Merinding, Tentara Malaysia Nyanyikan Lagu Gugur Bunga untuk Para Pahlawan KRI Nanggala 402


Tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali pada 21 April lalu masih menyisakan duka mendalam.

Ucapan duka cita tidak hanya dari publik Indonesia, tapi dari publik dan militer berbagai negara atas tragedi yang menelan 53 korban jiwa ini.

Kesedihan juga amat dirasakan Tentara Kerajaan Malaysia . Sebagai bentuk penghormatan, Badan Kesenian Tentara Darat (BKTD) Kerajaan Malaysia mempersembahkan lagu Gugur Bunga untuk awak KRI Nanggala 402.

Video tentara Malaysia menyanyikan lagu karya Ismail Marzuki itu diposting di chanel Youtube BKTD Kerajaan Malaysiapada 30 April 2021. 

Mereka bernyanyi dengan khidmad. Kesedihan sangat terasa dalam setiap lirik lagu yang mereka lantunkan.

"Sebuah permata ikhlas dari kami untuk semua rakyat Indonesia dan keluarga krew KRI Nanggala-402," tulis pesan di bawah video.

Di akhir video itu muncul tulisan Tribute to KRI Nanggala 402, 25 April 2021 Eternal Patrol.Lalu para penyanyi secara bergantian memberikan salam hormat. "Kami rakyat malaysia terasa sangat dan sedih apabila negara sahabat kena musibah.. Salam takziah buat ahli keluarga Nanggala 402 yang telah gugur 5 3orang.. Berehat lah kamu di alam sana Alfatihah.." tulis pemilik akun Hazim 3360.

"Terima kasih untuk Malaysia. Yang telah membantu dan turut berduka cita," tulis pemilik akunM Sofian Hadiana.

Peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402 beserta 53 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut di perairan utara Bali pada 21 April 2021 yang lalu merupakan kehilangan bagi kita semua. Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto 

Panglima TNI mengatakan bahwa TNI tidak hanya kehilangan alutsista strategis, tetapi juga kehilangan 53 prajurit terbaik yang telah gugur dan selamanya tidak akan pernah kembali kepada keluarga mereka untuk melanjutkan tugas menjaga perairan Nusantara.

Panglima TNI menyampaikan bahwa tenggelamnya KRI Nanggala-402 beserta 53 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut merupakan Insiden dan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua bahwa tugas sebagai seorang prajurit TNI mengandung risiko yang sangat tinggi.

 “Di samping untuk menghadapi musuh, juga harus menghadapi kondisi alam yang bukan menjadi ruang hidupnya, sebagaimana yang dialami oleh para awak kapal selam,” ucap Panglima TNI.

Menurut Hadi, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi tentang kondisi alutsista TNI, khususnya kapal selam yang dimiliki TNI Angkatan Laut, dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk melanjutkan modernisasi kapal selam.

Belum ada Komentar untuk "Merinding, Tentara Malaysia Nyanyikan Lagu Gugur Bunga untuk Para Pahlawan KRI Nanggala 402 "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel