Kuat Dugaan Pelaku Eksekutor Subang Bayaran Orang Dekat,Terekam CCTV inilah Ciri-Cirinya


Berita Terkini Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Kuat Dugaan Pelaku Eksekutor dari Pembunuh Bayaran

hingga Rabu 22 September 2021 siang pelaku masih belum ditangkap Polisi.

Polisi masih memburu pembunuh ibu dan anak di Subang yang menewaskan korban Tuti Suhartini dan Amelia Mustika Ratu yang terjadi pada Rabu 18 Agustus 2021 silam. 

Masih belum terungkapnya kasus tersebut menurut Pakar Hukum Pidana DR Musa Darwin Pane karena lihainya pelaku. Bahkan dari analisanya, Musa Darwin Pane menyebut bisa saja pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang eksekutor nya adalah pembunuh bayaran.

"Kalau melihat dari pemaparan kepolisian yang disampaikan kepada media masa memang ini pelakunya tidak hanya satu orang dan sudah direncanakan matang," ujar DR Musa Darwin Pane saat dihubungi wartawan

Menurut Musa Darwin Pane, perencanaan matang dan strategi eksekusi yang jitu tanpa menghilangkan jejak adalah biasanya dilakukan oleh seorang pelaku profesional. Bisa saja pelaku eksekutor nya pembunuh bayaran.

"Kalau eksekusinya bisa saja pembunuh bayaran hanya saja pelaku utama tetap saja orang terdekat yang mengetahui gerak gerik korban," ujarnya.

Dijelaskan Musa Darwin Pane, berdasarkan teori kriminologi banyak bicara tentang kejahatan itu awalnya adalah niat kemudian ditindaklanjuti dengan adanya kesempatan.

Maka dengan adanya kesempatan yang terbuka itu, bisa diurai bahwa dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini adalah kepada orang orang yang diduga mengetahui gerakan dari korban.

"Dan niat itu tentu bicara sikap batin ada hal-hal yang mendorong dari dalam diri pelaku untuk menghabisi korban.

Bisa jadi menggunakan tangan orang lain namun aktor intelektualnya orang-orang dekat korban," ujar Musa Darwin Pane kembali menegaskan.

Jadi menurut Musa Darwin Pane dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini aktor intelektualnya adalah orang dekat, tapi bisa saja pelaku nya menyewa pembunuh bayaran.

Sementara itu, Ciri-ciri Wanita Misterius yang Terekam CCTV Buang Sesuatu Dekat TKP Kasus Subang, Ini Kata Saksi

Sosok perempuan atau wanita misterius terekam CCTV dalam penyelidikan kasus Subang.

Wanita ini membuat sesuatu di sebuah tong sampah di dekat tempat pencucian mobil.

Wanita tersebut turun dari sebuah mobil membawa bungkusan.

Apa yang dilakukan wanita misterius itu menyedot perhatian.

Apalagi gambar direkam di saat-saat ditemukannya jasad Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Lantas seperti apa ciri-ciri wanita misterius tersebut?

Pemilik tempat pencucian mobil Dede Sopian (40) sempat ditanya oleh polisi.

Ia juga diperlihatkan rekaman CCTV terkait mobil terparkir tepat di depan gerbang pencucian mobil.

Saat itu ia melihat sekilas perempuan mencurigakan yang menyedot perhatian.

Kepada wartawan ia mengungkapkan sedikit ciri-ciri wanita tersebut.

"Ia memakai masker," katanya kepada wartawan beberapa hari lalu.

Selain itu, ada ciri-ciri lain.

Si perempuan memakai penutup kepala atau sejenisnya.

Polisi masih bekerja mengungkap teka-teki kasus perampasan nyawa dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) di Subang pada 18 Agustus 2021.

Sampai dengan saat ini, total 55 rekaman CCTV sudah dianalisa polisi guna menemukan titik terang yang mengerucut kepada pelaku perampasan nyawa tersebut.

Salah satu petunjuknya, yakni, rekaman CCTV di tempat pencucian mobil yang berada Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, yang lokasinya dekat dengan rumah Amalia.

Dede Sopian (40), pemilik tempat pencucian mobil mengatakan, dia sempat ditanya polisi terkait dengan mobil terparkir tepat di depan gerbang pencucian tersebut.

"Saya dikasih liat rekaman CCTV sama polisi yang ada mobil parkir terus ada orang turun dari mobil terus langsung naik ke atas sini, masuk terus saya enggak tau dia buang apaan ke tong sampah disini," ujar Dede saat ditemui Tribunjabar.id, Sabtu (18/9/2021).

Lokasi tempat pencucian mobil tersebut hanya berjarak 500 meter dari tempat penemuan mayat dari anak dan ibu tersebut. 

Menurut Dede, peristiwa itu terjadi pukul 07.00 WIB pada tanggal 18 Agustus 2021. Di rekaman CCTV, tampak seorang wanita turun dari Avanza putih dan membuang bungkusan hitam ke tong sampah di dekat tempat pencucian.

lalu yang dimana terlihat seorang wanita turun dari mobil jenis avanza berwarna putih dan membuang bungkusan hitam ke dalam tong sampah diarea tempat pencucian.

"Mobilnya mobil Avanza, enggak warna silver atau Avanza putih itu, orangnya memang perempuan," katanya.

Dia tidak mengetahui pasti dengan adanya orang asing yang membuang bungkusan hitam tersebut. Pasalnya, dia menjelaskan saat itu kondisi dari tempat pencucian masih tutup dan belum ada siapapun yang datang.

"Ya emang masih pagi banget kan sepi lagian juga masih tutup kan pencucian mobilnya juga," ucapnya.

Seperti diketahu kasus ibu dan anak dibunuh di Subang cukup menggegerkan masyarakat.

Kasus pembunuhan di subang itu yang jadi korban Tuti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23).

Jasad ibu dan anak dibunuh di Subang itu ditemukan di dalam bagasi mobil toyota Alpard milik nya yang diparkir di halaman rumah korban di Kampung Ciseuti kecamatan Jalan Cagak Subang.

Awal ditemukan oleh Yosef, suami sekaligus ayah kedua korban, saat itu pada Rabu 18 Agustus 2021 Yosef baru saja datang ke rumahnya sehabis menginap di rumah istri muda.

Namun saat hendak masuk rumah, ternyata sudah berantakan dan penghuni rumah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tidak ditemukan.

Kemudian Yosef bergegas menuju kantor polisi dan tidak lama lagi kembali ke rumahnya. Bersama polisi akhirnya mayat kedua korban ditemukan di dalam mobil toyota alpard dengan keadaan bertumpuk dibagasi mobil.

“Kalau lihat posisi mayat yang dtumpuk di dalam bagasi mobil, kecil kemungkinan pelakunya sendirian,” tutur Rohman Hidayat.

Dugaan Rohman atas pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang dilakukan tidak sendirian melihat jarak dari dalam rumah ke mobil serta bobot korban Tuti Suhartini, maka pelaku tidak mungkin melakukannya sendirian.

“Ibu Tuti itu badannya agak gede kemungkinan beratnya sekitar 70 kilogram. Artinya sulit dilakukan sendirian, tipepereket mengangkut tubuh korban dari dalam rumah ke luar dan kemudian mengangkatnya ke bagasi mobil,” papar Rohman.

Menurut Rohman, jarak dari dalam rumah ke mobil cukup jauh dan ketinggian dari lantai ke bagasi juga akan membutuhkan tenaga yang sanat besar untuk mengangkat tubuh korban Tuti, ditamah tubuh Amel.

Jadi, dengan bukti-bukti itulah, Rohman menduga pelaku embunuh ibu dan anak di Subang dilakukan tidak sendirian.

Mengenai pernyataan polisi soal bukti CCTV tentang Nmax biru dan Avanza warna putih, menurut Rohman, dari pihaknya sejak awal sudah menegaskan siapapun pelakunya silakan segera diproses.

“Nudahan-mudahan itu jadi petunjuk baru. Tetapi menurut saya petunjuk akan mudah kalau saja CCTV di SMA Jalan Cagak tidak blindspot atau mati. Kalau nyala ceritanya akan lain,” tutur Rohman.

Masih belum terungkapnya pembunuh ibu dan anak di Subang,  menurut Pakar Hukum Pidana DR Musa Darwin Pane karena lihainya pelaku. Bahkan dari analisanya, Musa Darwin Pane menyebut bisa saja pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang eksekutornya adalah pembunuh bayaran.

"Kalau melihat dari pemaparan kepolisian yang disampaikan kepada media masa memang ini pelakunya tidak hanya satu orang dan sudah direncanakan matang," ujar DR Musa Darwin Pane saat dihubungi Deskjabar.com Rabu 22 September 2021 pagi.

Menurut Musa Darwin Pane, perencanaan matang dan strategi eksekusi yang jitu tanpa menghilangkan jejak adalah biasanya dilakukan oleh seorang pelaku profesional. Bisa saja pelaku eksekutor nya pembunuh bayaran.

"Kalau eksekusinya bisa saja pembunuh bayaran hanya saja pelaku utama tetap saja orang terdekat yang mengetahui gerak gerik korban," ujarnya.

Belum ada Komentar untuk "Kuat Dugaan Pelaku Eksekutor Subang Bayaran Orang Dekat,Terekam CCTV inilah Ciri-Cirinya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel