Pakar Hukum Desak Polisi Subang, Jadikan Yosef Sebagai Tersangka Empat Bukti Sudah Terungkap


Soal Kasus Subang, Ricky Vinando Sebut Empat Bukti Mengarah ke Sosok Ini

Pakar hukum, Ricky Vinando mengungkapkan bahwa empat bukti terkait pelaku kasus Subang mengarah ke Yosef Hidayah. Oleh karena itu, dirinya mendesak Polisi untuk segera menaikkan status suami korban itu ke tersangka.

Ricky Vinando lewat keterangan resminya menerangkan, jika merujuk pada Pasal 183 KUHAP, untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan maka polisi harus memiliki dua bukti kuat. Sementara, khusus untuk kasus Subang, mereka telah menemukan empat bukti yang mengarah ke Yosef Hidayah.

Adapun empat bukti itu, kata Ricky, antara lain keterangan saksi, keterangan ahli, surat, dan temuan petunjuk. Menurutnya, seluruh bukti itu mengarah kepada Yosef.

“Alat bukti saksi terdiri dari keterangan saksi Suparman, keterangan saksi Pak RT dan keterangan saksi Yosef sendiri. Alat bukti keterangan ahli bisa berupa ahli psikologi, psikiatri, kriminologi, ahli forensik dan ahli hukum pidana,” ujar Ricky, Senin 11 Oktober 2021 seperti dikutip dari Beritasatu.

Ia pun menjelaskan alat bukti surat yang ia maksud tersebut yakni hasil otopsi yang menegaskan kematian kedua korban kasus Subang berselisih 5 jam.

Hal itu, menurut Ricky, sesuai dengan keadaan Yosef Hidayah ketika kasus pembunuhan itu terjadi.

“Alat bukti surat di sini adalah hasil otopsi yang menegaskan kematian selisih 5 jam dan alat bukti petunjuk tentang banyak persesuaian di TKP dengan keadaan Yosef,” tuturnya.

Mengutip Hops.id, Ricky Vinando pada kesempatan yang sama juga beranggapan bahwa seharusnya penyidik lebih percaya diri dengan alat bukti maupun keterangan ahli.

Dia pun juga menilai, selayaknya Polisi lebih mempercayai banyaknya petunjuk terkait kasus itu termasuk keterangan saksi orang dekat, Ketua RT, dan penduduk setempat yang telah ditemukan.

Oleh karena itu, Ricky Vinando berkesimpulan Yosef sangat layak dijadikan tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut.

“Jadi, saran saya kepada penyidik jangan ragu-ragu lagi, alat bukti sudah cukup, naikkan saja status Yosef dari saksi sebagai tersangka dan jadikan Yosef sebagai saksi mahkota. Karena sudah terlalu banyak alat bukti petunjuk yang mengarah kepada diduga Yosef,” ujarnya.

Polisi Sudah Kantongi Pelaku Pembunuhan Subang, Sosok Wanita Bergamis Masih Misterius

Titik terang pelaku pembunuh Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang tewas secara mengenaskan di bagasi mobil Alphard yang terparkir di dalam rumah mulai terkuak.

Polisi kabarnya, telah berhasil mengindentifikasi para pelaku berdasarkan jejak kaki yang ada di TKP. Namun hingga kini, pihak kepolisian masih bungkam soal perkiraan jumlah pelaku.

Selain itu, soal kemunculan sosok wanita bergamis hingga masih menjadi misteri.

Namun demikian, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, penyidik kini tengah fokus menetapkan tersangka sambil menyiapkan bukti, saksi dan petunjuk.

Beberapa dugaan sementara terkait sosok pelaku pun sudah diketahui.

Sebelumnya Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, melihat kondisi rumah korban yang tak mengalami kerusakan hingga hartanya masih aman, pelaku ini diketahui mengenali korban dan hafal isi rumah korban.

"Diketahui dari hasil olah TKP serta keterangan dari saksi-saksi, diduga pelaku ini mengenal korban dan sudah mengetahui situasi dari dalam rumah korban," kata Sumarni.

Tim Inafis Polres Subang juga menemukan temuan yang mengindikasikan jejak pelaku sempat membersihkan jasad korban di kamar mandi. Hal ini dilakukan sebelum menyeret korban ke dalam mobil.

Selain itu, muncul pula kecurigaan pada seorang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan ini.

Wanita ini terekam kamera CCTV membuang suatu benda yang diduga sebagai barang bukti dalam kasus pembunuhan ini.

Barang bukti ini diketahui dibuang di tempat sampah dalam tempat cuci kendaraan di dekat TKP.

Menurut Dede, pengelola usaha cucian kendaraan membenarkan ada seorang wanita yang membuang sesuatu di tempat sampah.

Dede mengatakan, wanita ini sempat turun dari mobil Avanza lalu berjalan menuju tempat cuci kendaraan dan membuang sesuatu.

"Kayak pakai gamis," ungkap Dede saat mendeskripsikan wanita misterius itu dalam kanal YouTube Heri Susanto.

"Turun, kelihatannya naik ke sini, cuman CCTV fokusnya ke jalan," kata dia.

Dede menduga saat wanita misterius ini membuang sesuatu, tempat usaha cuciannyamasih dalam kondisi tertutup.

Selain itu, ia menjelaskan kecurigaannya atas wanita ini dan barang yang dibuang ini bermula ketika anjing pelacak polisi menggonggong terus ke arah tong sampah.

"Ketahuannya sama anjing pelacak," ujar Dede.

Dede pun menegaskan kalau tidak jelas barang apa yang dibuang karena kamera CCTV berada di rumah di seberang jalan hingga tak bisa merekam detail wanita ini.

"Waktu itu juga kata polisi diperkirakan ada yang buang ke sana," kata Dede.

Selanjutnya, Dede mengungkapkan kemungkinan barang yang dicari polisi sudah musnah sebab isi tong sampah ini tiap hari dibakar usai dipakai.*

Yosef Subang Akan Penjarakan Pihak yang Menuduhnya Bunuh Tuti Amel

Suami korban pembunuhan Subang, Yosef Hidayah tampak tak terima dengan pemberitaan yang menuduh dirinya membunuh istri dan anaknya, Tuti-Amel dalam kasus itu.

Oleh karena itu, Yosef akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan ke Kepolisian Subang pihak-pihak yang menudingnya telah membunuh Tuti dan Amel.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Yosef Hidayah yakni Rohman Hidayat. Ia mengatakan, sejumlah tudingan yang tak benar itu sudah membuat klien beserta keluarganya sedih dan sakit hati.

Lantaran hal itulah, Rohman dan Yosef telah sepakat untuk menindak perlakuan tak benar tersebut.

“Pemberitaan-pemberitaan tendensius seperti itu sudah sangat mengganggu dan membuat keluarga kliennya sedih,” ujar Rohman, Minggu 10 Oktober 2021 seperti dikutip dari Hops.

Tak hanya pemberitaan, Rohman beserta kliennya juga akan menindak tegas konten-konten tendensius di Youtube.

Pasalnya, kata Rohman, tak jarang isi konten yang menyudutkan Yosef tersebut menggiring opini publik.

“Kita sedang mengklarifikasikan terutama konten-konten Youtube yang tendensius, yang menuduh, yang subyektif, kita sudah konsultasikan,” ungkapnya.

Rohman pun mengaku sementara mengumpulkan data-data terkait konten-konten mana saja dari kanal youtube yang menurut pihaknya telah melakukan pelanggaran UU ITE dengan menuduh kliennya itu secara sepihak.

“Kita mengklarifikasikan kanal-kanal mana saja yang akan kita laporkan, sedang kita olah datanya supaya nanti tidak menjadi kabur. Supaya rumusan delik perbuatan melanggar UU ITE terpenuhi,” tuturnya.

Ia pun menegaskan, bahwa saat ini pihaknya tak akan lagi menanggapi konten atau pemberitaan yang menuduh Yosef sebagai pembunuh Tuti dan Amel karena mereka secara sigap akan langsung melaporkannya ke aparat Kepolisian di Subang.

“Kita tidak akan lagi menanggapi berita-berita seperti itu, kita langsung melakukan tindakan saja,” ujarnya.

Belum ada Komentar untuk "Pakar Hukum Desak Polisi Subang, Jadikan Yosef Sebagai Tersangka Empat Bukti Sudah Terungkap"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel