Makin Terpojok, Rohman Kuasa Hukum Akui Bahwa Yosef Bisa Jadi Tersangka Kasus Subang


Pengacara Yosef akhirnya membeberkan bahwa klien ya Yosef Hidayah bisa jadi tersangka terkait kasus Subang ini bersama anaknya Yoris, keduanya disebut bisa jadi tersangka ungkap Rohman Hidayat 

Kuasa hukum Yosef Hidayah, Rohman Hidayat heran betul dengan sikap Yoris Raja Amalullah, anak Yosef.

Yoris begitu dingin kepada Yosef, sampai dalam pemeriksaan di kepolisian saja nggak menyapa Yosef.

Rohman mengatakan proses saat ini masih penyidikan, semua saksi yang terperiksa berkali-kali, seperti Yosef Yoris punya peluang sama jadi tersangka.

Rohman nggak habis pikir kenapa dalam situasi berduka dan Yosef terlunta-lunta, tak pernah sekalipun Yoris mengundang Yosef untuk sementara bermalam di rumahnya. Padahal Yosef sekarang hidupnya terlunta-lunta, pakaian ngga punya tinggal pun numpang di rumah adiknya, Mulyana.

Pengacara Yosef mengungkapkan kelakuan Yoris yang dingin dan menutup komunikasi kepada Yosef. Yoris kesannya menghindar dari Yosef. Malah dalam pemeriksaan di kepolisian, Yoris sangat menyudutkan papanya tersebut dan bertingkah seolah tak kenal dengan Yosef.

“Dalam pemeriksaan BAP di kepolisian, Yoris malah sangat menyudutkan Pak Yosef. Ini kan masih proses penyidikan. Belum ada tersangka, semua saksi punya peluang sama kok ditetapkan tersangka, baik Yosef Yoris dan saksi lain yang sudah terperiksa beberapa kali, semuanya ada kemungkinan,” tegas Rohman dalam wawancara dengan Youtuber Poppy Amalya, dikutip Jumat 1 Oktober 2021.

Keheranan Rohman pula kenapa Yoris menutup komunikasi ke Yosef. Bayangkan dalam kondisi terlunta-lunta seperti ini, idealnya sikap seorang anak kepada bapaknya, ya mestinya menerimanya.

“Dengan kondisi seperti ini harusnya anaknya yang mengundang, udahlah pak tinggal di sini saja. Itu tidak ada sama sekali dari Yoris, idealnya kan begitu,” kata dia.

Seingat Rohman, Yoris mulai menutup komunikasi pada Senin 23 Agustus 2021, atau pada awal-awal kasus pembunuhan ini.

Pada tanggal itu, Rohman, Yosef, adik Yosef sampai sepupu Yoris tidak bisa mengontak kakak Amel ini. Rohman heran sikap Yoris. “Bahkan hari itu hilang, tak ada kabar,” katanya.

Kenapa Yosef BAP sampai 12 kali

Dalam wawancara itu, Rohman menjelaskan kenapa kliennya bisa diperiksa bolak balik sampai 12 kali. Rohman mengungkapkan memang polisi bolak balik periksa Yosef untuk kepentingan melengkapi berkas perkara.

“BAP berkali kali untuk lengkapi keterangan Pak Yosef soal cerita rumah tangganya, yayasan, dan lainnya, pak Yosef terlibat di KONI itu dilengkapi. Jadi 12 kali BAP itu meliputi melengkapi riwayat hidup pYosef sampai posisi pak Yosef 3 hari sebelum kejadian sampai pada hari H,” jelas Rohman.

Pengacara Yosef menegaskan Yosef it korban dari opini yang begitu liar. Makanya dia meminta Yosef dan istri mudanya, Zasmin Hidayah atau Mimin untuk tidak bertemu selama penyelidikan kepolisian ini. Suami istri itu cuma bertemu saat mereka diperiksa di kepolisian

Akhirnya! Kapolda ungkap keterangan baru soal pembunuhan Subang, pelaku ada di depan mata?

Pihak kepolisian menyampaikan keterangan terbaru soal kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat yang menewaskan ibu dan anak.

Sebagaimana diketahui, walaupun penyidikan sudah dilakukan lebih dari 40 hari, namun pelaku pembunuh sadis yang menewaskan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) belum juga terungkap.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan pihaknya hingga saat ini masih terus berupaya mengungkap pelaku kasus meninggalnya ibu dan anak di Subang.

Dia pun menjelaskan, dalam waktu dekat ini pelaku pembunuh bakal segera terungkap.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, ya (terungkap),” kata Ahmad Dofiri kepada wartawan di Kota Baru Parahyangan, pada Kamis, 30 September 2021.

Ahmad Dofiri juga memaparkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

“Masih terus dilakukan pendalaman-pendalaman, kemudian pemeriksaan beberapa saksi-saksi,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, pihaknya juga memperdalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan di daerah Dusun Ciseuti, sehingga pihaknya berharap dengan pendalaman informasi yang dilakukan kasus pembunuhan sadis tersebut bisa segera terungkap.

“Pendalaman terus dilakukan, termasuk pemeriksaan beberapa saksi-saksi,” jelas Ahmad Dofiri.

“Olah TKP juga kami perdalam lagi,” imbuhnya.

Masyarakat bersabar jangan menduga-duga!

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago meminta masyarakat untuk bersabar.

Dia pun mengingatkan kepada masyarakat agar jangan menduga-duga terkait pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Erdi menegaskan hingga saat ini penyidik masih terus bekerja untuk mengungkap para pelaku. Sejumlah barang bukti yang sudah diamankan, kata dia, masih terus dilakukan pendalaman.

“Biarkan rekan-rekan penyidik untuk bekerja, saat ini penyidik tengah melakukan kegiatan-kegiatan pendalaman terkait masalah pembuktian-pembuktian secara konvensional, mulai dari olah TKP, kemudian mengarah kepada ditemukan beberapa hal-hal yang dicurigai baik melalui CCTV maupun yang lain,” ujar Erdi, saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, pada Kamis, 30 September 2021.

Erdi menjelaskan, dalam mengungkap pelaku ini, penyidik tidak bisa asal menuduh tanpa bukti yang kuat.

“Tentunya membutuhkan waktu, kita tidak bisa semudah itu menuduh orang, tanpa kita mempunyai bukti-bukti dan petunjuk,” katanya.

Ketika disinggung soal kendala dalam pengungkapan ini, pihakanya mengaku tidak ada kesulitan berarti. Hanya saja dia menduga bahwa pelaku melakukan pembunuhan ini dengan terencana.

“Pada prinsipnya tidak sulit, cuma kita membutuhkan waktu, karena menentukan tersangka itu harus dengan pembuktian. Tetapi kita akan upayakan mencari tersangkanya, ini merupakan suatu kejahatan yang luar biasa, kemungkinan terencana kita akan tetap mencoba fokus dalam rangkaian penyelidikan untuk menangkap tersangka,” katanya.

Belum ada Komentar untuk "Makin Terpojok, Rohman Kuasa Hukum Akui Bahwa Yosef Bisa Jadi Tersangka Kasus Subang"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel