Sosok Misterius Pelaku Subang Terungkap, Sudah Diperiksa Polisi Ternyata….


Sosok misterius yang berstatus saksi dalam pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, akhirnya terungkap.

Saksi ini, di luar keluarga. Dia turut diperiksa di kasus pembunuhan ibu dan anak yang menghebohkan, dan hingga kini belum terungkap pelakunya.

Olah tempat kejadian perkara (tkp) yang dilakukan penyidik, memunculkan fakta jika ditemukan DNA salah seorang kerabat korban, Danu, pada sebuah puntung rokok yang ada di dalam rumah korban.

Diketahui, dari hasil olah tkp penyidik menemukan tiga bungkus rokok dengan berbagai merek. Tak hanya itu, penyidik juga menemukan sebuah Helm berwarna kuning.

Atas temuan tersebut, penyidik lalu melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap kerabat korban, Danu. Yang mengejutkan adalah, saat penyidik tengah meminta keterangan Danu, anjing pelacak milik penyidik terus menggonggong ke arah Danu.

Meski sejumlah fakta telah dikumpulkan, tapi hingga saat ini belum ada satupun tersangka yang ditetapkan. Penyidik  masih terus mendalamin semua fakta-fakta yang ditemukan. Bahkan, kecermatan dan kehati-hatian kini sikap yang diambil penyidik.

“Tentunya inikan masalah yang kompleks, penyidik harus benar-benar meyakinkan ketika mengungkapkan satu kasus, apalagi sampai memunculkan tersangkanya, ini melalui proses yang panjang, ini  harus ada bukti yang kuat sehingga kita bisa menunjuk salah seorang bisa jadi tersangkanya,” jelas Rusdi di Mabes Polri Jakarta, Jumat (17/9).

Rusdi juga mengatakan, jika penyidik tidak bisa gegabah dalam menyebut tersangka, dalam kasus pembunuhan ibu dan anak yang kini menjadi perhatian publik. Penyidik harus mampu membuktikan secara ilmiah.

“Bukti-bukti inilah yang sedang dikumpulkan oleh penyidik, tentunya dengan cara-cara yang ilmiah untuk pembuktinya, karena memang tidak mudah mengungkap, itu perlu penelitian dan keyakinan dari penyidik, jadi kita tunggu saja," tambahnya.

Sudah banyak sanksi yang diperiksa. Selain itu, Bareskrim Mabes Polri juga turut ambil bagian.

Satu di antaranya saksi yang diperiksa adalah sosok yang disebut Yosef (55) memiliki memiliki akses keluar-masuk dari rumah kedua korban.

Yosef merupakan suami Tuti, ayah Amalia.

Identitas mister X akhirnya terungkap.

Dia adalah Muhammad Ramdanu alias Danu (21).

Danu merupakan keponakan Tuti.

Mengetahui hal yang menyudutkan dirinya, ia pun akhirnya buka suara.

Dia membantah atas tuduhan yang menyebutkan memiliki akses keluar-masuk rumah di Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, itu.

"Tanggapan saya silakan saja. Soalnya saya enggak punya salah apa-apa di kasus ini. Saya enggak punya akses masuk juga kerumah itu," ucap Danu kepada Tribun Jabar, Minggu (19/9/2021).

Menurut Danu, saat ini banyak tuduhan diamemiliki akses keluar-masuk di kediaman korban.

Mengenai hal itu, dia menanggapinya dengan santau.

Dia bersikukuh tidak mengetahui hal tersebut.

"Dugaan mereka, dugaan bahwa Danu pegang kunci rumah itu, misalkan, sok saja Danu mah pasrah saja. Emang sejak pertama juga saya enggak pegang kunci, enggak memiliki akses juga," katanya.

Dia berharap untuk kasus ini segera terungkap dan tidak ada tuduhan-tuduhan kembali kepadanya.

"Semoga kasus ini cepat terungkap aja, mudah-mudahan polisi cepat menangkap pelaku sebenarnya," ujar Danu.

Yosef sebelumnya mengatakan, ada satu orang yang memiliki akses keluar-masuk rumahnya yang berada di Kampung Ciseuti itu.

Misterius Avanza Putih 

Saat ini, total 55 rekaman CCTV sudah dianalisis polisi guna menemukan titik terang yang mengerucut kepada pelaku perampasan nyawa Amalia dan Tuti tersebut.

Salah satu petunjuknya, yakni, rekaman CCTV di tempat pencucian mobil yang berada Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, yang lokasinya dekat dengan rumah Amalia.

Dede sang pemilik pencucian mobil mengatakan, dia sempat ditanya polisi terkait mobil teparkir tepat di depan gerbang pencucian tersebut.

"Saya dikasih lihat rekaman CCTV sama polisi yang ada mobil parkir, terus ada orang turun dari mobil terus langsung naik ke atas sini. Saya enggak tahu dia buang apaan ke tong sampah di sini," ujar Dede.

Menurut Dede, peristiwa itu terjadi pukul 07.00 WIB pada tanggal 18 Agustus 2021.

Di rekaman CCTV, tampak seorang wanita turun dari Avanza putih dan membuang bungkusan hitam ke tong sampah di dekat tempat pencucian.

Saat mengerahkan anjing pelacak, anjing itu mengendus sesuatu di tong sampah.

"Mobilnya mobil Avanza, enggak warna silver atau Avanza putih itu, orangnya memang perempuan," katanya.

Dia tidak mengetahui pasti dengan adanya orang asing yang membuang bungkusan hitam tersebut. Pasalnya, dia menjelaskan saat itu kondisi dari tempat pencucian masih tutup dan belum ada siapapun yang datang.

"Ya emang masih pagi banget kan sepi lagian juga masih tutup kan pencucian mobilnya juga," ucapnya.

Polisi Cari Pemilik NMax

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, menyampaikan sejumlah temuan polisi hasil kerja selama 30 hari.

Dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, dikaitkan dengan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan mobil Avanza Putih di rekaman CCTV.

Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan kendaraan pertama yang diduga digunakan pelaku adalah Avanza putih.

"Dari kesesuaian itu, hanya sementara ini ada dugaan bahwa diduga pelaku menggunakan kendaraan, ini hanya diduga atau ada dugaan sebuah kendaraan jenis avanza warna putih. Artinya kalau pun dia pelaku, ada hubungannya dengan kejadian tersebut," kata Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Dari rekaman CCTV itu pula, selain Avanza putih, polisi menemukan kendaraan lain yakni sepeda motor.

"Kemudian dengan satu kendaraan lagi adalah kendaraan sepeda motor warna biru. Kemudian penyidik melakukan identifikasi terhadap kendaraan-kendaraan, nomor polisi sekian. Jadi beberapa kendaraan diidentifikasi, tentu akan didalami lagi pemilik-pemilik kendaraan tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan jenis kendaraan roda dua tersebut berjenis Nmax. Polri juga tengah menginventarisasi kendaraan sepeda motor berjenis tersebut di Subang.

"Nah itu kalau kita lihat dari data dengan plat nomor yang ada di sana (Subang), ada 5.572 unit. Dari 5.572 unit itu mengerucut ada 26. Ada 26 kendaraan roda dua Nmax biru. Jadi lebih mengerucut kepada warga yang ada di sekitar situ di Kabupaten Subang," ucapnya.

Di sisi lain, pihaknya masih mendalami hubungan kendaraan tersebut dengan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Karena misalnya kendaraan roda dua sepeda motor warna biru, kan ada ratusan bahkan ribuan. Tentu nanti akan didalami dengan hubungan antara tersangka dengan korban atau calon tersangka dengan korban," ujarnya.



Belum ada Komentar untuk "Sosok Misterius Pelaku Subang Terungkap, Sudah Diperiksa Polisi Ternyata…."

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel