Mengejutkan Pengakuan Yosef di Hari ke-58 Kasus Subang, Katakan Ini Mengenai Tuti dan Amalia


Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, terus menyisakan pilu bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

Hal ini dirasakan oleh Yosef (55) yang merupakan sosok yang juga disoroti publik.

Peristiwa ini merenggut nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Yosef merupakan suami dari Tuti Suhartini.

Dan Amalia merupakan putri Yosef serta Tuti.

Yosef mengakui, sampai saat ini ia terus memikirkan istri serta anaknya yang menjadi korban perampasan nyawa.

"Hampir setiap hari saya, tuh, terus mengingat sosok mereka berdua, istri saya, anak perempuan saya terutama. Tiap hari saya sampai melamun memikirkan mereka," ucap Yosef sambil menahan tangis saat ditanya wartawan, Jumat (15/10/2021).

Menurut Yosef, sosok manja dari Amalia Mustika Ratu (23) terus terpikir olehnya.

Bahkan, Yosef pun sempat memimpikan anaknya.

"Saya saat sedang terbaring di sofa, suka memikirkan anak saya Amalia, saya tidak menyangka sampai dengan saat ini sudah ditinggalkan mereka berdua," akunya.

Yosef pun berharap, agar kasus perampasan nyawa yang menimpa istri serta anaknya tersebut tidak berlarut-larut dan secepatnya terungkap oleh pihak kepolisian.

"Jelas, harapan saya masih tidak berubah semoga pelakunya cepat terungkap saja," ujarnya.

Peristiwa yang kemudian dikenal dengan kasus Subang ini sudah berjalan 58 hari.

Sebelumnya, tanggal 18 Agustus, warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten subang digegerkan dengan penemuan kedua jasad perempuan.

Keduanya ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard.

Mereka diketahui merupakan ibu dan anak.

Tuti Dirindukan Cucunya

Sosok Tuti dan Amalia terus dirindukan oleh keluarga.

Hal yang sama dirasakan oleh cucu Tuti yang merupakan anak Yoris (34).

Ia merasa kehilangan sosok nenek dan tantenya yang meninggal secara tidak wajar.

"Tadi malam, ya, mungkin anak saya itu, kan, enggak sengaja malam itu dia manggil saya tiba-tiba dia bersama Mamahnya lagi ngegambar kayak bikin kuburan neneknya," ucap Yoris di Subang, Rabu (13/10/2021).

Kerinduan dari anak Yoris yang masih berusia lima tahun itu, terlihat karena anaknya terus menanyakan keberadaan sosok dari nenek serta bibinya.

"Dari gambarnya, anak saya menjelaskan kayak, ada anak saya, istri, sama saya di kuburan yang ada tulisan nenek, saya juga kaget," katanya.

Diketahui, sosok dari anak Yoris tersebut sangat dekat dengan kedua korban dari perampasan nyawa itu.

Yoris mengungkap keseharian anaknya yang berubah semenjak ditinggalkan oleh kedua korban perampasan nyawa di Subang, Jawa Barat.

Yoris mengatakan, anaknya yang masih berusia lima tahun itu terus mengingat mendiang dari nenek serta bibinya yang menjadi korban perampasan nyawa.

Terlebih, anaknya setiap tahun selalu dibelikan mukena oleh sang nenek di saat anaknya akan melakukan pengajian.

Ditambah pada momen seperti gelaran Isra Mi'raj. Anaknya secara rutin selalu dibelikan perlengkapan ngaji.

"Memang semasa hidupnya nenek sama bibinya itu sayang banget sama anak saya, setiap tahun itu selalu dibelikan seperti mukena," ucap Yoris di Subang, Rabu (13/10/2021).

Yoris mengatakan, sempat memimpikan ibunya dan berpesan untuk terus menjaga keluarganya.

"Emang kemarin-kemarin saya juga sempat mimpi Mamah minta buat terus jaga keluarga," ucap Yoris di Subang, Rabu (13/10/2021).

Bukan hanya Yoris, istrinya pun sempat juga memimpikan sosok dari mertuanya tersebut.

"Dari istri saya juga pernah mimpi sosok Mamah, minta suruh jaga saya juga, mungkin seperti itu mimpi sejak kepergian Mamah sama Amalia," katanya.

Yoris terus berharap agar kasus perampasan nyawa dari ibu serta adiknya tersebut agar segera terungkap oleh pihak kepolisian.

"Harapan saya mah tetap sama supaya pelaku secepatnya ditangkap sama pihak kepolisian dan dihukum seberat-beratnya," ujar Yoris.

Sementara itu, hingga hari ke-56 pascaperistiwa perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, polisi belum juga bisa mengungkap siapa pelakunya.

Polisi sendiri masih terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sepert data, informasi, dan keterangan dari saksi-saksi.

Dapat diketahui, hingga saat ini polisi telah memeriksa sebanyak 56 orang saksi.

Diharapakan dengan 56 orang saksi yang sudah diperiksa oleh pihak kepolisian dapat segera menyingkap tabir dari kasus perampasan nyawa ibu dan anak itu.


Jelang diumumkannya ditangkapnya tersangka pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang terasa semakin dekat.

Optimisme tersangka pelaku pembunuh Subang diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Jabar (Kabid Humas Polda Jabar) Kombes Pol Erdi A Chaniago.

Dalam sebuah wawancara dengan wartawan Erdi A Chaniago mengungkapnya sebentar lagi pembunuh ibu dan anak di Subang ditangkap. Jadi pernyataan itu diasumsikan bahwa Polisi sudah mendekati untuk menentukan tersangkanya.

"Mereka (penyidik) lagi fokus dulu. Mudah-mudahan sebentar lagi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago kepada wartawan.

Erdi A Chaniago menyatakan bahwa memang polisi sedang bekerja keras untuk segera menangkapnya.

"Sampai sekarang masih dalam pendalaman-pendalaman," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi, Rabu kemarin.

Erdi mengatakan penyidik gabungan Polres Subang, Polda Jabar dan Bareskrim Polri yang diperbantukan masih bekerja. Pihaknya belum bisa memastikan kapan kasus itu diungkap dengan penetapan tersangka.

Disinggung soal hasil autopsi ulang yang dilakukan beberapa waktu lalu, Erdi mengatakan hasil autopsi juga sudah dikantongi penyidik. Hasil autopsi itu, kata dia, masih dilakukan pendalaman. Pihaknya belum bisa menyampaikan hasil autopsi ulang itu

"Belum. Tunggu sebentar lah," tuturnya.

Optimisme akan segera ditangkap tersangka pelaku pembunuh Subang ini juga beberapa waktu lalu diungkap Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri juga sempat berbicara mengenai kasus itu. Bahkan akhir bulan lalu, Jenderal bintang dua itu bahkan mengindikasikan pelaku segera ditangkap.



Belum ada Komentar untuk "Mengejutkan Pengakuan Yosef di Hari ke-58 Kasus Subang, Katakan Ini Mengenai Tuti dan Amalia"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel