Tak Ingin Menyusahkan Orang, Abah Isna Pilih Berjualan Pisang Keliling Meski Tak Bisa Melihat



Menikmati hidup dan berkumpul dengan anak cucu biasanya menjadi keinginan banyak orang di masa tua. Sayangnya, hal ini tak bisa dilakukan oleh seorang kakek berusia 60 tahun yang akrab dipanggil Abah Isna.

Setiap harinya Abah harus berjualan pisang keliling dengan berjalan sekitar dua kilometer demi menyambung hidup. Abah sendiri juga seorang tuna netra yang membuatnya harus berjuang lebih.

Melansir dari akun itu, setiap harinya Abah menjual pisang dagangannya dengan dipikul dan berjalan. Abah sendiri tinggal menumpang dengan sang keponakan di Desa Cijayanti RT 01/RW 04, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Mirinya, Abah Isna sempat tinggal di pos ronda sebelum saudaranya berbaik hati memberi Abah tumpangan tempat tinggal.

Sebelum berjualan pisang, Abah Isna berprofesi sebagai tukang pijit. Namun sayangnya, situasi pandemi seperti sekarang membuat hampir tak ada orang yang menggunakan jasa beliau. Pisang yang dijajakannya pun bukan milik sendiri. Abah menjual pisang milik orang lain.

Meski memiliki keterbatasan fisik, Abah mengaku ia tak mau jadi beban bagi orang lain. Dengan berjalan terseok dan bantuan tongkat kayu, beliau setiap harinya harus berjalan sekitar 2 kilometer dengan memikul keranjang pisang.

Setiap harinya, Abah Isna mulai berangkat jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Penghasilan beliau juga tak menentu. Sampai-sampai, kadang Abah terpaksa berhutang lebih dulu pada warung untuk mengisi perut.

Bukan tanpa halangan, banyak cerita sedih yang dialami Abah Isna selama berjualan pisang. Mulai dari sulitnya melalui jalan yang rusak, sampai beberapa kali keranjang pikulan beliau bolong atau ruska yang membuat pisangnya berceceran. Ada juga pembeli yang tak jujur dan membayar tak sesuai harga.

Meski begitu, Abah Isna tetap semangat berjualan dan selalu berusaha tak merepotkan orang lain. Abah sendiri tak pernah menikah dan tentu saja tak memiliki anak untuk bersandar.

Mengharukan banget ya kisah dari Abah Isna. Akun Instagram @partners_in_goodness juga membuka donasi lho untuk membantu Abah Isna. Sehat-sehat selalu ya untuk Abah.

Belum ada Komentar untuk "Tak Ingin Menyusahkan Orang, Abah Isna Pilih Berjualan Pisang Keliling Meski Tak Bisa Melihat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel