Gatot: Sistem Organisasi PKI Gaya Baru Lebih Terstruktur Dibanding Tahun 1965


Kebangkitan PKI gaya baru sudah semakin nyata dan tidak sekadar dirasakan. Mereka bahkan sudah berhasil menyusup di hampir semua lini. 

Hal itu disampaikan Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Dia menyebutkan, gerakan kebangkitan PKI ini bukan penyusupan lagi. “Mereka sudah berhasil menyusup. Mulai dari menghapus sejarah G30S/PKI sejak 2008,” kata Jenderal Gatot dalam kanal Hersubeno Arief di YouTube. 

Tidak hanya itu, lanjut Gaot, PKI sudah menyusup di tempat pendidikan, di macam-macam organisasi. 

Gatot mengklaim, berdasar analisisnya, sistem organisasi PKI gaya baru ini lebih terstruktur dibandingkan tahun 1965. Kondisi ini bila dibiarkan menurut Gatot akan berbahaya dan mengancam NKRI. 

Saat ini, dirinya tengah menanti bagaimana kebijakan Kepolisian Republik Indonesia dan TNI. Apakah akan melarang nonton bareng (nobar) film sejarah G30S/PKI pada 30 September mendatang. 

“Kalau nanti Kepolisian bahkan TNI melarang nobar itu, berarti harus kita (Gatot, red) akui mereka (PKI) sudah masuk di semua lini. Dan mereka tinggal mengambil alih saja,” cetus Gatot Nurmantyo. 

Sebab, bisa saja Kepolisian melarang nobar film G30S/PKI karena alasan COVID-19. 

“Kita lihat saja bila kepolisian bilang karena alasan pandemi sehingga bergerombol apapun juga dilarang termasuk menonton film G30S PKI. Dan TNI pun ikut-ikutan berarti itu lebih berbahaya lagi. Kita tunggu saja apa yang akan mereka lakukan,” paparnya.

Dia kembali mengingatkan keputusannya memutarkan lagi film G30S/PKI saat masih aktif berdinas di TNI. Itu sebagai upaya “membungkus” gerakan kebangkitan PKI gaya baru. 

Sumber JPNN 

Belum ada Komentar untuk " Gatot: Sistem Organisasi PKI Gaya Baru Lebih Terstruktur Dibanding Tahun 1965"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel