Aksi Ayah Rozak dan Umi Kalsum Labrak Hatters Dianggap Arogan dan Belebihan, Kini Anggota DPRD Bereaksi


Aksi orangtua Ayu Ting Ting melabrak pembenci atau haters-nya, Kartika Damayanti (KD) di Bojonegoro, Jawa Timur dianggap arogan oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi. 

Hal itu beralasan karena setelah melabrak dan tidak menemui Kartika Damayanti, ibunda Ayu Ting Ting, Umi Kulsum justru mengunggah potret keluarga cewek Bojonegoro itu di akun media sosialnya. 

Dalam unggahan tampak wajah orangtua Kartika Damayanti yang tidak mengerti apa-apa terkait masalah anaknya. 

Ada juga wajah seorang anak yang diduga keluarga Kartika Damayanti. 

Fauzan Fuadi menilai apa yang dilakukan oleh keluarga artis dangdut itu berlebihan dan terkesan arogan. 

Sejatinya Fauzan juga tak membenarkan tindakan bullying seperti yang dilakukan oleh Kartika. 

Namun, menyeret keluarga Kartika, juga dinilainya tak patut dilakukan. 

Apalagi, Fauzan menilai keluarga Kartika tak ada kaitannya dengan tindakan bullying yang menyasar pelantun alamat palsu tersebut. 

"Tindakan bullying bagaimanapun tidak bisa dibenarkan, kita harus menentangnya. Akan tetapi, orang tua dari haters atau pembully tersebut seharusnya tidak perlu dilibatkan. Apalagi, sampai diposting di media sosial. Ada wajah ayah dan ibunya, ada wajah anak kecil juga yang tidak tahu apa-apa juga diposting," kata politisi muda Fauzan kepada TribunJatim.com, Sabtu (31/7/2021). 

Kedatangan ayah dan ibunda dari Ayu Ting Ting ke Bojonegoro itu memang tidak langsung bertemu dengan Kartika 

Sebab diketahui, Kartika tengah merantau bekerja di luar negeri. 

Sehingga, Abdul Rozak dan Umi Kulsum yang datang bersama kepolisian hanya bertemu dengan Madi, ayahanda Kartika beserta keluarga. 

Peristiwa itu diunggah oleh Umi Kulsum di akun Instagram miliknya. 

Dengan viralnya foto yang diunggah tersebut, Fauzan khawatir bisa berdampak pada psikologi keluarga Madi, dengan stigma yang negatif. 

"Keluarganya pasti shock, padahal ayah KD juga sudah meminta maaf sampai berulang-ulang atas kesalahan anaknya, tentu tak perlu diposting seperti itu,” sambung Fauzan.

Fauzan berharap keluarga Ayu Ting Ting bisa memaafkan bullying yang dilakukan oleh konstituen di dapilnya tersebut. 

Dia yakin dengan memaafkan justru akan semakin mengangkat derajat keluarga Ayu Ting Ting. 

Namun, jika permasalahan tersebut berlanjut, Fauzan juga tidak segan untuk memberi bantuan hukum terhadap keluarga Madi. 

Fauzan juga berharap peristiwa tersebut tidak menghadirkan pandangan negatif oleh masyarakat luas terhadap warga Bojonegoro. Baginya, warga Bojonegoro sangat baik, sopan serta agamis. 

“Kita pertimbangkan untuk memberi bantuan hukum jika memang perkara ini berlanjut ke meja hijau,” katanya. 

Umi Kulsum Tak Puas 

Ibunda Ayu Ting Ting, Umi Kulsum mengaku tak puas karena belum bisa menemukan keberadaan Kartika Damayanti, haters yang diduga menghina anak dan cucunya. 

Umi Kulsum pun sampai meminta bantuan KBRI Singapura untuk membawa pulang Kartika Damayanti ke Indonesia. 

Sebelumnya, Umi Kulsum dan suaminya, Abdul Rozak sampai melabrak ke kampung halaman Kartika Damayanti di daerah Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Sayangnya, saat itu orangtua Ayu Ting Ting ini tidak bertemu Kartika Damayanti yang saat ini bekerja dan menetap di Singapura. 

Karena itu lah Umi mengaku belum puas karena belum bisa menuntaskan masalahnya. 

"Apa yang ibu lakukan kemarin jujur hati ibu ayah belum puas walaupun belum puas belum selesai belum tuntas masalah ini yang sudah menghina cucu dan anak ibu. Semoga di luar sana bisa membantu membawa manusia itu kembali ke indonesia.. aamin bismillah," curhat Umi Kulsum dalam unggahannya di akun Instagram. 

Di unggahan sebelumnya, Umi bahkan secara terbuka meminta KBRI di Singapura bisa membantunya. 

"Semoga ada yang bisa membantu bagaimana caranya dia kartika damayanti yang beralamat balaidesa tondomulo kec kedungadem Kab bojonegoro jawa timur kembali ke indonesia untuk tanggung jawab atas segala pencemaran nama baik anak dan cucu saya" 

"@kbrisingapura ..mohon bantuannya. Tidak ada orang tua yang terima anak cucunya di hujat sama manusia yang 1 ini. Semoga saya bisa membawa dia kembali ke indonesia biar dia bisa pertanggung jawabkan atas segala perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di indonesia," tulisnya. 

Umi Kulsum juga mengaku telah membuat laporan terkait kasus ini. 

Sebelumnya, di Kedungadem Bojonegoro Umu Kulsum hanya ditemui orangtua Kartika Damayanti. 

Umi Kulsum membawa polisi saat itu. 

Polisi yang bersama mereka adalah petugas dari Polres Bojonegoro. 

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia membenarkan bahwa ada upaya pendampingan kepada orang tua Ayu Ting Ting.

EG Pandia menuturkan bahwa ada permintaan dari Polda Metro Jaya untuk mendampingi orang tua Ayu Ting Ting. 

Pihak kepolisian diminta untuk mendampingi orang tua Ayu saat menyambangi kediaman Kartika Damayanti. 

"Polda Metro Jaya meminta petugas kepolisian wilayah Bojonegoro untuk mendampingi, mengecek klarifikasi alamat Bu Tika, haters yang diduga pelaku (penghinaan) ke Ayu Ting Ting," ujar AKBP EG Pandia. 

"Mereka (Umi Kalsum dan Ayah Rozak) didampingi oleh anggota Polsek, cek kebenaran alamatnya," terangnya. 

EG Pandia membenarkan bahwa Kartika memang bertempat tinggal di alamat tersebut. Namun saat disambangi Kartika tak ada di rumah. 

"Memang betul bahwa Tika itu alamatnya di Kedungadem," ucapnya. 

Terpisah, Ayu Ting Ting mengakui selama ini diam terhadap hujatan dan hinaan hatters. Tapi, setelah mengetahui alamatnya, ia sadar harus mengambil tindakan. 

"Betul itu yang paling saya emosi karena dia yang paling gimana sama Bilqis," kata Ayu Ting Ting ketika ditemui di kediamannya, di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (29/7/2021). 

"Ya kalau udah kayak gini udah jelas udah ketemu titik terangnya ya doain aja prosesnya lancar," sambungnya. 

Ayu Ting Ting menegaskan dirinya akan membawa hatters atau terduga pelaku penghina dirinya dan Bilqis Khumairah Razak ke jalur hukum. 

"Karena kayaknya biang dan dalang dari semuanya ini dia. Jadi saya rasa sesekali harus di kasih pelajaran dan saya akan teruskan ini," ujar Ayu Ting Ting. 

Pemilik nama lahir Ayu Rosmalina itu berujar, ia tidak mengetahui tujuan pelaku kerap kali menghujatnya. Ayu Ting Ting menyadari sebagai figur publik, kehidupannya selalu menjadi sorotan. 

"Tetapi, ini sudah keterlaluan, karena bukan saya saja yang dihina, tetapi anak saya, Bilqis. Wah, kata-katanya juga sudah macam-macam," ujar Ayu Ting Ting. 

Sosok Kartika Damayanti terungkap berkat para penggemar Ayu Ting Ting yang tergabung dalam Aytinglicious. 

Karena itu lah artis berusia 29 tahun ini berterima kasih kepada penggemarnya. 

"Alhamdulillah saya mau ngucapin banyak terimakasih buat semua fans fans saya yang selalu support, baik Aytinglicious maupun di luar itu," ucapnya. 

"Mereka yang selama ini selalu stand by 24 jam mantau dan support saya sampai akhirnya alamatnya bisa ditemuin," sambungnya. 

Janda anak satu itu menyebutkan bahwa ia dan keluarga sangat terbantu atas usaha penggemar yang menemukan alamat terduga pelaku ini. 

"Berkat kerja keras mereka kasih sayang mereka ke saya, mereka saling membantu saling support akhirnya bisa ketemu lengkap semua identitasnya. Jadi lebih mempermudah kami," jelasnya. 

Ayah Rozak Tak Terima Permintaan Maaf Kartika 

Sementara itu, ayah Ayu Ting Ting, Abdul Rozak, menegaskan ia dan keluarga tidak menerima permintaan maaf dari Kartika Damayanti. 

Rozak mengatakan, keluarga bakal menyeret Kartika Damayanti ke penjara agar bisa mendapatkan efek jera. 

"Kalau yang satu ini karena sudah keterlaluan, tidak akan ayah maafkan, tetap ayah ke jalur hukum. Ini benar-benar seorang wanita yang wajib dipenjarakan," kata Rozak kepada Kompas.com, Jumat (30/7/2021). 

"Ayah dan keluarga tidak memaafkan. Apalagi Ayu," lanjut Rozak. 

Sementara itu, pelaku akhirnya menyampaikan permohonan maaf melalui video singkat. 

"Sebelumnya saya mau minta maaf, saya Kartika Damayanti dari akun Gundik Empang. Saya mau minta maaf kepada Ayu Ting Ting dan keluarganya karena saya telah menghujat dan membuat akun pribadi saya menjadi akun haters, dan banyak followers yang menghujat Ayu Ting Ting di akun tersebut," kata Kartika Damayanti dikutip dari video di laman Instagram fanbase Ayu Ting Ting @ayutingting92.update. 

Saat ini pelaku bullying tersebut tak bisa lagi mengakses akun Instagram miliknya karena telah di take down oleh pihak Instagram. 

"Akun tersebut sekarang tidak bisa saya gunakan karena sudah di-takedown dan sudah dihapus oleh pihak Instagram," tuturnya. 

Akibat peristiwa tersebut, ia berjanji tidak akan mengulangi hal serupa kepada siapapun termasuk Ayu Ting Ting dan keluarganya. 

Terakhir Kartika Damayanti meminta permohonan maaf atas semua prilaku negatifnya yang telah dilayangkan kepada Ayu Ting Ting dan keluarga. 

"Setelah ini saya berjanji tidak akan membuat akun haters lagi, dan tidak akan berkomentar negatif tentang Ayu Ting Ting di mana pun lapak akun Instagram gosip lainnya," ungkap dia. 

"Sekali lagi saya meminta maaf kepada Ayu Ting Ting dan keluarganya atas kesalahan dan kelakuan saya. Dan saya meminta maaf pada keluarga saya atas kelakuan saya ini terima kasih," kara dia. 

Belum ada Komentar untuk "Aksi Ayah Rozak dan Umi Kalsum Labrak Hatters Dianggap Arogan dan Belebihan, Kini Anggota DPRD Bereaksi"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel