Pelaku Subang Tidak Berkutik? 4 Saksi Kunci ini Jelas Melihat Langsung Siapa Pelaku Ibu dan Anak di Subang


Pelan-pelan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang semakin terungkap, dengan keterangan sejumlah saksi mata.

Saksi mata tersebut melihat langsung diduga pelaku pembunuhan sadis yang diduga terjadi dini hari sampai pagi pada 18 Agustus 2021.

Hasil otopsi awal, polisi menyebut korban Amelia meninggal dunia sekitar pukul 05.00 pagi itu.

Sedangkan, ibunya Tuti diperkirakan meninggal 5 jam sebelumnya atau sekitar pukul 12.00 malam hari.

Sementara itu, penemuan jenazah kedua korban di bagasi Alphard ditemukan sekitar jam 07.00 oleh suami korban, Yosef. 

Di rentang waktu tersebut, terungkap ada empat saksi yang mengaku melihat orang di TKP yang diduga sebagai pelakunya.

Tiga saksi di antaranya memergoki diduga pelaku sedang memarkirkan mobil Alphard yang diketahui sebagai tempat pembuangan mayat korban.

Berikut empat saksi seperti dirangkum Portal Majalengka dari berbagai berita:

1. Ajat

Ajat, warga Dusun Ciasem, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang. Pada hari itu, sebelum jasad kedua korban ditemukan, Ajat mengaku sempat melihat mobil Alphard sedang parkir di halaman rumah korban.

"Waktu itu saya mau beli bubur ke Jalan Cagak sekitar jam 6 pagi waktu saya melintas rumah tersebut memang mobil tersebut sedang parkir memutarkan mobil," kata Ajat.

Ajat menceritakan, posisi mobil Alphard tersebut parkir dengan menghadap ke dalam halaman rumah korban.

Lalu, sang sopir memundurkan mobil tersebut hingga keluar halaman.

Selanjutnya, mobil tersebut putar balik di tanah kosong sebelah rumah korban hingga akhirnya kembali masuk ke halaman.

2. Sopir Angkot

Sopir angkot pada pukul 06.30 melintas depan rumah korban. Angkot sempat terhenti karena terhalang mobil Alphard.

Diduga kuat mobil Alphard tesebut dikendarai oleh pelaku pembunuhan Subang. Hingga akhirnya ditemukan korban di bagasi Alphard.

Sopir angkot sempat mengumpat sopir Alphard milik almarhum Tuti di TKP. Sopir angkot sempat memarahi pengemudi Alphard tersebut.

“Kamu bisa gak bawa kendaraannya,” kata sopir angkot.

3. Mang S

Mang S ini menjadi saksi mata yang melihat mobil Alphard terparkir di pinggir jalan yang saat itu menumpangi angkot.

Namun, Mang S tidak melihat jelas siapa yang mengemudikan Alphard saat itu. 

Mang S mengungkapkan kronologi yang disaksikannya pagi itu. Dia naik angkot duduk di belakang.

"Tiba-tiba angkot yang saya tumpangi berhenti tiba-tiba," katanya.

Dia menengok ke depan dan ternyata ada mobil Alphard yang sedang parkir dari rumah ke pinggir jalan.

Kaca mobil dibuka tiga perempat dan terlihat belakangnya saja sopir Alphard itu.

Mobil angkot terhenti agak lama karena terhalang mobil Alphard yang mundur dari rumah TKP.

Namun, Mang S mengakui tidak melihat jelas siapa dibalik kemudi mobil Alphard warna hitam tersebut.

“Saya tidak jelas melihat karena setelah mendengar sopir mengumpat, saya kembali fokus memainkan HP,” tuturnya.

Saksi menduga pengemudi Alphard tidak lancar mengemudikan mobil atau bisa belum terbiasa membawa mobil jenis Alphard.

“Sebab, membutuhkan waktu cukup lama dari memundurkan mobil dari garasi rumah hingga terparkir di pinggir jalan,” ujarnya.

"Kalau orang yang bisa bawa mobil mah gak begitu, pasti lancar," ujarnya.

4. Danu

Danu, ponakan korban Tuti, mengaku melihat dua orang, perempuan dan laki-laki di waktu kejadian pembunuhan.

Danu pada jam 3 pagi saat kejadian keluar rumah untuk membeli nasi goreng. Saat keluar itu, Danu melewati rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Danu dalam pernyataannya mengatakan bahwa dirinya melihat sosok perempuan dan juga laki-laki yang ada di rumah korban.

Namun, saat itu Danu langsung pergi karena tidak ada kecurigaan dan tidak ada berpikiran apa-apa.

Dalam tayangan cuplikan video, Ki Anom mengatakan bahwa pada jam 3 kurang 5 menit Danu keluar rumah untuk membeli nasi goreng karena lapar.

Saat itu, tukang nasi goreng sudah tutup sehingga Danu memutar balik kendaraannya 20 meteran ke arah TKP pembunuhan.

Dalam pernyataannya, Danu mengatakan dengan sejujur-jujurnya dan bersumpah bahwa Danu melihat dengan jelas seorang sosok perempuan dan laki-laki di TKP pembunuhan.

Dalam pernyataan Danu, Ki Anom mengatakan bahwa Danu mengatakan secara mengalir begitu saja tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

Danu melihat dengan jelas seorang sosok perempuan dan laki-laki setelah putar balik melewati arah TKP. 


Sudah dua bulan lebih, persisnya 72 hari, kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, masih menjadi misteri.

Sejak kejadian pada 18 Agustus 2021, pelaku kasus Subang yang menjadi sorotan publik ini belum terungkap.

Polisi belum menemukan pembunuh korban yan merupakan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu.

Banyak masyarakat, bukan masyarakat Subang saja tapi seluruh masyarakat indonesia masih menunggu hasil akhir dalam perkara tersebut.

Mereka seolah tak sabar dan penasaran siapa untuk mengetahui pelaku dan dalam di balik kasus perampasan nyawa ini.


Belum ada Komentar untuk "Pelaku Subang Tidak Berkutik? 4 Saksi Kunci ini Jelas Melihat Langsung Siapa Pelaku Ibu dan Anak di Subang"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel