Yosef Menangis Pilu di Batu Nisan Istri dan Anaknya, Menjelang Pengumuman Pelaku Subang


Kasus Subang Terkini, Yosef Akan Kembali Dipanggil Polisi Terkait Ini dan Ia Menangis di Makam Tuti

Sabtu (9/10/2021) ini kasus Subang memasuki hari ke-52.

Polisi akan dalam waktu dekat ini segera mengumumkan pelaku subang atas kasus yang membuat Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu meninggal dunia.

Yang terbaru, ada rencana pemanggilan kembali terhadap Yosef (55).

Yosef merupakan suami dari Tuti Suhartini (55) yang juga ayah dari Amalia Mustika Ratu (23).

Jika jadi dipanggil, ini menjadi pemanggilan ke-14 terhadap Yosef.

Pemanggilan kali ini terkait dengan rekening bank atas nama anaknya Amalia Mustika Ratu.

Hal tersebut dikatakan oleh tim kuasa hukum dari Yosef, Fajar Sidik.

"Sementara untuk perkembangan belum ada lanjutan selepas Pak Yosef dipanggil untuk ke-13 kalinya. Mungkin nanti Pak Yosef juga sudah akan ada pemanggilan terkait dengan perbankan, pembukaan rekening dari almarhumah Amalia," ucap Fajar 

Menurut Fajar, untuk persyaratan dalam hal pembukaan rekening sudah dipenuhi, hanya saja, tinggal menunggu pemanggilan dari pihak penyidik.

"Itu persyaratannya sudah kami siapkan, seperti keterangan ahli waris, KTP, KK. Jadi kami tinggal menunggu instruksi dari penyidik kapan akan dilakukannya pembukaan rekening tersebut," katanya.

Yosef (55) beserta tim kuasa hukumnya saat berdoa di makam istri serta anaknya di TPU Istuning, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jumat (8/10/2021).

Datangi Makam Tuti dan Amalia

Kemarin Yosef mendatangi makam Tuti dan Amalia yang berada di TPU Istuning, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jumat (8/10/2021) sore.

Yosef datang ke makam bersama dengan tim kuasa hukum serta kakaknya.

Ia datang ke makam ini, bertujuan untuk mendoakan kedua almarhumah yang menjadi korban perampasan nyawa pada tanggal 18 Agustus 2021.

Ia pun terlihat menangis ketika berdoa di makam istri pertama dan anaknya.

"Saya terus mendoakan semoga istri dan anak saya diterima di sisi Allah SWT diterima iman Islam-nya, saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat indonesia yang telah mendoakan istri dan anak saya," ucap Yosef saat selesai mendoakan di makam istri dan anaknya.

Menurut Yosef, ia tidak akan pernah bosan untuk berharap agar kasus pada perampasan nyawa istri serta anaknya tersebut secepatnya terungkap dan pelaku sebenarnya ditangkap pihak kepolisian.

"Kami tidak akan mendahului, kami semua hanya bisa berharap agar kasus ini secepatnya terungkap, saya hanya minta dukungannya saja kepada masyarakat," katanya.

Yosef (55) mencurahkan isi hatinya.

Ia membeberkan kondisinya pascapkehilangan istri dan anaknya yang menjadi korban perampasan nyawa di Kabupaten Subang, Jawa Barat yang terjadi pada 18 Agustus 2021.

Yosef mengatakan, kondisinya saat ini masih menyisakan kesakitan yang mendalam setelah ditinggalkan istrinya Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23).

"Ya, bisa dikatakan badan bisa sehat tapi hati tetap sakit, mungkin itu saja yang saya dapat sampaikan," ucap Yosef saat selesai melakukan doa di makam kedua korban, Jumat (8/10/2021) sore.

Namun, dengan kondisinya yang saat ini sedang mengalami kelelahan dan kadang disudutkan, ia tetap akan tegar untuk menghadapi semuanya.

Mengomentari kasus Subang yang sampai dengan saat ini belum terungkap, ia tetap mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Saya 100 persen mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini," katanya.

Sampai dengan hari ke-51 kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu masih menjadi misteri siapa dalang di balik semua ini.

Pihak kepolisian masih juga belum bisa mengungkap kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.

Yosef menanggapi banyaknya asumsi-asumsi liar dari masyarakat yang menyudutkan bahwa ia sebagai pelaku perampasan nyawa istri serta anaknya.

Setelah 51 hari berjalan kasus tersebut, banyak masyarakat yang menilai Yosef merupakan pelaku dari perampasan nyawa istri serta anaknya tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Yosef hanya bersikap santai dan menerimanya jika masyarakat terus menuduh.

Pasalnya, ia meyakini pada kasus ini tidak terlibat sama sekali.

"Ya. kalau saya kan orangnya lurus-lurus saja, banyak fitnahan tapi saya terima saja, saya tidak ada apa-apa pada kasus ini," ucap Yosef.



Perkembangan Kasus Subang, Polisi Cari Ini, ''Insya Allah Dalam Waktu Dekat Kami Temukan Tersangka''

Sudah lebih dari 45 hari perampasan nyawa ibu dan anak di Subang belum terungkap.

Polisi hingga saat ini belum mengungkap siapa pelaku kasus Subang.

Tanggal 18 Agustus 2021, khalayak dikejutkan dengan meninggalnya Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Keduanya merupakan ibu dan anak yang tinggal di Dusun Ciseuti, Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

Pagi hari, mereka ditemukan meninggal dunia.

Jasad Tuti dan Amalia ditumpuk di bagasi mobil Toyota Alphard.

Dan hingga kini polisi masih mencari siapa pelaku rajapati keduanya.

Sejumlah upaya dilakukan oleh polisi.

Polisi memeriksa sejumlah saksi hingga berulang kali, mendatangi TKP berulang kali, dan terakhir melakukan autopsi ulang terhadap jasad korban.

Autopsi ulang dilakukan akhir pekan lalu.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, pihaknya tak ingin berandai-andai dalam menungkap pelaku kasus Subang.

"Ya, belumlah (ada tersangka). Jadi, sekarang kami fokus mencari petunjuk-petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya, setelah itu baru kami simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya, jadi kami tidak berandai-andai," ujar Erdi A Chaniago, saat dihubungi Rabu (5/10/2021).

Sebelumnya, Polisi telah melakukan outopsi kedua untuk mencari petunjuk baru terkait perampasan nyawa terhadap Tuti dan Amalia Mustika Ratu atau yang akrab disapa Amel.

"Dia dibunuh, apakah melakukan perlawanan, kemudian untuk menentukan waktu kematiannya, karena ini kami cari kesesuaian kembali. Sehingga setelah melihat hasil autopsi tersebut, di antaranya juga mengenai alat yang digunakan, apakah tumpul atau tajam," katanya.

Dari hasil autopsi kedua itu, kata dia, akan dievaluasi oleh tim penyidik yang dicocokkan dengan petunjuk terbaru yang sudah dimiliki.

"Kalau memang ada kesesuaian, Insya Allah dalam waktu dekat kami temukan tersangkanya," ucapnya.

Sementara terkait hasil autopsinya sendiri, Erdi mengaku belum dapat menyampaikan kepada publik.

"Ini masih dalam konsumsi penyidik, mereka membutuhkan evaluasi, analisa, dan fokus dulu terhadap hasil temuannya," katanya.





Belum ada Komentar untuk "Yosef Menangis Pilu di Batu Nisan Istri dan Anaknya, Menjelang Pengumuman Pelaku Subang"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel