Fakta Rem Mobil Vanessa Angel Terbongkar, Akhirnya Tubagus Joddy Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Penjara

 


Sopir mobil Vanessa Angel, Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya atau Tubagus Joddy resmi menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan mobil keluarga Vanessa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut, diketahui berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang.

Menurut Kepala Kejari Jombang, Imran, SPDP sudah diterima Rabu (10/11/2021).

"Hari ini sudah kita terima SPDP. SPDP Nomor 837," katanya 

Lebih lanjut, Imran mengatakan, SPDP dari kepolisian sudah mencantumkan status tersangka, atas nama Tubagus Muhammad Joddy.

"Sudah (ada tersangka). Atas nama Tubagus Muhammad Jody," jelas Imran.

Dikutip dari Kompas.com, selanjutnya kejaksaan akan melakukan penelitian berkas.

Imran mengungkapkan, untuk menangani kasus itu, pihaknya sudah menunjuk tiga orang jaksa yang dipimpin Kasi Pidana Umum Kejari Jombang.

Nantinya, Tubagus dijerat dengan pasal 310 ayat 2 dan ayat 4, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

"(Perkara) Undang-undang Lalu Lintas, Pasal 310 ayat 2 dan ayat 4. Untuk sementara itu," ungkap Imran.

Eks Pengacara Vanessa Angel Minta Tubagus Joddy Dijerat Pasal Berlapis

Dalam kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah diduga ada kelalaian yang dilakukan oleh sang sopir.

Insiden tersebut pun membuat Milano Lubis yang merupakan mantan pengacara Vanessa Angel turut angkat bicara.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi, Minggu (7/11/2021).

Milano Lubis meminta agar Tubagus Joddy dijerat dengan hukuman setimpal.

"Kalau perlu dibikin pasal berlapis, kalau perlu sampai pembunuhan," jelas Milano.

Ia ingin Joddy dikenakan pasal berlapis supaya mendapat efek jera.

"Biar ada efek jera," kata Milano Lubis.

Milano menilai tindakan sang sopir yang diduga bermain handphone saat berkendara merupakan hal yang tidak diperbolehkan.

"Dengan dia posting aja itu udah salah, kan nggak boleh posting dalam keadaan nyetir itu udah peraturan lalu lintas yang baru," ucap dia.

Lebih lanjut, Milano Lubis menjelaskan, saat berkendara apalagi menyetir tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan lainnya.

"Bagaimana dia prepare dengan kecepatan itu dia main handphone tiba-tiba ada belokan seperti itu ya udah pasti," ungkap Milano.

Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Meninggal karena Kecelakaan

Sebelumnya, Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Latif Usman membenarkan pasangan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah meninggal dunia saat kecelakaan lalu lintas.

Latif Usman memastikan, Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saat mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Tol Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) siang.

"Iya benar, itu Vanessa dan suami alami laka lantas dan meninggal," kata Latif Usman kepada awak media Kamis sore.

Latif mengatakan, penyebab Vanessa dan Bibi alami kecelakaan, karena sopir mobil mereka mengantuk.

Sehingga, banting stir ke kiri dan menabrak pembatas tol di sebelah kiri.

"Jadi yang luka parah itu sebelah kiri, yang kebetulan suaminya duduk di depan dan Vanesa di belakangnya jadi parah," ucapnya.

"Jadi dua meninggal satu luka berat, dua luka ringan termasuk anaknya dan perempuan," imbuhnya.

Namun, Latif Usman belum bisa memastikan di kecepatan berapa mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah sebelum alami kecelakaan.

"Sedang kami cek ke TKP," tutur Latif Usman.




Bahas Dugaan Rem Mobil Vanessa Angel Sengaja Diputus, Polisi: Semua CCTV yang Mendekati TKP Diselidiki

Salah satu temuan di TKP kecelakaan maut mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah, yakni tidak adanya bekas rem di muka jalan.

Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah, meninggal seketika usai Pajero yang disopiri Tubagus Joddy itu, ringsek parah dalam kecelakaan tunggal, di Tol Jombang, 4 November 2021.

Temuan itu, memunculkan opini bahwa terdapat dugaan kesengajaan, yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Itu diungkapkan oleh Deddy Corbuzier kepada Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Latif Usman, dalam podcast milik Deddy.

“Apakah mungkin bahwa ketika ada orang yang mengatakan, ‘bisa aja ya-maaf bukan Joddy ya-, tapi bisa aja kejadian ini dibuat oleh orang, misalnya remnya diputus atau apa’,” kata Deddy Corbuzier, dikutip Pikiran-rakyat.com dari YouTube Deddy Corbuzier, Senin, 8 November 2021.

Latif Usman pun menjawab, hal itu bagian dari penyelidikan.

Polisi melibatkan sejumlah pihak dalam menelusuri teknis mobil Vanessa, apakah baik fungsinya, ketika mengalami kecelakaan.

“Kendalanya bagaimana, fungsi remnya bagaimana, ini sedang digali kembali. Fungsi-fungsi kendaraan lain, seperti air bagnya, nanti teknisi yang menjelaskan. Akan dituangkan dalam bentuk saksi ahli,” ucap Latif Usman. 

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan dari satu fakta lapangan saja, seperti tidak ada bekas rem.

“Memang tidak ada bekas rem, betul. (Tidak adanya bekas rem) kelihatan kan, itu salah satu bukti bagaimana kita menelusuri bagaimana kecelakaan terjadi,” kata dia.

Sejumlah bukti, masih terus dikumpulkan polisi dari TKP maupun di sepanjang Jalan Tol Ruas Jakarta-Surabaya jelang TKP.

Rekaman Insta Story Tubagus Joddy di Km 555 tol tersebut, yang telah tersebar di media sosial, termasuk dalam barang bukti yang diselidiki.

Di samping juga semua CCTV di jalan tol itu, yang mendekati TKP.

"Memang di media sosial kan tersebar di 555, itu sebagai bahan petunjuk kami juga. Dan kami juga sudah mengumpulkan CCTV yang ada di ruas tol mendekati TKP, kita kumpulkan semua," ujar dia.

“Ini akan kita rangkai sampai dengan olah TKP-nya, sampai dengan pemeriksaan saksi-saksi ini. Untuk menentukan penyebab kecelakaan itu terjadi di Km 762 arah Surabaya,” kata Latif Usman menambahkan.

Latif Usman menuturkan kronologi kecelakaan yang bisa disimpulkan sementara, yaitu di kilometer 672+300, mobil Vanessa oleng ke kiri, dan sempat menyentuh pembatas yang menggunakan besi.

Dia pun mengungkapkan kejadian fatal yang menyebabkan mobil Vanessa Angel mengalami kecelakaan, yaitu menghantam keras ujung batas beton pembatas tol.

Dia menambahkan bahwa mobil Vanessa Angel terpelanting ke arah lajur cepat, setelah membentur ujung beton tersebut.

"Pada saat oleng ke kiri, yang mengakibatkan kefatalan adalah membentur ujung beton. Sehingga terpelanting ke arah kanan lajur cepat, sampai menghadap ini 30 meter," tutur Latif Usman.

Akan tetapi, dia menegaskan bahwa mobil Pajero Sport tersebut tidak berguling seperti yang banyak dibicarakan.

"Mobilnya mental 30 meter, tapi memang tidak berguling hanya berputar," ucap Latif Usman.

Belum ada Komentar untuk "Fakta Rem Mobil Vanessa Angel Terbongkar, Akhirnya Tubagus Joddy Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Penjara"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel