Terungkap!! Jin Qorin Amelia Mengaku Dikejar-Kejar Bapak, Videonya Diserahkan kepada Polisi Subang


Jin Qorin Amelia Mengaku Dirinya Dipukul Bapak, Video Juga Sudah Diserahkan Kepada Polisi Subang

Sebuah video rekaman suara yang dibuat salah seorang tetangga korban pembunuhan Tuti dan Amelia di Subang Jawa Barat saat ini tengah viral.

Setelah sebelumnya video tersebut mengungkap hanya jumlah pelaku dan HP yang disebutkan berada di 'air panjang' kini diungkap lagi satu pengajuan Jin Qorin Amelia. 

Tong sampah di tempat pencucian mobil

Di video tersebut dikatakan seorang tetangga yang ingin mengetahui siapa pembunuh Tuti dan Amelia.

Namun apa yang dilakukannya tidak bermaksud campur tangan terhadap penyelidikan polisi.

Jadi meski telah mengetahui dua nama dari mulut 'Amelia' sendiri, dia menyensor suara tersebut.

Selain itu Jin Qorin Amelia saat ditanya dimana keberadaan HP nya, Jin Qorin Amelia menyebut, "Air panjang, air panjang, air panjang. "

Banyak nitizen menebak air panjang tersebut adalah sungai.

Jin yang diyakini sebagai jin almarhumah Amel ini menceritakan apa yang dialaminya.

Dari wawancara, jin Amel itu menyebutkan ada dua pelaku, ini artinya sesuai dengan dugaan dari polisi bahwa pembunuhnya bukan satu orang.

Nah dari rekaman wawancara, jin Amel mengungkapkan bagaimana detik-detik dia dihabisi pembunuh.

Jin almarhumah Amel mengatakan dia posisi sedang tidur kemudian bangun dan melihat ibunya sudah dihabisi pembunuhnya.

Pada saat diwawancarai jin Amel tersebut mengungkapkan, bahwa saat kejadian Amel masih dalam keadaan tertidur kemudian bangun dan melihat sang ibu sudah dihabisi oleh pelaku.

Namun itu hanyalah sebuah video, entah mau percaya atau tidak terserah warga yang menyaksikan video tersebut.

Intinya untuk mengungkap pelaku pembunuh Tuti dan Amel perlu penyelidikan yang mendalam dan menunggu hasil dari pihak kepolisian.

Pada saat setelah melakukan penyelidikan Kapolres Subang, AKBP Sumarni mengatakan, bahwa sang pembunuh merupakan keluarga dekat dari korban.

Ungkapan Baru dari Jin

Setelah dua ungkapan tersebut kini muncul ungkapan baru. Jin Qorin Amelia mengatakan kalau dirinya dikejar-kejar dan dipukul oleh yang dia sebut, 'bapak'.

Video rekaman diduga almarhumah korban pembunuhan Subang itu awalnya diunggah pengguna YouTube Fredy Sudaryanto Sport, seperti dilihat pada Jumat 10 September 2021.

Dalam narasi unggahannya, youtuber itu mengungkapkan bahwa suara dalam video tersebut sengaja disamarkan untuk menghormati penyelidikan aparat kepolisian.

Ia pun juga mengaku sengaja menyamarkan dua nama pelaku yang disebut oleh jin almarhumah Amel tersebut.

“Suara disamarkan karena tidak mau mendahului aparat kepolisian. Semuanya ada di aparat kepolisian, kita sebagai pemirsa warga saja, jadi tidak akan disebutkan nama dan sebagainya, akan disamarkan,” ujar Fredy Sudaryanto.

Dalam video tersebut, terdengar jin Amel mengungkapkan detik-detik ia dihabisi oleh pelaku pembunuhnya.

Jin almarhumah Amel mengatakan, saat kejadian ia sedang dalam posisi tertidur kemudian bangun dan melihat ibunya sudah dihabisi oleh pelaku.

Setelah menyaksikan ibunya dibunuh pelaku, jin almarhumah Amel mengaku dikejar dan dipukul oleh pria yang disebutnya ‘bapak’.

“Tiba-tiba saya lihat ibu. Saya dikejar sama bapak, dipukul juga,” kata jin almarhumah Amel sambil menangis.

Diwartakan sebelumnya, tim penerawangan Madura Ghoib Channel yang merupakan komunitas Pesanggrahan Sabdo Pandhito Sakti mengungkapkan bahwa rekaman video jin almarhumah korban pembunuhan di Subang adalah asli dan bukan rekayasa.

Mereka mengaku video rekaman jin almarhumah korban pembunuhan itu sudah diserahkan ke Polres Subang.

Tim penerawangan Madura Ghoib Channel pun menyebut video rekaman pengakuan jin almarhumah Amel tersebut adalah benar adanya, asli pengakuannya.

“Video rekaman itu apa adanya, tidak direkayasa. Video itu milik kami dan Youtuber sudah minta izin siarkan rekaman itu dari kami,” ujarnya.





Sosok Wanita Turun dari Mobil Siver

Teka-teki baru kini hadir dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Setelah mengumpulkan berbagai bukti, kini pihak kepolisian mendapat petunjuk lainnya untuk mengungkap sosok yang tega merampas nyawa Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (24).

Petunjuk itu adalah kehadiran wanita dari mobil silver di hari terjadinya pembunuhan.

Sosok wanita dari mobil silver itu sempat terlihat seorang warga dan terekam CCTV.

Dari dalam mobil silver itu turun seorang wanita membawa bungkusan.

Jejaknya dari pergerakan mobil silver dan wanita itu diduga terendus oleh anjing pelacak.

Saat itu Polisi mengenduskan sepatu putih ke anjing pelacak.

Anjing pelacak lalu membawa polisi ke sebuah tempat pencucian mobil.

Lokasi pencucian mobil itu tak jauh dari rumah Tuti dan Amel, jaraknya sekitar 500 meter.

Akun Youtube Fredy mengungkap tujuan anjing pelacak mengarah ke tempat cucian mobil.

Dari informasi yang ia dapat, anjing pelacak mengendus ke arah tong sampah yang terbuat dari besi.

Menurut Fredy, Polisi lalu menyelidiki CCTV yang terpasang di depan cucian mobil tersebut.

Dari rekaman CCTV, kata Fredy, terlihat pergerakan mobil warna silver yang berhenti di depan tempat cucian mobil sekitar pukul 07.00 WIB.

Sesaat kemudian, keluar seorang wanita dari mobil silver.

"Keluar seorang wanita membawa kantong kresek dan dibuang di tong sampah di tempat pencucian mobil. Halaman pencucian mobil, tidak ada gerbang," katanya.

Menurutnya saat wanita tersebut membuang sebuah bungkusan, tak ada karyawan pencucian mobil.

"Karyawan jam 10 pagi," katanya.

Berdasar pengakuan pegawai, sampah yang ada di tong sampah tersebut selalu dibakar setiap harinya.

"Mobil ke sini otomatis cuci, ini mah di depan, ada perempuan jalan di CCTV mah, gak tau buang apa," kata seorang pegawai pencucian mobil.

"Udah jadi areng kan tiap hari dibakar (sampahnya)," tambahnya.

Ia kembali menceritakan soal mobil yang berhenti di depan cucian mobil lalu ada perempuan keluar membawa bungkusan.

"Mobil berhenti ada wanita turun, jam 7 kurang, pas hari kejadian," katanya.

Petugas pencucian mobil ini mengaku melihat wanita yang keluar dari mobil.

"Lihat saya mah perempuannya di CCTV, cuman gak begitu jelas. buang terus masuk lagi, cuma sebentar," katanya,

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengatakan dari 23 orang saksi yang diperiksa akan mengerucut untuk mengungkap pembunuh ibu dan anak di Subang.

Erdi mengatakan saat ini penyidik Polres Subang sedang mendalami hasil laboratorium forensik.

"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," kata Kombes Erdi A Chaniago.

Erdi mengatakan dari hasil labfor Polisi juga melakukan pengembangan sesuai keterangan saksi.

Menurut Erdi, saksi yang akan kembali diperiksa pun mulai mengerucut.

"Penyidik dari Polres Subang itu akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu, itu terkait dari hasil pengembangan laboratorium forensik serta data yang mendukung untuk dipanggil," katanya.

Untuk sekadar mengingatkan, dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Polisi sudah memeriksa 23 orang saksi.

Kombes Erdi A Chaniago menekankan Polisi tak mau menduga-duga terkait kabar pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang merupakan orang dekat korban.

"Ini belum kita bisa sampaikan ya, ini masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik, mohon doanya saja," kata Erdi.**

Belum ada Komentar untuk "Terungkap!! Jin Qorin Amelia Mengaku Dikejar-Kejar Bapak, Videonya Diserahkan kepada Polisi Subang"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel