Pesan Terakhir Jane Shalimar Bikin Sedih, Tangis Anaknya Pecah Impian Sang Mama Belum Bisa Terwujud


Pesan Terakhir Jane Shalimar Bikin Sedih, Tangis Anaknya Pecah Impianya Belum Bisa Terwujud

Kabar duka datang dari aktris sekaligus politisi, Jane Shalimar, yang meninggal dunia pada Minggu, 4 Juli 2021.

Jane Shalimar meninggal dunia usai terpapar virus yang mematikan saat ini dan dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Sahabat sekaligus manajer Jane Shalimar, Olive, mengungkapkan bahwa ia sempat menitipkan pesan terakhir sebelum meninggal dunia.

"Dia cuma pesan, pagi sebelum dia tidak sadarkan diri, dia telepon saya tujuh menit, dengan suara yang memang udah benar-benar nggak bisa ya. Cuma 'Olive' gitu doang. 'Apa aku nggak ngerti kamu ngomong apa', 'jaga kesehatan, I miss you (aku rindu kamu)'. Gitu doang," ujar olive di kanal YouTube Hitz Infotainment.

Lebih lanjut, Olive pun menceritakan kondisi anak Jane Shalimar, Zarno, yang juga terpapar  virus yang mematikan saat ini.

Selain itu, ia pun mengungkap kondisi Karina, adik kandung Jane Shalimar, sepeninggal kakaknya tersebut.

"Kalau Karina, Karina ini adik kandung satu-satunya. Karena memang mamanya udah nggak ada, ibunya juga nggak ada. Dia juga kena kan sama suaminya dan anaknya. Tapi alhamdulillah sudah negatif, support terus kakaknya, nungguin terus," kata Olive kepada awak media.

"Kalau Zarno, cuma bisa 'mama, mama cepat sembuh', gitu doang kalau Ano. Saya belum tahu, cuma info yang terakhir, kemungkinan Zarno sama Ina ya, sama tantenya," tutur manajer Jane Shalimar.

Olive pun membenarkan bahwa Zarno juga sempat positif , tetapi memiliki CT yang tinggi sehingga kondisinya baik-baik saja.

Sementara itu, Jane Shalimar sendiri kondisinya memang kian memburuk usai dinyatakan positif  virus yang mematikan itu pada 24 Juni 2021 lalu.

Pasalnya, Jane memiliki penyakit bawaan, yakni asma, yang memperburuk kondisi kesehatannya.

Terlebih, wanita yang wafat di usia 41 tahun itu sempat terpaksa dibawa pulang lantaran tidak mendapatkan ruangan di rumah sakit.

Namun, pada tanggal 29 Juni 2021, ia kehabisan oksigen sehingga harus dilarikan ke rumah sakit kembali.

Tak langsung mendapatkan ruangan, Jane Shalimar harus menunggu antrian ruang ICU sebanyak 70 orang.

Hingga akhirnya pada Minggu, 4 Juli 2021 pagi tadi, Jane Shalimar menghembuskan napas terakhirnya.


Di sisi lain Jane Shalimar Meninggal, Tangis Anaknya Pecah di Pemakaman, Kerabat Ungkap Impian Almarhumah

Jenazah artis sekaligus politisi Jane Shalimar dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, hari itu juga.

Ia dimakamkan satu liang dengan mendiang Dicky Sadikin, sang ayah.

Kepergian Jane Shalimar membawa duka mendalam bagi keluarga dan handai tolan. Terkhusus anak semata wayangnya, Muhammad Zarno.

Muhammad Zarno tampak mengenakan APD berdiri di depan pusara Jane Shalimar.

Selama pemakaman berlangsung, ia hanya duduk di dekat makam ibundanya. Tangisnya pun pecah.

Ia tak sanggup menahan kesedihan atas kepergian ibunya untuk selamanya.

Anak semata wayang Jane Shalimar, Muhammad Zarno hadir di pemakaman sang ibu.(Grid.id)

Sebelumnya Zarno sempat akan mengazankan jenazah sang bunda. Namun, ia tak kuasa menahan air matanya.

Jane Shalimar semasa hidup rupanya memiliki mimpi ingin melihat putranya masuk akademi kepolisian.

Namun, keinginannya tersebut belum bisa terwujud.

"Keinginannya Ano (Zarno) bisa masuk Akabri atau kepolisian, keinginan dia (harapan Jane)," ujar Risda Tobing usai pemakaman di TPU Jeruk Purut

Risda berharap meski Jane Shalimar sudah tak ada, putranya bisa mewujudkan mimpi almarhum.

"Mudah-mudahan Ano bisa mencapai mewujudkan mimpi-mimpi ibunya aamiin," kata Risda.

Jane Shalimar meninggal dunia dalam usia 41 tahun dengan meninggalkan seorang putra.


Belum ada Komentar untuk "Pesan Terakhir Jane Shalimar Bikin Sedih, Tangis Anaknya Pecah Impian Sang Mama Belum Bisa Terwujud"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel