Pilu !! Tak Tega Melihat KRU Kapal nanggala Saat Masih Didalam Kapal, Begini kondisi Gambaranya


Terungkap keberadaan awak kru atau kapal selam nanggala saat tenggelam 

Bisa kita bayangkan betapa ngerinya yang dialami awak KRI nanggala-402 saat berada di dalam kapal selam saat posisi darurat 

Saat kondisi kapal selam darurat sudah hampir pasti kapal selam itu lumpuh alias tidak bisa bergerak karena semua mesin kelistrikan mati total 

Namun TNI mengatakan bahwa kerusakan dialami KRI Nanggala-402 adalah bukan Blackout tetapi faktor alam yang membuat negara tenggelam ke dasar laut 

Keadaan darurat seperti ini membuat para kru KRI Nanggala 402 yang berada di dalam kapal selam saat itu posisinya sangat tertekan tetapi pada saat itu juga para warga RI nanggala-402 terus berusaha sekuat mungkin untuk mencari permasalahan yang dialami kapal selam tersebut 

Banyak yang bertanya Kenapa awak kapal KRI nanggala tidak keluar menyelamatkan diri saja 

sudah pasti kondisi saat itu tidak bisa menyelamatkan diri dan para awak KRI pun pasti akan lebih memilih tetap berada di dalam kapal selam dan mencari sekuat mungkin untuk mencari problem yang dialami kapal selam nanggala-402 itu.

Dan pada akhirnya kapal selam Nanggala 402 tenggelam jatuh ke bawah dasar laut dengan kecepatan tinggi jatuhnya sehingga menyebabkan kapal selam pecah menjadi tiga bagian dan efek tekanan  air  pun merusak atau mengakibatkan pecahnya kapal selam Nanggala tersebut.

Akhirnya awak kapal selam nanggala-402 dinyatakan gugur 

Bisa kita bayangkan baja kapal selam saja bisa pecah menjadi tiga bagian, 

Apalagi manusia iya kan kita selalu berdoa semoga ada mukjizat 

Semoga Awak KRI  kru kapal selam nanggala berada di tempat yang di bagian isolasi yang aman 

sehingga kemungkinan kecil masih ada harapan untuk diselamatkan 

kondisi Blackout berpengaruh pula pada terganggunya sistem sirkulasi udara di dalam kapal yang membawa 53  awak itu 

Dapat kita bayangkan jika pasokan listrik terputus maka yang terjadi adalah kelumpuhan mesin tidak bergerak perangkat navigasi tidak berfungsi komunikasi juga terputus 

hal ini juga menyebabkan gangguan dalam supply dan sirkulasi oksigen dan kondisi seperti inilah yang sangat sangat fatal 


Komandan sekolah staf dan komando angkatan laut Seskoal laksana Muda Iwan Insinyur Wanto mengaku pernah mengalami kondisi blackoutt atau matinya tegangan listrik saat menjadi awak KRI nanggala-402 

Iwan mengatakan saat itu Blackout terjadi pada jam 12 malam dan menyebabkan posisi kapal selam itu miring atau menukik hingga 45 derajat.

dalam waktu 10 detik kata dia kapal selam turun hingga 90 meter bayangkan bos jadi betapa cepatnya kapal selam itu jatuh ke bawah atau ke dasar laut 

padahal kata Iwan kapal selam saat itu dalam posisi periskop Ded atau kedalaman 20 m dari permukaan laut 

sehingga semua bisa membayangkan Bagaimana posisi kapal selam nanggala-402 saat itu 

kemudian Iwan yang saat itu bertugas sebagai komandan kapal selam menyuruh semua kapal selam untuk merangkak ke bagian depan kapal selam 

karena posisi kapal selam nanggala-402 saat itu miring 45 derajat lebih 

jadi dalam kondisi posisi kapal selam miring di 45° lebih lanjutnya seluruh awak kapal merangkak naik ke bagian depan kapal selam melewati lorong-lorong kapal selam yang sempit itu 

yang dirasakan KKM adalah.menembus tangki pemberat pokok sama tangki tekanan tegang sehingga tangkinya bergerak naik dan kapal selamnya mengangkat naik ke permukaan 

peristiwa blackout kapal selam kala itu dikarenakan Fuse atau sekring kapal yang putus 

namun para prajurit tidak paham Dimana letak Fuse atau sekring yang terputus tersebut 

tetapi berkat kepiawaian komandan kapal selam atau KKM kalau itu langsung bisa ditangani dengan baik

sehingga kapal selam kembali mengapung ke permukaan 


Di dalam lambung kapal selam nanggala saat menyelam bagian dalam menara akan ikut dipenuhi air jadi tidak ada ruang kerja di situ kecuali tangga menuju puncak menara.

hal yang menyita perhatian adalah besi kulit nanggala-402 yang sedikit kecoklatan tidak hitam legam seperti bayangan sebelumnya

Yang pasti bukan karena karat karena kapal ini baru saja dipermak dan di poles di Korea Selatan

malahan tak tampak karat sama sekali semua cat tampak baru, tulisan besar 402 di menara kapal masih terlihat kinclong putih bersih, baut-baut yang mirip dengan yang dipakai untuk kulit pesawat terbang 

bila diamati lebih dekat di sana-sini tampak bekas korosi yang baru dibersihkan dan dicat ulang 

namun tetap saja menyisakan renyuk yang tidak bisa mulus dan licin lagi 

beberapa Sambungan antar Panggil juga tampak tidak rata lagi, tekanan dari kedalaman laut yang berkepanjangan meninggalkan banyak sekali kedutan kecil di kulit nanggala-402 

ini menandakan betapa luas dan dalamnya samudra yang sudah diseberangi oleh kapal selam nanggala 402 

di atas punggung nanggala sekitar 5 m di depan menara anjungan ada palka kecil terbuka dengan pegangan tangga mencuat 

pintu masuk nanggala sangat sangat sempit, tangga turunnya sempit diameternya hanya sekitar 80 cm 

begitu masuk Terkesima ternyata di dalam ruangannya berpendingin dan penerangan cukup baik 

di ruangan ini terdapat gang sempit ke arah haluan dan buritan, di haluan ada ruangan torpedo 

di ruang komando yang berada di persis di bawah menara anjungan, Gang ke arah ruang komando cukup sempit hanya cukup dilewati 1 orang dewasa

Bila berpapasan masing-masing harus merapatkan punggung ke dinding 

tinggi pintu pun hanya sekitar 1,5 meter Jadi mesti menunduk agar kepala tidak membentur pintu.

Namun sembari memperhatikan kaki agar tidak terantuk.


Betapa kerasnya perjuangan Awak KRI nanggala-402 yang berada di dalam ruangan yang sempit itu 

kalian adalah pahlawan bangsa pengorbananmu sungguh sangat luar biasa terhadap negara Indonesia yang kita cintai ini jasa kalian akan dikenang oleh seluruh rakyat Indonesia.

Indonesia berduka... kita berduka, hormat kami tuk semua prajurit TNI Angkatan Laut KRI Nanggala 402 yg telah mengabdi untuk negara ini.

“Mereka tdk hilang.

Mereka jga tdk tenggelam.

Mereka hnya sdg berpatroli utk slamanya didlm lautan yg dlm. (On eternal patrol)

Jka bumi tdk lgi mnjdi pelabuhanmu, smg syurga mnjdi destinasimu. Rest In Peace

masyarakat Indonesia selalu berdoa agar engkau ditempatkan di tempat yang paling terindah Selamat Jalan Pahlawan bangsaku.

Terima kasih telah menjaga laut Indonesia untuk selamanya 




Belum ada Komentar untuk "Pilu !! Tak Tega Melihat KRU Kapal nanggala Saat Masih Didalam Kapal, Begini kondisi Gambaranya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel