Polwan Ajeng Riana Putri Bantah Selingkuh di Kamar Cuma Curhat, Tapi Fakta Ada Tissue dan Seprai Kusut


Update kasus polwan selingkuh, sejumlah fakta terungkap saat penyelidikan kasus Bripka ARP dan Aiptu MM di sebuah kamar hotel di Semarang.

Kasus polwan selingkuh ini cukup menyita perhatian publik dan belakangan Kapolda Jateng juga ikut angkat bicara.

Dugaan perselingkuhan Bripka Ajeng Riani Putri dengan seniornya yang bernama Aiptu Muhammad Maligai menggemparkan orang-orang seantero Kabupaten Pati.

Bukan tanpa sebab. Video saat mereka digerebek berduaan di kamar hotel di Semarang, viral di media sosial dan menjadi konsumsi publik.

Apalagi, yang menggerebek saat itu langsung suami Bripka Ajeng sendiri, yakni Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi.

Sosok Bripka Ajeng, Polwan yang Digerebek Suaminya Ngamar di Hotel Bareng Polisi Senior

Diketahui, baik Bripka Ajeng Riani Putri, Aiptu Muhammad Maligai, dan Brigadir Muhammad Doni Kalbuadi, sama-sama merupakan anggota Polres Pati, Jawa Tengah. 

Brigadir Doni dan Aipti Maligai sudah saling kenal satu sama lain.

Brigadir Doni sendiri mengaku sudah mengendus perselingkuhan istrinya sejak lama. Hanya saja, selama ini ia belum punya cukup bukti.

"Dua tahun berselingkuh. Perselingkuhanmu wis jelas. Dilanjutkan di kantor lah yo," kata Brigadir Doni saat akhirnya ia melihat langsung dengan mata kepalanya sendiri istrinya berdua dengan Aiptu Maligai.

Usai penggrebekan, kasur di kamar hotel tempat Bripka Ajeng dan Aiptu Maligai digerebek, tampak seprei kusut dan berantakan. Di meja, terdapat bekas tisu yang sudah kusut juga.

Bripka Ajeng masih mencoba menyangkal meski sudah digerebek.

"Wis cukup. Wis cukup!" kata Bripka Ajeng yang menyangkal dirinya sedang curhat kpd polisi seniornya, langsung aja suaminya merespon

"Curhat opo kok neng kamar? (curhat apa kok di kamar?)" kata Brigadir Doni merespon alasan istrinya

"Aku yo cukup. Wis cukup bukti," kata Brigadir Doni.

Setelah itu, Brigadir Doni kemudian masuk ke dalam kamar. Di dalam, Aiptu Maligai yang mengenakan kemeja merah, mencoba membantah perselingkuhan itu.

Namun bantahan itu disangkal oleh Doni.

"Oh ya, terima kasih. Terima kasih."

Saat menggerebek istrinya di dalam, Doni tampak tenang dan menahan amarahnya. Ia bersedekap dan tersenyum getir.

"Oh ada handuk," katanya, menunjuk handuk di atas kasur.

Setelah itu, dua polisi anggota Propam masuk ke dalam kamar. Mereka meminta Kartu Tanda Anggota (KTA) kepolisian dan KTP kepada pasangan selingkuh itu.

"Tutup pintunya," kata mereka.

Kemudian salah satu dari mereka mengabari komandannya tentang perselingkuhan itu.

Brigadir Doni kemudian meminta Bripka Ajeng untuk membuka maskernya. Namun ia diminta untuk tidak melebar.

Namun, saat diminta untuk ke kantor dan membawa semua yang mereka bawa, Bripka Ajeng menampik dan menolak.

"Saya gak ngapain-ngapain," katanya.

Bripka Ajeng dan pria selingkuhannya pun akhirnya digiring ke kantor polisi dengan dikawal oleh seorang anggota polisi berseragam lengkap. Video penggerebekan yang berdurasi 7 menit 15 detik tersebut viral di medsos.

Brigadir Doni mengatakan bahwa kasus ini telah ia laporkan ke Polda Jateng sebagai tindak perzinahan.

Belum ada Komentar untuk " Polwan Ajeng Riana Putri Bantah Selingkuh di Kamar Cuma Curhat, Tapi Fakta Ada Tissue dan Seprai Kusut"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel