Arwah Tuti Amel Gentayangan , 60 Hari Belum terungkap Paranormal ini Peringatkan Pelaku Kasus Subang


Paranormal, Rara Istiati memberi peringatan kepada pelaku kasus Subang yang membunuh Tuti dan Amel. Ia memperingatkan ke si pembunuh bahwa arwah kedua korban masih gentayangan di sekitaran Desa Jalancagak, lokasi peristiwa tersebut terjadi. 

Oleh karena itu, paranormal Rara meminta kepada pelaku kasus Subang tersebut agar sebaiknya mengakui perbuatannya telah membunuh Tuti dan Amel jika tak ingin dihantui arwah kedua korban. 

“Hati-hati ya yang buat nangkal Desa Jalancagak jadi mencekam, arwah itu, maaf buat keluarga Tuti Amel, arwah itu bisa penasaran dan menjangkau mimpi Anda. Jadi lebih baik jujur, apa adanya, berani ngomong salah, dan ungkapkan kebenaran,” ujar Rara. 

Hal itu disampaikan Rara Istiati dalam video wawancaranya yang tayang di kanal YouTube Heri Susanto, seperti dilihat pada Jumat 8 Oktober 2021. 

Dalam tayangan video itu, Rara juga menerawang sosok pelaku pembunuhan kasus Subang itu yang hingga saat ini belum juga ditangkap. 

Lewat penerawangannya, Rara menyebut adanya dua petunjuk penting terkait pembunuh Tuti dan Amel. 

Petunjuk pertama, kata Rara, ia melihat bahwa pelaku memang bukan orang asing bagi kedua korban.

 “Saya dibekali foto video korban, dan petunjuknya adalah korban Tuti dan Amel sudah mengenal siapa yang memukul, sudah mengenal siapa yang masuk ke rumah, dan ada dua kunci!,” ungkapnya. 

Sementara petunjuk kedua, menurut Rara, pelaku kasus Subang itu awalnya berniat menculik Tuti dan Amel dan bukannya membunuh keduanya. 

“Maaf, ini awalnya bukan pembunuhan dan dua kunci, ini penculikan dan pintu rumah tidak dikunci. Jadi tolong kepolisian segera selidiki dua kata kunci itu,” tuturnya. 

Selain itu, paranormal Rara dalam tayang video lainnya di kanal YouTube Heri Susanto juga terlihat mendatangi makam kedua korban. 

Ketika berada di lokasi makam Tuti dan Amel, Rara kemudian membuka kartu tarot dan menganalisis petunjuk kuat terkait pelaku pembunuh ibu dan anak itu.

 Adapun kartu tarot yang dibuka Rara menunjukkan simbol cinta. Menurutnya, simbol itu memperlihatkan pelaku kasus Subang itu tinggal satu rumah dengan Tuti dan Amel. “Jadi simbolnya tinggal satu rumah, ini bapak ini ibu ini anak. Dan ini adalah simbol cinta,” ujarnya.

JELANG 60 Hari Memburu Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Orang Dekat Penyebab Kasus Subang Belum Terungkap

Jelang 60 hari kasus pembunuh ibu dan anak di Subang pada hari Jumat 15 Oktober 2021 masih diburu, belum ditangkap pelaku oleh Polisi.

Polisi pun masih terus bekerja keras untuk menuntaskan kasus pembunuh Subang ini, saksi Yosef, Yoris, Mimin istri muda Yosef, dan Danu sudah diperiksa belasan kali.

Otopsi ulang jenazah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu (Amalia Subang) pun sudah dilakukan, tes kebohongan saksi kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, yakni kepada Yosef dan Mimin istri muda pun sudah dilakukan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago menegaskan bahwa Polisi tidak tinggal diam, polisi sedang bekerja keras untuk segera menangkapnya.

"Sampai sekarang masih dalam pendalaman-pendalaman," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago kepada wartawan beberapa hari lalu.

Erdi A Chaniago mengatakan penyidik gabungan Polres Subang, Polda Jabar dan Bareskrim Polri yang diperbantukan masih bekerja.

Polisi pun meminta masyarat bersabar dulu karena belum bisa memastikan kapan kasus itu diungkap dengan penetapan tersangka. "Mereka (penyidik) lagi fokus dulu. Mudah-mudahan sebentar lagi," kata Erdi.

Pemerhati hukum dan praktisi hukum DR Heri Gunawan sebut kasus pembunuhan Subang ini ada yang mis dari penanganan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang tersebut.

Tersangka pembunuh ibu dan anak di Subang masih sulit terungkap karena Polisi dari awal diduga dari awal ambil kesimpula pelaku kasus pembunuhan Subang orang dekat.

Polisi pun penyidikannya berkutat disekitar orang dekat kasus pembunuhan Subang, namun saat pelaksanaan penyidikan ternyata bukti bukti yang didapatkan Polisi tidak mendukung terhadap tersangka orang dekat yang sudah diasumsikan sebelumnya.

Sehingga Polisi pun harus kembali melakukan penyidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang diulang, otopsi juga dilakukan secara berulang.

Kemudian harus dilakukan tes kebohongan namun hingga kini masih juga tidak cocok atas temuan Polisi terhadap asumsi orang dekat tersebut.

Hingga kini kasus pembunuhan Subang tersebut sudah memasuki hampir dua bulan sejak ditemukannya mayat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu (Amel) di rumahnya pada 18 Agustus 2021.

"Kalau saya lihat gini, kasus ini mah Polisi terlalu terburu buru mengeluarkan pernyataan pelakunya orang dekat, namun bukti bukti yang didapat Polisi tidak cocok dengan dugaan orang terdekat tersebut," ujar pengamat hukum Heri Gunawan, Kamis 14 Oktober 2021.

Hingga saat ini, menurut DR Heri Gunawan denga dugaan orang terdekat itu ada sesuatu yang mis dan tidak ditemukan oleh Polisi, sehingga hingga kini masih belum terungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut.

Menurut Heri Gunawan, dengan proses cukup lama bisa saja alasan kehati hatian namun kami melihat ada sesuatu yang sulit menemukan bukti atas dugaan orang terdekat tersebut.

"Kalau lihat sampai membongkar lagi otopsi itu menandakan ada sesuatu yang sulit diungkap oleh Polisi karena itu dari awal statmennya orang dekat," ujarnya.

Jadi ketika digali oleh Polisi menurut Heri Gunawan terkait orang dekat tersebut ternyata tidak cocok, sehingga polisi harus mencari lagi. "Awalnya statmennya pede orang terdekat tapi kenyataannya malah jauh berbeda dengan temuan penyidik," ujarnya.***



Belum ada Komentar untuk "Arwah Tuti Amel Gentayangan , 60 Hari Belum terungkap Paranormal ini Peringatkan Pelaku Kasus Subang"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel