Tidak Bisa Berkelak! Terungkap Bukti Baru Ada Nasi Goreng di TKP Pelaku Langsung di Ciduk Hari ini


Berita terbaru pembunuh ibu dan anak di Subang datang dari penasehat hukum Yosef Hidayah atau dikenal Yosef Subang, Rohman Hidayat.

Pernyataan Rohman Hidayat itu sendiri muncul usai pemeriksaan saksi Yosef di Markas Polda Jawa Barat (Mapolda Jabar). Selain Yosef juga diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan Subang, Yoris Raja Amarullah, Muhammad Ramdanu alias Danu dan istri dari Yoris bernama Yanti.

Dalam pertanyaan penyidik menyoal soal nasi goreng yang teronggok di meja makan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembunuhan Subang.

Menurut Rohman Hidayat sebelum terjadi pembunuhan yakni pada 17 Agustus 2021 malam tidak terlihat ada nasi goreng. Lalu saat itu Yosef pamitan pergi ke rumah istri mudanya Mimin untuk menginap disana.

Namun berdasarkan penemuan penyidik ternyata ada nasi goreng yang dibungkus. Penemuan itu diberitahu penyidik melalui foto kepada saksi, foto nasi goreng di meja makan itu menjadi bahan pertanyaan penyidik kepada Yosef.

Saat ditanyakan ke Rohman apakah nasi goreng itu telah dimakan atau masih utuh, Rohman tidak melihat secara detil dalam foto itu apakah telah dimakan atau belum.

Kemudian Rohman Hidayat juga tidak bisa memastikan apakah Amel membeli nasi goreng tersebut lewat gojek dan belum sempat dimakan atau memang si pelaku pembunuhan Subang ini yang memang yang bawa dan belum sempat makan.

"Kami belum sampai ke arah sana tapi bisa saja Amel yang beli nasi goreng itu atau pelaku. Tapi yang jelas nasi goreng itu menjadi bahan pertanyaan penyidik kepada kami," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rohman Hidayat menyatakan bahwa kliennya diperiksa baru pertama kali di Mapolda Jabar, Namun pemeriksaan itu merupakan yang ke 16 kali di periksa penyidik kepolisian.

Setiap pemeriksaan menurut Rohman Hidayat, kliennya kooperatif dan selalu memenuhi panggilan kepolisian.

Pemeriksaan yang di lakukan di Mapolda kemarin juga meurpakan terlama karena diperiksa sejak pukul 12.00 WIB siang hari dan pulang sekitar pukul 23.00 malam, hampir 11 jam diperiksa di Mapolda Jabar.

Penyataan pun lebih banyak, ada sekitar 33 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik kepada Yosef. "Semua pertanyaan yang dilontarkan penyidik dijawab semua, karena sebagian besar lebih pada pengulangan pertanyaan sebelumnya, jawaban pa Yosef pun sama dengan sebelumnya," ujarnya.

Selain itu ada juga soal asbak, dipertanyakan, asbak di rumahnya itu ada dua satu yang terbikin dari tanam satu lagi aluminium.

Pada saat Yosef akan berangkat ke rumah istri muda saat malam terjadi pembunuhan, asbak tersebut kosong tidak ada puntung rokok.

Karena saat itu tidak ada orang yang merokok, memang saat itu Yosef sempat menerima tamu tapi puntungnya dibuang oleh tamu tersebut tidak ditaro di asbak.

"Yosef paham betul dan ingat betul saat itu tidak ada puntung rokok di asbak yang ada di rumah," ujar Rohman Hidayat.

Namun pada kenyataannya penyidik mempertanyakan bahwa ada puntung rokok di asbak rumah TKP Pembunuhan Subang. Dan hal tersebut dipertanyakan oleh penyidik kepada Yosef.

"Klien kami jawabannya seperti itu, tidak ada puntung rokok di asbak saat Yosef berada di rumah dan akan pergi ke rumah bu Mimin," ujarnya.

Polisi kembali meminta keterangan empat orang saksi terkait pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2021 lalu. Keempatnya yakni Yosef, Yoris, Yanti, dan Danu. 

Korban ibu dan anak adalah Tuti dan anaknya Amalia Mustika Ratu. Keduanya ditemukan tewas di bagasi Alphard di pekarangan rumahnya dalam kondisi bertumpuk. Pihak yang pertama menemukan mereka adalah Yosef. 

Sebagai informasi, Yosef merupakan suami Tuti dan ayah Amalia. Sedangkan Yoris merupakan anak Tuti dan Yosef. Sementara Yanti merupakan istri Yoris dan Danu merupakan keponakan Tuti. 

Polisi memeriksa para saksi mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. 

1. Pemeriksaan Yosef 

Kepada Yosef, penyidik masih menanyakan seputar aktivitas Yosef pada 17 Agustus dan 18 Agustus atau sebelum dan ketika menemukan korban. 

"Dalam pemeriksan tersebut, Yosef dicecar 39 pertanyaan," ujar Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat, saat dihubungi, Jumat (26/11/2021). 

Penyidik juga sempat memperlihatkan satu foto meja makan yang berisi nasi goreng di piring dan alumunium foil berisi makanan yang tidak diketahui jenisnya. 

Menurut Rohman, kliennya menjawab tidak melihat nasi goreng tersebut sebelum berangkat ke rumah Mimin (istri kedua). 

"Jadi dapat dipastikan tidak ada orang yang datang bawa makanan. Mungkin saja Amalia keluar atau Tuti beli makanan pada malam hari itu setelah Yosef keluar," kata Rohman. 

Penyidik juga sempat menanyakan terkait asbak di ruang tamu. Menurut kliennya, asbak tersebut dalam kondisi kosong saat dirinya pergi. 

2. Pemeriksaan Danu 

Untuk Danu, pemeriksaan memakan waktu cukup lama dan baru selesai pada pukul 23.00 WIB. 

"Danu saja yang agak lama karena Danu juga BAP-nya agak panjang dari kemarin-kemarin juga kan," kata kuasa hukum Danu, Yoris, dan Yanti, Achmad Taufan, dihubungi Jumat malam. 

Pertanyaan yang diajukan penyidik polda ke Danu berulang-ulang seputar aktivitas sejak tanggal 17 Agustus hingga 19 Agustus. 

"Kan penyataan Danu banyak yang sempat diulang-ulang kayak tanggal 17,18,19 terus masalah puntung rokok. Cuma enggak ada bahasan Banpol, tapi kita kejar ke sana," katanya. 

Menurut Taufan, pemeriksaan terhadap kliennya ini dinilai hanya memperdalam pertanyaan-pertanyaan yang sama di polres, yang dijawab dengan jawaban sama. 

"Jadi BAP yang di polres itu dilimpahkan ke polda, kan jadi hanya pengulangan saja," kata Taufan.

3. Pemeriksaan Yoris dan Yanti 

Achmad Taufan, kuasa hukum Yoris, Yanti dan Danu mengatakan, hasil pemeriksaan Yoris dan Yanti berjalan lancar. 

"Diperiksanya enggak lama karena ngulas BAP yang sudah ditanyakan ke polres sebelumnya," ucapnya. 

3 bulan kasus berjalan 

Sebelumnya, Polres Subang melimpahkan kasus yang ditangani sejak 18 Agustus 2021 ke Polda Jabar per 15 November. Sebanyak 55 saksi sudah diperiksa. 

Namun hingga tiga bulan lebih, polisi belum juga berhasil mengungkap misteri kasus pembunuhan tersebut.

Seperti diketahui kasus pembunuh ibu dan anak di Subang hingga kini belum juga terungkap, 100 hari kasus pembunuhan Subang belum ada tersangka yang ditetapkan, siapa pelaku pembunuhan sadis dan biadab tersebut.

Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu yang merupakan istri dan anak Yosef meregang nyawa jadi korban pembunuhan. Mayat kedua korban baru ditemukan pada pagi hari 18 Agustus 2021 bertumpuh di mobil alphard yang terpakir di rumahnya di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang.

Polisi terus melakukan penyidikan atas kasus ini hingga menurunkan tim dari Bareskrim Polri dan juga turun ahli forensi dr Sumy Hastry Purwanti.

Meski sudah mengerucut dan polisi sudah mengantongi calon tersangka namun hingga kini pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang ini masih berkeliaran.


Belum ada Komentar untuk "Tidak Bisa Berkelak! Terungkap Bukti Baru Ada Nasi Goreng di TKP Pelaku Langsung di Ciduk Hari ini"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel