Mimin Istri Muda Bantah Keras Bahwa Dirinya Bukan Pelaku, Ngaku Tidak Pernah Nerror Istri Tua


Sudah lama Mimin merasa disudutkan. Dituduh. Opini publik menyeret namanya, seolah-olah bertanggung jawab atas pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang.

MIMIN adalah istri muda Yosef yang merupakan suami dari korban pembunuhan di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang. Dia pun buka suara, setelah lama memilih bungkam.

Belakangan, dia merasa cukup tertekan. Sorot mata publik seolah diarahkan kepadanya.

Saat ditemui oleh wartawan di kediamannya, Desa Cijengkol, Jumat (17/9/2021). “Nanti kebenaran akan terungkap,” katanya.

Sejauh ini, sang istri muda sudah lima kali diperiksa Polres Subang. Penyidik meminta keterangan dirinya. Kendati demikian, dia memastikan akan kooperatif bila memang keterangannya dibutuhkan.

Tak hanya soal kasus pembunuhan, Mimin mengungkapkan, beberapa tuduhan juga dialamatkan kepadanya. Terutama terkait hubungan dengan istri tua Yosef, Tuti.

Yang disebut-sebut penuh konflik. Bahkan kerap kali berujung ancaman lewat WhatsApp. Padahal, dirinya sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan Tuti maupun Amel.

Bahkan nomor telepon keduanya, dia tidak punya. Lalu, bagaimana dengan konflik yayasan? Yang belakangan juga mengemuka dan bisa saja menjadi motif terjadinya tindak kekerasan?

Mimin sekali lagi membantah. Bahkan dia tidak aktif di yayasan yang menaungi sebuah sekolah itu, sejak 2013.

“Kalau ke yayasan, paling bersih-bersih saja. Itu juga kalau tidak ada Tuti dan Amel,” sebut dia.

Seperti diketahui, Yayasan tersebut menaungi SMP dan SMK Nasional Serangpanjang.

Di yayasan, sesuai akta notaris Amel adalah sekretaris. Sementara di sekolah tersebut, Amel berposisi sebagai bendahara.

Pemeriksaan Polisi Mulai Menyasar Yayasan

Sementara itu, pemeriksaan polisi belakangan ini mulai mengarah ke yayasan tempat Amel memiliki kedudukan cukup strategis.

Hal itu, terungkap dari keterangan Kuasa Hukum Yosef yang merupakan suami korban, Rohman Hidayat.

Dia juga membuka satu nama saksi yang selama ini dirahasiakan yakni, Danu.

Danu diketahui sebagai salah satu pengurus di Yayasan Bina Prestasi Nasional. Yang dipimpin oleh Yoris, kakak dari Amel.

“Danu orang yayasan. Kemarin turut diperiksa sampai dini hari bareng pak Yosef,” kata Rohman.

Disinggung soal keterkaitan Danu dengan kasus pembunuhan tersebut, Rohman mengaku tidak mengetahuinya.

“Tanya penyidik saja kalau itu karena saya tidak mendampingi Danu,” ucap dia.

Rohman juga mengakui bahwa pada pemeriksaan di awal pekan ini, Yosef ditanyai penyidik terkait yayasan.

“Ditanya soal yayasan awal mula berdirinya bagaimana, kepengurusannya gimana dan peran-perannya seperti apa. Seputar itu,” ucap dia.

Ditanya soal pada pemeriksaan ditemukan konflik dalam kepengurusan yayasan, Rohman yang mendampingi Yosef selama pemeriksaan menyebut bahwa tidak ada konflik.

“Jadi bukan tidak ada ya, sejauh ini dalam pemeriksaan memang belum ditemukan soal konflik dalam pengurusan yayasan,” katanya.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat telah satu bulan dan belum terungkap pelakunya.

Kasus pembunuhan ini, diketahui publik mulai 18, Agustus 2021. Dan hingga kini, polisi masih belum menetapkan tersangka



Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang Masih Kumpulan Bukti, Polisi: Ini Masalah yang Kompleks

Polri masih menyelidiki kasus pembunuhan ibu dan anak berinisial TH (55) dan AMR (23) di Subang, Jawa Barat.

Polisi kini tengah mengumpulkan cukup bukti sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka.

"Ini masalah yang kompleks, untuk memunculkan tersangkanya harus melalui proses yang panjang," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono saat dikonfirmasi, Sabtu 18 September 2021.

Rusdi lantas menerangkan kasus ini telah diambil alih Bareskrim Polri dan pihaknya masih bekerja secara teliti untuk menemukan bukti secara ilmiah.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdi berjanji akan menjelaskan perkembangan kasus pembunuhan ini kepada publik secara detail jika penyidik telah menemukan tersangka.

"Tim masih bekerja, mudah-mudahan kedepan ada perkembangan secara positif. Ini semuanya masih berjalan. Nanti kalau sudah ada tersangkanya, pasti publik tahu," tukasnya.

Sebelumnya diketahui, dua mayat perempuan, yakni ibu dan anak berinisial TH (55) dan AMR (23) ditemukan di dalam bagasi mobil mewah di Desa Cagak, Kabupaten Subang Jawa Barat, pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu.

Kedua mayat tersebut pertama kali ditemukan suami korban sebagaimana dikutip PMJ.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengungkap kasus tersebut merupakan pembunuhan berencana. Hal tersebut sesuai dengan analisa dan pemeriksaan terhadap para saksi.

"Kasus tindak pidana pembunuhan berencana. Penyidik menyimpulkan kasus ini merupakan diduga tindak pidana pembunuhan dan direncanakan. Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP," terang Ramadhan, Jumat 17 September 2021.

"Yang mana penyidik sudah bekerja dengan menggunakan analisa-analisa yang dilakukan dari pemeriksaan terhadap saksi-saksi," jelasnya.

Belum ada Komentar untuk "Mimin Istri Muda Bantah Keras Bahwa Dirinya Bukan Pelaku, Ngaku Tidak Pernah Nerror Istri Tua"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel