Suami Diam-Diam Nikah Lagi, Istri Hantam Terduga Penghulu Pakai Balok


Seorang imam masjid Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dianiaya oleh seorang ibu rumah tangga (IRT). Korban dianiaya saat tengah memimpin ibadah sholat dzuhur . 

“Seorang warga kampung memukul seorang imam yang sementara memimpin sholat dzuhur,” ujar Kapolsek Duampanua Iptu Muh Nasir pada Kamis (24/9/2020).  

Peristiwa penganiayaan ini dialami oleh pria berinisial AN Imam Masjid di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Selasa 22 September 2020. 

AN yang kala itu tengah sujud rakaat pertama, tiba-tiba diserang menggunakan balok kayu oleh pelaku. Setelah tersungkur, pelaku kembali melayangkan pukulan kedua ke arah kepala korban , namun sempat dihalau menggunakan tangan. 

Aksi pelaku dilakukan karena pelaku emosi lantaran korban diduga telah menjadi penghulu saat suami sah pelaku menikah dengan perempuan lain secara diam-diam. 

“Pelaku melakukan itu motifnya unsur dendam. Dia dendam karena dinikahkan suaminya karena tanpa sepengetahuannya,” ujar Nasir. 

Sementara pelaku mengaku khilaf karena ia menduga korban telah menjadi penghulu menikahkan suaminya. 

“Saya cuma mau minta penjelasan pak imam, tapi mungkin karena saya sudah khilaf sudah tidak ingat apa-apa, jadi pas lihat kayu, saya ambil aja itu kayu (untuk memukul korban),” ujar IRT tersebut. 

Akibatnya korban mengalami luka lebam pada bagian punggung dan patah pada jari tangan. Sedangkan pelaku yang berinisial F telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Mapolsek Duampanua. 

Sementara itu korban mengaku sempat heran lantaran di tengah sujud rakaat pertama, dirinya tiba-tiba mendapat pukulan balok kayu di bagian punggung. Namun tidak mengetahui akar permasalahan sehingga dirinya dianiaya. 

“Saya tidak tahu apa salah saya. Kalaupun ada salah saya mesti selesaikan dulu sama keluargamu, suamimulah. Cari tahu dulu apakah ini betul atau tidak,” ujar AN. 


Sumber Okezone

Belum ada Komentar untuk " Suami Diam-Diam Nikah Lagi, Istri Hantam Terduga Penghulu Pakai Balok"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel