Bupati Tercantik Indonesia Dipenjara Dua Tahun, Sri Wahyumi Punya Koleksi Barang Mewah, Dilelang KPK

 


Bupati Talaud Sulewesi Utara pernah disebut sebagai bupati tercantik di Indonesia. Namun nasib malang juga mengikuti perjalanan kariernya di dunia politik 

Ia terjerat kasus korupsi hingga harus diperiksa KPK. Apesnya, semua barang mewah miliknya disita KPK dan kini dilelang 

Bupati Kepulauan Talaud nonaktif Sri Wahyumi Maria Manalip dijebloskan ke Lapas Anak Wanita Tangerang, Banten. 

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang langsung menjebloskan Sri Wahyumi Maria Manalip ke penjara. 

Diketahui kini, Sri Wahyumi Maria Manalip di penjara selama dua tahun dikurangi selama bereda dalam tahanan. 

“Hari ini Jaksa Eksekusi KPK Leo Sukoto Manalu telah melaksanakan putusan Peninjauan Kembali No.270PK/Pid.Sus/2020 tanggal 25 Agustus 2020 atas nama terpidana Sri Wahyumi Maria Manalip ,” kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (26/10/2020). 

Ali mengatakan, Sri Wahyumi Maria Manalip juga telah melunasi pembayaran denda sebesar Rp200 juta dan telah disetorkan ke kas negara sebagai bagian aset recovery pada Jumat (2/10/2020). 

Diberitakan sebelumnya, hukuman Sri disunat dari 4 tahun dan 6 bulan penjara menjadi 2 tahun penjara setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Sri. 

Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro sebelumnya mengatakan, MA menyatakan Sri Wahyumi melanggar Pasal 12 huruf a UU Tipikor dan menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. 

Bupati nonaktifKepulauan TalaudSri Wahyumi Maria Manalipmenjalani sidang pertama setelah ditetapkan sebagai tersangka olehKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). Sri diduga menerima suap berupa barang mewah senilai ratusan juta rupiah terkait proyek revitalisasi pasar di KabupatenTalaud. (TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS) 

"Kabul permohonan PK Pemohon, batal putusan judex facti kemudian MA mengadili kembali: menyatakan Pemohon PK terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a UUPTPK," kata Andi Samsan. 

Adapun sebelumnya, Sri Wahyumi divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara serta denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/11/2019). 

Sri Wahyumi terbukti terima suap dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo melalui orang kepercayaannya Benhur Lalenoh terkait pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan Pasar Beo tahun anggaran 2019 di Kabupaten Kepulauan Talaud. 

Sementara, tuntutan Jaksa KPK terhadap Sri Wahyumi adalah 7 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Lelang Tas, perhiasan, dan Jam Tangan Mewah 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang aset milik mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip. 

Sri adalah terpidana penerima suap dari pengusaha terkait pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan Pasar Beo tahun anggaran 2019 di Kabupaten Talaud. 

Adapun, sejumlah barang milik Sri yang akan dilelang KPK yakni satu tas wanita merek Balenciaga berserta kotaknya, dengan harga limit Rp 90 juta, satu tas wanita merek Chanel beserta kotaknya dengan harga limit Rp 50 juta dan satu jam tangan wanita berwarna emas dan perak merek Rolex dengan harga limit Rp100 juta. 

Kemudian, satu anting emas putih bermata berlian dengan harga limit Rp26 juta; satu buah cincin emas putih dengan tiga buah berlian dengan nilai limit Rp44 juta, enam handphone dalam satu paket seharga Rp9 juta, dan lima macam handphone dalam satu paket seharga Rp2,5 juta. 

"Dalam rangka upaya memaksimalkan pemasukan bagi kas negara yang bersumber dari hasil barang rampasan" 

"KPK akan melaksanakan lelang barang-barang milik terpidana tersebut," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (13/3/2020). 

Tak hanya Sri Wahyumi, KPK juga melelang sejumlah barang milik mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten Sudirno. 


Sdirno sendiri merupakan terpidana penerima suap dan gratifikasi terkait pengadaan untuk Disdik Klaten tahun anggaran 2016. 

Pelelangan sendiri akan dilaksanakan di kantor Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun Nomor 10 Jakarta Pusat, pada Senin, 23 Maret 2020 dengan waktu penawaran dimulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB. 

Dapat Gelar dari Keraton Surakarta hingga Penggemar Nike Ardila

Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip jadi perbincangan karena jadi tersangka OTT KPK 

Sri Wahyumi Maria Manalip diberi hadiah berlian 

Sisi lain Sri Wahyumi sudah mencuri perhatian publik. Selain parasnya yang cantik, pernah juga Sri Wahyumi diberi gelar dari Keraton Surakarta. 

Nama Sri Wahyumi, Bupati Talaud mendadak diperbincangkan publik lantaran jadi tersangka dugaan kasus KPK. 

Namun sebelum menjadi tersangka kasus KPK, sisi lain Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM), Bupati Talaud ini juga sudah mencuri perhatian publik. 

Pasalnya, Sri Wahyumi yang menjabat sebagai Bupati Talaud ini memiliki paras nan cantik sehingga sempat viral di media sosial kala itu. 

Tak hanya itu, Bupati Talaud Sri Wahyumi juga pernah tampil di televisi dan menjadi bintang tamu. 

Seperti yang diketahui, istri hakim ini baru saja ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran diduga terima suap revitalisasi pasar Talaud. 

Selain Sri Wahyumi, KPK juga menetapkan dua pengusaha lainnya, yaitu Benhur Lalenoh dan Bernard Hanafi Kalalo sebagai tersangka. 

Penetapan Sri Wahyumi sebagai tersangka kasus KPK sejumlah proyek terjadi pada Selasa (30/4/2019).

Seperti yang diwartakan Kompas.com, Sri Wahyumi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurut b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. 

Namun, jauh sebelum kasus ini mencuat, sisi lain Sri Wahyumi pernah membuat publik terkagum-kagum. 

Bupati Talaud ini juga sempat membuat banyak kontroversi selama menjadi anggota pemerintahan. 

Perempuan kepala empat ini pernah sarankan masyarakat untuk kibarkan bendera Filipina lantaran protes terhadap pembangunan yang tidak dilakukan di daerahnya. 

Tak hanya itu, ia sempat dinonaktifkan Kemdagri karena ke luar negeri tanpa izin. 

Seperti yang Grid.ID lansir dari tribun manado, penonaktifan Sri Wahyumi tertuang pada Keputusan Mendagri nomor 131.71-17 tahun 2018. 

Keputusan Mendagri itu menerangkan tentang pemberhentian sementara Bupati Kepulauan Talaud. 

Hal ini lantaran Bupati Sri Wahyumi Manalip mengadakan perjalanan ke luar negeri dari 13 September 2017 hingga 20 Oktober 2017. 

Keberangkatan Bupati ke Amerika ternyata tak dilengkapi surat izin dari Gubernur diketahui Menteri Dalam Negeri. 

Di luar kontroversinya tersebut, ternyata ada sisi lain Sri Wahyumi yang belum banyak orang tahu. 

Dilansir Grid,ID dari laman Instagram dan tayangan KompasTV, berikut 9 sisi lain Sri Wahyumi yang doyan belanja, penggemar motor, hingga ngefans Nike Ardilla. 

1. Menerima banyak penghargaan 

Seperti yang diketahui, Sri Wahyumi beberapa kali membagikan momen saat ia menerima penghargaan di Instagramnya. 

Tak hanya satu, ada beberapa pengghargaan yang pernah diperolehnya. 

Salah satunya ialah penghargaan kategori "Outstanding Innovative Figures of The Year 2017" dan menjadi salah satu Wanita Berpengaruh di Indonesia tahun 2017. 

2. Senang Berswafoto 

Layaknya perempuan pada umumnya, Sri Wahyumi tampak senang berswafoto. 

Ia tak jarang mengunggah potret full face dirinya di Instagram. 

Berikut beberapa potret swafoto sang Bupati Talaud. 

3. Suka Mengendarai Motor Cowok 

Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah hobi Sri Maryami yang suka mengendarai motor cowok. 

Sri Maryami mengendarai motor cowok saat tengah melakukan beberapa kegiatan di daerah-daerah. 

Hal ini sering dibagikannya di akun Instagram pribadinya sebagai berikut. 

4. Hobi Traveling dan Doyan Belanja 

Tak kalah dengan anak muda, Bupati Talaud Sri Maryami ternyata hobi traveling dan doyan belanja. 

Ia bahkan mengoleksi banyak barang mewah dari brand-brand ternama dunia. 

Melansir Kompas.com, Bupati Talaud rupanya sempat protes mengenai jenis fee yang ia terima dari pihak kontraktor dari dua proyek revitalisasi pasar Talaud. 

Menerima barang mewah sebagai salah satu fee, Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria sempat minta dibelikan tas branded keluaran rumah mode Hermes. 

"Sempat dibicarakan permintaan tas merk Hermes dan Bupati tidak mau tas yang dibeli, sama dengan tas yang sudah dimiliki oleh seorang pejabat perempuan di sana. 

Karena kebetulan selain Bupati Talaud ada bupati yang perempuan juga di Sulawesi Utara," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. 

5. Pernah Diundang Talkshow Bareng Tukul Arwana 

Bupati Talaud pernah diundang dalam talkshow bersama Tukul Arwana di stasiun televisi KompasTV sekitar bulan April tahun 2017 lalu. 

Pada tahun itu, Sri Wahyumi meang tengah banyak menerima penghargaan sehingga menjadi inspirasi bagi masyarakat. 

Bahkan, Sri Wahyumi mendapat julukan sebagai Srikandi Kepulauan Talaud. 

6. Penggemar Nike Ardilla 

Dari wawancaranya bersama Tukul Arwana dan Bila Barbie, Sri Wahyumi mengaku suka dengan Nike Ardilla. 

"Jadi waktu masih sekolah, idolanya almarhumah Nike Ardilla karena seneng dengan suaranya merdu," terang Sri Wahyumi. 

Ia bahkan mau menyanyikan lagu dari mendiang Nike Ardilla pada acara tersebut. 

7. Suka Warna Pink 

Selain penggemar Nike Ardilla, Sri Wahyumi juga menyukai warna pink. 

"Karena warna pink itu memberikan kesejukan bagi hati kita. Dari sekolah dulu memang sudah senang warna pink," terang Sri Wahyumi. 

8. Dapat Gelar dari Keraton Surakarta 

Sri Wahyumi juga mendapat gelar kebangsawanan dari Keraton Surakarta. 

Gelar yang disandang Bupati Talaud itu adalah Kanjeng Mas Ayu Tumenggung lantaran SWM menjadi pemimpin yang berkarya untuk rakyat. 

9. Suka Es Krim Strawberry 

Masih dari tayangan yang di pandu Tukul Arwana 2 tahun silam, SWM ternyata juga menyukai es krim strawberry. 

Menurutnya, es krim tersebut menjadi favorite karena warnanya yang pink. 

"Kalau beli es krim pasti harus yang strawberry karena warna pink," ucap Sri Wahyumi.* 

Sumber pos kupang

Belum ada Komentar untuk "Bupati Tercantik Indonesia Dipenjara Dua Tahun, Sri Wahyumi Punya Koleksi Barang Mewah, Dilelang KPK"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel