Terungkap Yosep Saksi Kunci Diketahui Mempunyai Keponakan Polisi di Subang


Latar Belakang Keluarga Yosef, Saksi Pembunuhan di Subang: Adik Pejabat Kecamatan, Keponakan Polisi

Latar belakang Yosef Hidayah, saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terungkap. 

Yosef adalah suami korban Tuti Suhartini dan ayah korban Amalia Mustika Ratu. 

Selama ini hanya diketahui bahwa Yosef adalah seorang kontraktor yang memiliki yayasan pendidikan bernama Bina Prestasi Nasional. 

Sementara kondisi keluarga besarnya kurang terungkap. 

Informasi yang dihimpun dari Tribun Jabar , ternyata Yosef memiliki adik bernama Mulyana yang kini menjabat sebagai Kasi Pemerintahan di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. 

Mulyana ini-lah yang selama ini melindungi Yosef, bahkan mencarikan kuasa hukum untuk kakaknya. 

Bahkan, selama proses penyelidikan kasus pembunuhan di Subang berlangsung, Yosef tinggal bersama Mulyana. 

Mulyana dan Yosef juga seorang atlet golf andalan Kabupaten Subang. 

Hal ini diketahui dari perbincangan Mulyana, Yosef dan Kepala Desa Jalancagak Indra Zainal Alim beberapa waktu lalu. 

Dalam video yang diunggah di kanal youtube Indra Zainal Chanel tampak Indra menjelaskan pertemuannya dengan Yosef dan Mulyana dalam rangka silaturahmi.

Awalnya Indra  membuka pembicaraannya dengan bertanya kesibukan Mulyana.

Lalu, Mulyana pun menjelaskan dirinya baru datang dari pertandingan golf.

Mendengar hal itu, Indra Zaenal langsung mengungkapkan memang kerabatnya itu atlet golf.

Bahkan Indra menjelaskan Mulyana, adik Yosef itu atlet golf yang diusung membawa medali emas oleh daerah Kabupaten Subang.

“Oh iya, pak Mul artis golf, saya lupa aduh, dia ini ditargetkan emas oleh Kabupaten Subang,” jelas Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zaenal.

Setelah menjelaskan profesi adik Yosef, Indra juga menjelaskan bahwa profesi Yosef juga adalah seorang atlet golf di Kabupaten Subang.

“Pak Mul atlet golf, dan Wa Yosef juga atlet golf Kabupaten Subang,” ujarnya.

Selain seorang pejabat kecamatan dan atlet golf, Mulyana juga memiliki seorang putra bernama Arif yang menjadi anggota polisi. 

Arif ini lah yang pernah mewakili keluarga saat autopsi pertama setelah pembunuhan. 

Hal ini juga diungkapkan Indra di channel youtube-nya. 

Menurut dia, ditunjuknya Arif untuk mewakili keluarga saat autopsi karena saat itu Yoris dan Yosef tidak bisa karena kondisinya sedang syok setelah terbunuhnya Tuti dan Amel. 

Penunjukan Arif juga atas kesepakatan dari pihak keluarga. 

Kondisi terbaru Yoris dan Yosef

Di bagian lain, kondisi Yosef dan Yoris Raja Amanullah, semakin memilukan seiring belum terungkapnya pembunuh ibu dan anak di Subang.

Yoris mengatakan, kesedihan terus dialami olehnya semenjak kedua orang yang disayanginya meninggal secara tak wajar.

"Sampai sekarang tentunya masih terasa sangat sedih, serasa hampa kalau enggak ada Mamah sama Amalia itu," ucap Yoris saat ditemui di Desa Jalancagak, Subang, Senin (25/10/2021).

Yoris mengakui, di saat sedang merindukan ibu serta adiknya, ia selalu menyambangi dari makam keduanya untuk mendoakan.

"Saya sering sekali datang ke makam bersama istri dan anak saya untuk mendoakan terus, paling begitu," katanya.

 Menanggapi kasus kematian ibu serta adiknya, Yoris tetap memercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian yang sampai dengan detik ini masih berusaha keras mengungkapnya.

"Polisi saya lihat sudah bekerja keras untuk mengungkap kasus, saya tetap percayakan sepenuhnya kepada polisi," ujar Yoris.

Terkait opini liar yang banyak beredar di masyarakat, Yoris kini menyerahkan pada tim kuasa hukum yang mendampinginya.

"Jadi dari pihak kami keluarga tentunya kami sudah memberikan kuasa yang menjadi perwakilan keluarga adalah pihak pengacara kami yang dikuasakan kepada Pak Achmad Taufan," ucap Yoris (34) anak tertua Tuti kepada wartawan, 

Yoris mengatakan, pihak keluarga Tuti tidak akan diwakilkan oleh siapa pun yang mengatasnamakan keluarga selain dari kuasa hukum yang saat ini sudah mendampingi.

"Dan untuk yang misalkan ada yang mengatasnamakan dari keluarga kami, mungkin itu tidak disetujui oleh pihak keluarga. Kami tetap memberikan kuasa hukum sepenuhnya kepada pengacara kami dan ini merupakan satu pintu apabila akan memberikan keterangan," katanya.

Lalu, bagaimana dengan Yosef? 

Ternyata suami Tuti ini kerap terbangun malam-malam dan menangis karena memikirkan kondisi anaknya. 

Hal ini diungkapkan Mulyana, adik Yosef.  

Menurut Mulyana, selama kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu diselidiki polisi, ada pengaruh berita terutama dari Youtuber.

Menurut Mulyana, hal tersebut sah, namun terkadang informasi yang tersampaikan menjadi setengah-setengah.

Pemberitaan itu jadi mengkhawatirkan saat disebut adanya kontra antara anak dan ayah, yaitu Yoris dan Yosef.

Padahal, adik Yosef itu membeberkan, fakta sebenarnya tidak terjadi pertikaian antara keluarga, baik Yoris maupun Yosef.

Ia pun menceritakan, sejak hari kejadian Yosef tidak ke mana-mana.

Mulyana bahkan mengaku Yosef selalu bersama-sama dengannya.

Namun, ia mendengar pemberitaan di luar hubungan Yosef dan anaknya Yoris justru diartikan pecah.

Sebagai keluarga terutama adik Yosef, Mulyana mengaku tidak menerima.

“Yang saya khawatirkan seperti itu, pemberitaan di luar bahwa terjadi pro kontra anak dan bapak, jujur saya gak menerima,” ujar Mulyana.

Sebagai tindakan, Mulyana mengaku dirinya sudah melakukan menandai konten pemberitaan yang menyimpang terutama berisi khayalan terkait adanya hubungan tak baik Yosef dan Yoris.

“Jadi ulah mecahkeun, isu di luar itu tidak benar, itu hanya gesek sana gesek sini, akhirna memanas, padahal dijero na mah tiis,” tegas Mulyana.

Mulyana kembali menjelaskan, masing-masing saksi memberikan keterangan yang artinya berbicara fakta bukan tuduh-menuduh.

Oleh karena itu, Mulyana menegaskan lebih baik mereka menunggu hasil setelah ada penetapan.

Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zaenal mengonfirmasi dirinya pun kini sebagai Youtuber bermaksud menetralkan dari pemberitaan Youtuber lain.

Ia pun melihat dari sejumlah konten Youtube yang dimuat membawa arus pada percikan terkait hubungan keluarga, antara Yosef dan keluarga Tuti, bahkan Yoris.

Demikian, Indra Zaenal juga tidak ingin pihak penyidik terganggu dengan pemberitaan tersebut.

Terkait adanya pemberitaan yang disinggung Mulyana, Indra Zaenal menegaskan memang tidak ada konflik keluarga.

Bahkan Kades Jalan Cagak itu menceritakan bagaimana hubungan Yosef dan Yoris itu tetap terjaga.

Ia mengaku mendapatkan titipan pesan dari Yosef agar menjaga hubungan baiknya dengan Yoris.

Sebagai amanah, Indra berinisatif agar Yoris tidak berjauhan dengan Yosef, ayahnya.

Mendengar penjelaskan itu, Mulyana langsung menimpalinya dan setuju inisiatif Kades, paman Yoris tersebut.

Mulyana menceritakan dirinya juga mendapatkan curhatan dari Yosef terkait Yoris.

"Ngomong ke saya (Yosef),  boro2 nung tempeleng atau nengeh..nyentak saja gak pernah, seumur-umur" kata Mulyana menirukan perkataan Yosef. 

Dia pun menceritakan kepiluan Yosef akibat pemberitaan itu.

"Dia (Yosef) sering nangis, jujur aja, kalau malam tidur, paling merasa ya itu, selalu ingat sama anaknya,” jelasnya.

Yosef  juga pernah meminta Mulyana mendatangi Yoris untuk mengklarifikasi hal itu. 

Namun, setelah dipikir-pikir dia lebih memilih niat baik Indra Zainal untuk mempertemukan mereka. 

"Cuma paling tidak, adapak kades datang ke rumah, sangat terbuka. Untuk memecahkan isu di luar tidak benar. Bergesek sana bergesek sini, memanas, padahal gak ada apa-apa," katanya

Mulyana dan Indra akhirnya bersepakat untuk mempertemukan keluarga Yosef dengan keluarga Tuti tanpa melibatkan pihak luar.

Sementara itum Yosef yang saat itu bersama Mulyana mengungkapkan perasaannya saat ini. 

"Cuma satu, percaya 100 persen kepada penyidik dan polisi untuk bisa mengungkap masalah ini. Mudah-mudahan secepatnya bisa terungkap itu saja," katanya. 

"Yang salah tetap salah, yang bener tetap benar," pungkas Yosef. 


Hari ini Rabu 27 Oktober 2021, kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, Jawa Barat sepertinya kini sudah mulai memasuki masa krusial.

Siapa pelaku sebenarnya bisa mengejutkan semua pihak, bisa juga justru orang lain yang selama ini luput dari pemberitaan dan sorotan publik. 

Bukti-bukti kuat untuk menentukan siapa pelakunya sudah dimiliki polisi.Siapa pelaku sebenarnya pembunuh ibu dan anak di Subang hanya tinggal menghitung hari,  akan segera diumumkan. 

Kabidhumas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, kabar akhir pengungkapan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang hanya tinggal menghitung hari. 

“Hanya tinggal menunggu waktu. Kita masih menunggu, masih dalam pemeriksaan," kata Erdi di Bandung, dikutip dari Antara, Senin 26 Oktober 2021 lalu. 

Mengapa tidak segera disebutkan saja siapa pelakunya? Dengan diplomatis Erdi menjelaskan, pihak kepolisian tidak mau gegabah dalam menyebutkan siapa orang yang telah diperiksa dan dikerucutkan menjadi pihak yang diduga menjadi pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang 

Ditegaskan Erdi, meski kasus pembunuh ibu dan anak di Subang telah dua bulan berlalu, polisi tidak mengalami kendala apapun dalam  penyelidikan kasus yang menewaskan Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) itu. 

Hingga kini, sudah memasuki bulan ketiga kasus itu berjalan sejak kejadian, kasus pembunuh ibu dan anak di Subang belum terungkap juga. 

Polisi masih terus berupaya keras mengumpulkan, mencocokan dan menganalisa bukti-bukti yang didapat di lapangan. 

Bagaimana ending dari kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, tentu kita harus bersabar menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.






Belum ada Komentar untuk "Terungkap Yosep Saksi Kunci Diketahui Mempunyai Keponakan Polisi di Subang"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel