Alhamdulilah Terungkap Alat Bukti Baru, Pelaku Subang Tidak Bisa Berkelak Lagi


Polisi terus berusaha untuk menguak kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

Sudah berjalan 48 hari, sejumlah upaya telah dilakukan polisi.

Hasil Autopsi Ulang KASUS Subang Akan Mengarah ke Tersangka, pelaku subang siap-siap dijemput polisi

Seperti diketahui, jenazah Tuti dan Amalia ditemukan di dalam bagasi mobil yang diparkir di garasi rumah mereka di Subang.

Polisi mengaku masih fokus mencari petunjuk dan bukti guna mengungkap kasus itu. 

Dari catatan media, sejumlah barang bukti dan petunjuk telah dikumpulkan polisi. 

Seperti bercak darah di kamar korban dan mobil tempat dua korban ditemukan, jejak kaki, serta sidik jari yang saat ini masih diidentifikasi. 

Polisi juga menemukan papan penggilasan dengan bercak darah yang disembunyikan di rak barang bekas, pisau, dan pakaian korban. 

Petugas juga sudah memeriksa 23 saksi, termasuk suami Tuti, Yosef dan istri muda Yosef, Mimin. 

Dari sejumlah saksi yang diperiksa, terungkap bahwa sebelum jenazah Tuti dan Amalia ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard, ada orang yang memarkirkan kendaraan tersebut. 

Adapun Yosef dan Mimin juga telah diperiksa menggunakan alat pendeteksi kebohongan. Namun, hasilnya belum bisa diumumkan oleh pihak kepolisian. 

Avanza dan sepeda motor 

Dari rekaman kamera CCTV juga ditemukan petunjuk bahwa pembunuhan itu ada hubungannya dengan mobil Avanza putih dan sebuah sepeda motor. 

"Dari kesesuaian itu, hanya sementara ini ada dugaan bahwa diduga pelaku menggunakan kendaraan. Ini hanya diduga atau ada dugaan sebuah kendaraan Avanza warna putih. Artinya kalau pun dia pelaku, ada hubungannya dengan kejadian tersebut," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan

Dari hasil penyelidikan juga diduga kuat pembunuh ibu dan anak ini memiliki akses keluar masuk rumah. Hal ini terlihat dari tidak ditemukan kerusakan di pintu rumah korban.   

Begitu juga dengan dugaan perampokan yang telah gugur, karena tidak ditemukan barang berharga yang hilang, kecuali ponsel Amalia. 

Cari petunjuk lainnya 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Erdi A Chaniago mengatakan, polisi sampai saat ini masih terus mencari petunjuk-petunjuk lain untuk segera mengungkap pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia. 

"Ya, belum lah (mengarah tersangka). Jadi sekarang kita fokus mencari petunjuk-petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya kematiannya," kata Erdi di Mapolda Jabar, Selasa (5/10/2021). 

Setelah semua bukti dan petunjuk yang menguatkan telah didapatkan, polisi akan menyimpulkan rangkaian penyelidikan yang dilakukan hampir dua bulan ini. 

"Jadi kita tidak berandai-andai," ucap dia. 

Terkait otopsi jasad Tuti dan Amalia yang telah dilakukan pekan lalu, hasilnya telah dikirim kepada penyidik Polres Subang sebagai bahan evaluasi untuk mengungkap kasus itu.

Autopsi ini untuk menguatkan bukti dan keterangan yang sebelumnya didapat polisi.

Pihak Polres Subang langsung mengirimkan hasil autopsi jenazah Tuti dan Amalia ke laboratorium forensik untuk dilakukan analisa oleh tim penyidik.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, dalam autopsi kedua ini penyidik mencari kesesuaian antara bukti yang sudah ada dengan penyebab kematian korban.

"Hasil autopsi itu langsung dikirimkan kepada penyidik, jadi kami tidak sembarangan. Dari hasil autopsi itu nanti dilaporkan ke penyidik untuk dievaluasi kembali," ujar Erdi A Chaniago, di Mapolda Jabar

Dari autopsi ini, kata dia, diharapkan ada petunjuk baru yang nantinya akan mengarah pada pelaku.

Siapa pelaku yang dimaksud? Erdi mengatakan mereka tidak bisa berandai-andai.

"Jadi sekarang kami fokus mencari petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya, setelah itu baru kami simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya, jadi kita tidak berandai-andai," katanya.

Sementara terkait hasil autopsi kedua, Erdi belum dapat menyampaikan kepada publik karena masih menjadi konsumsi internal penyidik.

"Untuk sementara, hasilnya belum bisa kita sampaikan, karena ini masih  dalam konsumsi penyidik, mereka membutuhkan evaluasi, analisa, dan fokus dulu terhadap hasil temuannya," ucapnya.

Situasi Terkini TKP

Polisi hingga kini masih mencoba mengungkap kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Tanggal 18 Agustus 2021, publik dikejutkan dengan ditemukannya jasad Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23).

Mereka ditemukan meninggal di dalam bagasi mobil Alphard.

Sampai saat ini, Selasa (5/10/2021) ini, masih juga belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian.

Pantauan media pada  hari Selasa, lokasi TKP tempat ditemukannya Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) meninggal dunia secara tidak wajar itu masih terpasang garis polisi.

Ada yang berbeda, terlihat saat ini garis polisi tersebut dipasang menjadi dua.

Pada sebelumnya hanya terpasang satu garis polisi saja.

Bukan hanya itu, terlihat juga rumah yang berada di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, itu sudah terlihat sangat kotor.

Lalu terparkir satu mobil jenis BMW milik Yoris (34) anak tertua dari korban Tuti.

Bahkan, apabila malam hari tiba, kondisi rumah tersebut terbilang sangat sunyi.

Bagaimana tidak, di bagian samping serta belakang rumah tersebut hanya lahan kosong.

Dan di bagian belakang terdapat perkebunan yang cukup luas.

Sampai dengan hari ke 48 ini pihak kepolisian masih terus berupaya keras untuk mengungkap kasus yang masih menjadi misteri ini.


Belum ada Komentar untuk "Alhamdulilah Terungkap Alat Bukti Baru, Pelaku Subang Tidak Bisa Berkelak Lagi"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel