Terungkap Sudah, Yoris Sebagai Dalang Pelaku Kasus Ibu & Anak Subang yang Dituduhkan Netizen, Benarkah?


Benarkah Yoris Dalang Pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang? Ini Rentetan Kejadian Lengkap dengan Fakta

Yoris Raja Amalullah kini dituduh oleh netizen sebagai dalang pembunuhan sadis di Subang.

Ia diduga menjadi pelaku Inu dan Anak di Subang.

Benarkah Yoris adalah pelakunya? 

Tepat 3 minggu yang lalu, nyawa seorang ibu dan anak di Subang direnggut tanpa belas kasih.

Tuti dan Amalia menjadi korban yang terjadi di kediamannya di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. Peristiwa Kelam di Subang itu terjadi pada Rabu, 18 Agustus 2021.

Hingga saat ini, kepolisian masih terus mencari dalang di balik pembunuhan ibu Tuti dan anak perempuannya, Amalia.

Beberapa saksi pun sudah dipanggil pihak kepolisian sebagai proses pengumpulan bukti-bukti terkait.

Mulai dari sang suami sekaligus ayah dari kedua korban, yaitu bapak Yosef Hidayah beserta istri mudanya, yang berinisial M.

Hingga sang anak sekaligus kakak kandung dari kedua korban, yaitu Yoris Raja Amalullah.

Terdapat pula kerabat dekat dari keluarga yang dipanggil sebagai saksi, yakni berinisial D.

Namun, dari proses pemanggilan saksi ini, masih belum bisa disimpulkan siapa pelaku pembunuhan keji di Subang ini.

Bahkan, Yosef sampai dipanggil sebanyak tujuh kali oleh pihak kepolisian akibat dari licinnya pergerakan sang pelaku tersebut.

Sebelumnya, polisi sudah mengumumkan bahwa pelaku pembunuhan ibu dan anak ini lebih dari satu orang.

Kesimpulan itu didapatkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Mereka menemukan jejak kaki yang menunjukkan bahwa memang pelaku ini terdiri lebih dari satu orang.


Sementara itu, Yosef, Suami Korban dari Ibu dan Anak di Subang Curigai Yoris Sebagai Pelaku


Suami korban pembunuhan di Subang, Yosef menaruh curiga kepada putranya sendiri yakni Yoris sebagai pelaku istri dan anaknya, Tuti Suhartini-Amalia Mustika.

Kuasa Hukum Yosef Hidayah, Rohman Hidayat mengatakan bahwa kliennya pernah bercerita Yoris sering berkunjung ke rumah korban pada malam hari.

Apabila mengacu pada petunjuk polisi yang menyebut pelaku pembunuhan di Subang adalah orang terdekat korban, maka Yosef seakan menaruh curiga pada putranya tersebut.

“Saya kurang tahu jelas, memang sudah biasa saja bahwa dia (Yoris) sering datang ke rumah (korban). Itu menurut keterangan Yosef ya,” ujar Rohman kepada awak media, Selasa 7 September 2021.

Menurut Rohman, tak hanya Yosef yang mencurigai Yoris namun saksi lainnya yang tak disebutkan namanya juga mulai menaruh curiga terhadap Yoris.

Pasalnya, kata Rohman, seperti yang telah disampaikan Yosef bahwa Yoris kerap mengunjungi Tuti dan Amel saat malam hari.

“Saksi lain (juga) bilang Yoris sering datang ke rumah malam-malam,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya tak mau berspekulasi lebih jauh dan memilih menunggu kabar dari aparat kepolisian.

“Pihak kepolisian sampai saat ini masih bekerja keras pagi, siang, dan malam. Kita tunggu saja hasilnya bakal seperti apa,” ungkapnya.

Diwartakan sebelumnya, Polisi kembali meminta keterangan dari sejumlah saksi kasus pembunuhan di Subang yang menewaskan ibu dan anak, Tuti Suhartini-Amalia Mustika.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan saat keterangan dari para saksi kembali diminta pihaknya menemukan ada saksi yang keterangannya berbelit-belit.

Selain itu, kata Erdi, ada juga saksi yang memberi pernyataan tak sinkron alias berbeda-beda dari hari satu ke hari lain.

“Memang ada juga keterangan-keterangan yang berbelit-belit, yang tidak sinkron, sehingga terus kita gali lagi,” kata Erdi.

Ia pun memastikan, pelaku pembunuhan sudah mengerucut ke sosok tertentu. Namun, pihaknya belum mau mengungkap sosok tersebut ke publik.

“Memang kita sekarang sudah mengerucut terhadap beberapa orang yang sudah kita curigai, namun kembali lagi bahwa kita tidak mengejar pengakuan,” ucap Erdi.

“Penyidik mencari bukti-bukti, mencari petunjuk-petunjuk supaya kasus yang ditangani saat ini terang benderang,” lanjutnya.

Menurutnya, saat dipanggil ke kantor polisi para saksi pastinya merasa tertekan. Sehingga, ada keterangan yang dirasa berbelit-belit.

Namun, menurut Erdi, pihaknya bisa membedakan mana yang grogi dan mana yang sengaja menyembunyikan kebenaran.

“Memang wajar ketika kita dipanggil polisi walapun hanya diminta keterangan, ketakutan pasti ada. Mungkin pada saat itu, ada yang menyampaikan secara murni, atau mengada-ada. Nah, itu butuk kesabaran penyidik untuk terus menggali,” ujarnya.

Belum ada Komentar untuk "Terungkap Sudah, Yoris Sebagai Dalang Pelaku Kasus Ibu & Anak Subang yang Dituduhkan Netizen, Benarkah?"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel