, saat ini pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang boleh sombong karena polisi belum berhasil mengungkap dan menangkapnya. 

Pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang juga boleh jumawa tertawa senang karena masih bisa gentayangan wara-wiri ke sana kemari dengan bebas. 

Tapi Denny Darko menebar  ancaman mengenai nasib pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang dalam waktu seminggu ke depan. Menurutnya, akan terjadi sesuatu dengan pelaku. 

"Ingat satu minggu ke depan nasibnya (pelaku) akan berubah," tegasnya.

Belum tertangkapnya pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang itu, ungkap Denny Darko, itu semata-mata karena kepolisian sangat ‘prudent’ atau bersikap hati-hati. 

"Saya lihat di sini kepolisian Indonesia di sini sangat prudent atau berhati-hati sekali menyelesaikan kasus ini," katanya.

Lebih mengejutkan lagi, Denny Darko menyebutkan, atas dasar  penerawangannya, ada pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang yang berada di sekitar tempat kejadian dan terus mengamati perkembangan kasus tersebut.

"Dan juga mereka di sini itu sangat percaya diri kalau kasus ini tidak akan terungkap dan mereka akan lolos," terangnya.

Namun kata Denny, perkiraan tersebut salah karena tak lama lagi pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang akan tertangkap oleh pihak kepolisian.

"Itu tidak benar dan kalian akan tertangkap, semuanya," tegas Denny Darko.


Sementara itu, Pihak Yoris Ungkap Siapa Pembohong Sebenarnya Kasus Pembunuhan Subang

Jelang 100 hari kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, detik-detik pelaku tertangkap ternyata pihak Yoris memberikan penjelasan atas apa yang dilakukannya di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuh ibu dan anak di Subang 19 Agustus 2021.

Melalui pengacaranya, Achmad Taufan, Yoris memberikan penjelasan lebih rinci tentang yang dilakukannya di TKP bersama Yosef dan Mulyana. Lalu penjelasan ini kemudian diunggah lewat video Youtube Misteri Mbak Suci pada Selasa, 16 November 2021.

Dalam penjelasan Yoris yang disampaikan oleh Achmad Taufan, Yoris menceritakan dari awal mengapa ia bisa berada di lokasi TKP pembunuh ibu dan anak di Subang saat itu.

Yoris memberikan penjelasan bahwa ia pada tanggal 19 Agustus 2021 tersebut diminta ke Polsek Jalancagak untuk dimintai keterangan.

“Setelah dimintai keterangan, lalu Yoris diminta ikut dengan Yosef dan Mulyana untuk ke TKP mengambil mobil Yaris. Yang pada saat itu katanya tidak dikunci,” ujar kuasa hukum Yoris, Achmad Taufan, dikutip dari Youtube Misteri Mbak Suci, 16 November 2021.

Achmad Taufan juga melanjutkan, bahwa sesampainya Yoris di TKP, sudah ada pihak polsek yang meminta Yoris mengamankan mobil yang tidak dikunci dan dikhawatirkan terjadi pencurian.

Lalu berdasarkan penjelasan Achmad Taufan, Yoris juga disuruh mengamankan paket milik Amel yang berada di garasi.

“Semua orang berada di garasi. Yoris duduk di kursi plastik merah bersama Arif (keponakan Yosef). Dan ada petugas yang mengambil kucing Amel,” papar Achmad Taufan.

Dari penjelasan Achmad Taufan, berselang beberapa waktu, Yosef kemudian ingin masuk ke dalam rumah, namun sempat dihadang Mulyana agar menunggu diluar saja.

“Tapi pak Yosef maksa masuk. Seperti ingin mengambil sesuatu barang di dalam TKP saat itu. Yoris melihat dan sangat yakin Yosef dan Mulyana masuk ke dalam TKP,” kata Achmad Taufan.

Berdasarkan penjelasan kuasa hukum Yoris, tak berselang lama, Yosef dan Mulyana keluar dari pintu belakang. Dan petugas juga keluar dari pintu depan. Petugas membawa kucing, kandang beserta makanan kucing lalu diserahkan ke sopir Mulyana.

Disitu tak hanya kucing. Menurut penjelasan pihak Yoris, ternyata Yosef juga mengambil pull golf. Saat itu pull golf diserahkan oleh Yoris. Dan dimasukkan ke tas Yoris.

“Dengan polosnya Yoris menerima pemberian Yosef tanpa kecurigaan apapun, karena Yoris takut,” kata Achmad Taufan.

Penjelasan Achmad Taufan juga menyebutkan, keesokan harinya setelah berbicara dengan sang istri, Yoris mengembalikan pull golf tersebut ke pihak kepolisian.

“Jadi yang diambil Yosef itu pull golf. Polisi tidak tahu Yosef dan Mulyana masuk ke TKP karena mereka main nyelonong aja,” ungkap Achmad Taufan.

Setelah tuduhan Yoris kepada Yosef dan Mulyana dibantah lewat wawancara bersama Indra Zainal, kini Yoris kembali memberikan pernyataan sekaligus penjelasan terkait kronologi ia, Yosef, dan Mulyana berada di TKP pada saat itu.

Hampir 3 bulan lamanya, kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini, polisi belum juga mengumumkan siapa tersangka dari perbuatan keji yang renggut nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu pada 18 Agustus 2021 lalu.

Pihak kepolisian juga meminta waktu untuk meneliti sejumlah bukti dan petunjuk yang sudah didapatkan karena butuh kehati-hatian dalam mengungkap kasus ini.**

Belum ada Komentar untuk "Akhirnya TERTANGKAP? PELAKU SUBANG LEBIH DARI SEORANG: Mulai Panik, Nasibnya Tergantung Seminggu ke Depan"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel