Segera Diumumkan Pelaku Subang!! Tiga Saksi Kunci ini Berdebar-Debar, Kapolda Jabar Baru Tegas


Tinggal 29 hari lagu menuju tutup tahun 2021, pengungkapan kasus pembunuhan Subang yang telah melewati hari ke-100, polisi belum juga mengumumkan siapa tersangka kasus yang telah menewaskan Tuti Suhartini dan Amel tersebut.

Pada pekan lalu atau sehari menjelang 100 hari kasus pembunuhan Subang yang terjadi pada 18 Agustus 2021, justru pihak kepolisian melakukan pemeriksaan serentak yang dilakukan di Polda Jabar dan di Polres Subang.

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana menanggapi kasus pembunuhan Subang tersebut, meminta doa restu dari masyarakat untuk segera mengungkap tersangka kasus pembunuh ibu dan anak di Subang tersebut.

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan pada Kamis 25 November 2021 itu, tiga saksi kunci kasus pembunuhan Subang yakni Yosef, Yoris, dan Danu diperiksa bersamaan di Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta, Bandung.

Apa benar suami dan ayah dari korban pembunuhan Subang itu yakni Yosef, kemudian anak dan kakak dari korban, Yoris, serta sepupu korban, Danu jadi kunci untuk pengungkapan kasus yang telah menarik banyak perhatian publik tersebut.

Apalagi jika dikaitkan dengan pernyataan Kapolres Subang AKBP Sumarni di awal kasus pembunuhan Subang menyatakan pelakunya diduga adalah orang-orang terdekat korban.

Salah satu alasannya adalah hasil olah TKP yang dilakukan tim penyidik pada tanggal 18 Agustus 2021 pagi, tidak ditemukan kerusakan di pintu masuk ke rumah almarhum Tuti Suhartini di Ciseuti, Jalancagak, Subang.

Yosef, Yoris, dan Danu, wajar disebut saksi kunci karena di antara 55 saksi yang telah dipanggil dan diperiksa tim penyidik dalam pengungkapan kasus pembunuhan Subang tersebut, ketiga saksi inilah yang paling banyak diperiksa.

Bahkan, Yosef telah menjalani pemeiksaan sebanyak 16 kali. Demikian pula Danu, yang pernah menjalani pemeriksaan marathon berhari-hari di Polres Subang dalam pengungkapan kasus pembunuhan Subang tersebut.


Yosef Hidayah, saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang disumpah tiga kali di atas Al Quran untuk meyakinkan dia tidak terlibat dalam kasus ini. 

Yosef HIdayah yang merupakan suami korban Tuti Suhartini dan ayah Amalia Mustika Ratu ini mengaku mau bersumpah karena memang dia tidak terlibat dari kasus pembunuhan tersebut. 

" Saya tidak melakukan dan tidak pernah menyuruh orang, sampai disumpah 3 kali pakai Al Quran," tegas Yosef dikutip dari channel youtube MIsteri Mbak Suci, Kamis (1/12/2021). 

Dijelaskan Yosef, sumpah di atas Al Quran itu dilakukan di depan penyidik polisi dan di depan pengacaranya. 

Dikatakan, sebelum tim pengacara yang dikomando Rohman Hidayat mau mendampingi, Yosef lebih dulu disidang atau diperiksa. 

Saat itu Yosef ditanya secara detail apa yang dialaminya. 

"Masih lebih keras pendamping atau pengacara kepada saya daripada penyiodik

Saya ditekan betul-betul ditanya.

Terutama Pak Rohman itu kepada saya," ungkap Yosef. 

Fajar Sidik, kuasa hukum Yosef mengakui hal itu. 

Menurut Fajar, penjelasan Yosef ini untuk meyakinkan pihaknya bahwa suami siri Mimin Mintarsih ini benar-benar tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. 

"Untuk meyakinkan kami jangan sampai tahu dari orang lain," kata Fajar.

Yosef pun masih ingat apa yang disampaikan tim pengacaranya saat itu. 

"Katanya, jangan sampai sekarang ngomong tidak-tidak akhirnya mengaku," ungkapnya. 


Menanggapi soal Yosef, Yoris, dan Danu yang jadi saksi kunci dalam pengungkapan kasus pembunuhan Subang tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana membantahnya.

Menurutnya, tidak ada saksi kunci dan tidak ada saksi yang diistimewakan dalam penungkapan kasus pembunuhan Subang tersebut.

“Kita tidak mengatakan ada saksi kunci, karena semua saksi diperlakukan sama. Soal hasil pemeriksaan, saya tidak bisa memberikan informasi, karena menyangkut proses penyidikan,” ucap Suntana seuisai mengikuti sebuah cara di Cirebon beberapa hari lalu.

 “Tidak ada saksi kunci dalam kasus pembunuhan ini (ibu dan anak di Subang),” ujarnya menegaskan.

Disebutkan, pihak polisi mengulangi pemanggilan kepada beberapa saksi untuk memperkuat bukti-bukti yang sudah ada di tim penyidik. “Mohon doa restu, mudah-mudahan kita dapat ungkap dalam kasus pembunuhan di Subang,” ujar Irjen Pol Suntana.

Menurut Suntana, bahwa polisi masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang itu.

Seperti diketahui sejak menduduki jabatan sebagai Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana langsung gerak cepat dalam penanganan kasus pembunuhan Subang. Sejak 15 November 2021, pengungkapan kasus diambil alih Polda Jabar.

Sejak pemeriksaan serentak tanggal 25 November 2021, tenyata pemanggilan saksi-saksi belum juga berakhir.

Sebab pada Senin 29 November 2021, tim penyidik di Polres Subang giliran memanggil dan memeriksa saksi dari orang-orang di sekitar Yosef yakni istri muda dan kedua anaknya yakni Mimin Mintasih, Arigi, dan Abi. Turut diperiksa juga teman-teman Arigi.

Sehari kemudian pada Selasa 30 November 2021, giliran 3 saksi yang bekerja di sekolah di bawah naungan Yayasan Bina Prestasi Nasional, diperiksa di Polres Subang.

Akankah ada lagi pemanggilan-pemanggilan kembali saksi-saksi lain dalam pengungkapan kasus pembunuhan Subang. Atau Polisi sudah cukup dan lengkap dengan bukti-bukti yang telah mereka kantongi sebelum mengumumkan siapa tersangkanya.











Kni, saat kasus pembunuhan ini belum terungkap, Yosef mengaku berterimakasih kepada tim pengacaranya yang terus mendampingi. 

Diungkapnya, sebenarnya ide untuk menunjuk pengacara itu bukan dari dia, tetapi adiknya, Mulyana. 

"Makanya setelah kejdaian, saya langsung dibawa adik. 

Tadinya mau ke anak saya, tapi ada bisikan-bisikan, jadi kita di adik juga," pungkasnya. 

Mimin Juga Disumpah

Ada yang berbeda dalam pemeriksaan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang pada Senin (29/11/2021). 

Di pemeriksaan kali ini, MImin Mintarsih, istri Yosef atau madu dari korban Tuti Suhartini harus disumpah lebih dahulu sebelum bersaksi. 

Selain itu, penyidik juga memanggil dua saksi baru yakni dua teman Arigi, anak Mimin Mintarsih. 

Saksi baru ini diperiksa bersama Mimin, Arigi dan Abi, anak Mimin lainnya.

Dari pemeriksaan terhadap MImin, justru muncul pertanyaan baru mengenai anaknya, Abi. 

Hal ini diungkapkan Deden Nasution saat dimintai keterangan seusai pemeriksaan. 

Menurut Deden, selain penegasan pertanyaan sebelumnya, ada juga sekitar tiga pertanyaan baru.

Salah satunya, kebiasaan Abi di rumah. 

  "Kebiasaan Abi selain main game, suka main badminton. Jadwalnya antara sore sampai habis Maghrib. SEtelah itu langsung pulang ke rumah," terang Deden. 

Sementara dua pertanyaan lain terkait dimana Yosef parkir motor waktu datang.

"Bu Mimin jawab di dalam rumah," ungkap Deden. 

Pertanyaan baru lainnya terkait berapa jam dinding di rumah Mimin. 

"Bu mimin menjawab ada 6," ungkap Deden.

Sementara itu, Mimin yang diwawancara usai diperiksa mengaku saat ini kondisinya lebih baik.

"Alhamdulillah, lebih sehat, lebih kuat, lebih tegar," katanya. 

Mimin berharap kasus ini segera terungkap. 

"Supaya kita pada hidup tenang.

Sebelum pelakunya ditentukan, secara otomatis pasti kita belum tenang, belum begitu tenang," katanya. 

Dia mengaku akan terus kooperatif dengan penyidik agar kasus ini cepat terungkap. 

"Iya harus (kooperatif) biar cepat selesai, biar cepat terungkap.

Mudah-mudahan yang terakhir," pungkasnya. 

Terpisah, Arigi (26), anak tertua Mimin, mengaku tidak terganggu di lingkungan tempat ia tinggal maupun di lingkungan rekanan dengan dirinya yang saat ini menjadi salah satu saksi dari kasus tersebut.

"Allhamdulilah sih semua tetangga, keluarga, kerabat mendukung semua jadi tidak merasa tertanggu sih, tapi kalo seperti pemberitaan di media sosial sedikit terganggu," ucap Arigi saat selesai menjalani pemeriksaan di Mapolres Subang, Senin (29/11/2021).

Disinggung, terlibat atau tidak terlibatnya ia dalam kasus ini, Arigi secara tegas menegaskan tidak terlibat apapun dalam kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) ini.

"Insyaallah saya sedikit pun tidak terlibat dalam kasus ini," tegasnya.

"Ya, mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap saja mungkin itu yang bisa saya sampaikan," katanya.

Irjen Suntana perintahkan penyidik periksa ulang saksi

Kapolda Jabar Irjen Suntana meminta kasus subang segera diungkap.

Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Suntana mengatakan, saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan.

Ia mengakui satu hal. Belum lama ini penyidik Polda Jabar juga memeriksa ulang sejumlah saksi untuk dimintai keterangan secara lebih lanjut.

"Kami mengulangi pemeriksaan terhadap beberapa saksi," ujar Suntana saat ditemui usai peringatan HUT ke-71 Polairud di Aula Mako Ditpolairud Polda Jabar, Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, Rabu (1/12/2021).

Ia pun meminta doa restu dari masyarakat agar penyidik Polda Jabar dapat mengungkap pelaku dalam kasus itu secepatnya.

"Mohon doa restunya, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita ungkap siapa pelakunya dalam kasus pembunuhan di Subang". 

Pihaknya juga menepis beredarnya kabar saksi yang diperiksa ulang merupakan saksi kunci karena pada dasarnya setiap saksi statusnya sama.

"Kami memperlakukan semua saksi sama saja, dan tidak ada perlakuan khusus atau dibeda-bedakan. Kami juga tidak bilang itu saksi kunci atau lainnya," kata Irjen Suntana.

Irjen Suntana tidak dapat memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan sementara karena menyangkut proses penyidikan.

Namun, ia memastikan penyidik masih bekerja keras dalam menangani kasus yang terjadi beberapa waktu lalu dan menjadi sorotan publik tersebut.




Belum ada Komentar untuk "Segera Diumumkan Pelaku Subang!! Tiga Saksi Kunci ini Berdebar-Debar, Kapolda Jabar Baru Tegas"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel