Presiden Italia Menangis Tak Cukup Lahan Kubur Korban Corona, Faktanya - Kabar Aljazeera

Presiden Italia Menangis Tak Cukup Lahan Kubur Korban Corona, Faktanya



Beredar foto dan narasi soal Presiden Italia menangis. Sebabnya karena tak cukup lahan mengubur 700-an korban corona per hari.

Konten tersebut diantaranya dibagikan dalam akum facebook Asty Emerald Msi Kupang. Berikut kutipan narasinya:

“PESAN PALING MENYEDIHKAN PERDANA MENTERI ITALIA

“Kami telah dikalahkan oleh wabah. Kami sudah mati fisik dan mental, kami tak tahu lagi apa yg harus kami buat. Semua cara dunia (manusia) tak lagi mempan. Solusi satu2nya hanya (mengharapkan) kuasa langit (Tuhan).”

Italia punya fasilitas perawatan kesehatan tercanggih tapi semuanya gagal mengendalikan corona karena awalnya itu hanya dianggap sekadar lelucon dan sekarang presiden mereka menangis karena tak cukup lahan untuk mengubur 700an korban corona per hari (mungkin hari ini sudah lebih dari 700).

PELAJARAN BAGI NEGARA LAIN.. TERMASUK NEGARA KITA

JANGAN MAIN-MAIN.. JANGAN KERAS HATI..

DUKUNG UPAYA PEMERINTAH..”

Verifikasi Fakta

Mengutip Cekfakta.com, foto yang diunggah bukan foto Presiden Italia, Sergio Mattarella. Foto yang diunggah merupakan foto Presiden Brasil, Jair Messias Bolsonaro.

Hasil pencarian Google Images menunjukkan foto tersebut merupakan tangkapan layar Presiden Brasil Bolsonaro saat berpidato pada acara Thanksgiving di Planalto Palace, 17 Desember 2019.

Bolsonaro menangis saat menceritakan dirinya diserang dengan pisau di Juiz de Fora saat kampanye pemilihan 2018. Ia meminta pada Tuhan untuk tak meninggalkan putrinya.

"Bolsonaro mengingat saat-saat ketika dia berada di rumah sakit, setelah ditikam di Juiz de Fora, dan meminta Tuhan untuk tidak meninggalkan putrinya," tulis kanal Youtube Planalto dalam deskripsi video jika diterjemahkan.

Adapun kanal youtube Folha Politica mengunggah video pidato Bolsonaro dengan judul "Bolsonaro menangis ketika mengingat kedekatannya dengan kematian: "Saya tidak ingin anak perempuan saya yang berusia 7 tahun menjadi yatim piatu".

Sumber vivanews

Belum ada Komentar untuk "Presiden Italia Menangis Tak Cukup Lahan Kubur Korban Corona, Faktanya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel