Berurai Air Mata Sang Ibu Digugat Anak Kandung Perkara Warisan, Padahal Harta Sudah Dibagi-bagi


IBU di Banyuasin Sumsel digugat anak kandung perkara warisan.

Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Mungkin pepatah itu cocok diberikan kepada dua anak di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Bukan tanpa alasan, dua anak itu menggugat Darmina, ibu kandungnya yang sudah berusia 78 tahun ke Pengadilan Negeri Pangkalan Balai, Banyuasin, Sumsel.

Sambil menggunakan kursi roda, Darmina pun mengikuti sidang di pengadilan. Menurutnya, dia digugat karena telah menjual tanah warisan milik suaminya.

“Digugat sama anak-anak, saya menjual tanah warisannya,” kata Darmina di PN Pangkalan Balai, Kamis (16/7/2020).

Darmina menambahkan, dua anak yang menggugatnya sudah mendapat warisan dari tanah yang dijual. Diduga, keduanya menggugat karena tidak terima lantaran tidak dilibatkan dalam penjualan tanah itu.

“Tanah itu sudah dibagi-bagi ke anak-anak,”

Sambil terbata-bata, Darmina mengatakan jika sisa tanah yang dimilikinya itu pun sudah dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk keperluan berobat.

Perkara sidang sengketa waris antara Darmina dengan dua anaknya terpaksa ditunda karena berkasnya belum lengkap.

Belum ada Komentar untuk " Berurai Air Mata Sang Ibu Digugat Anak Kandung Perkara Warisan, Padahal Harta Sudah Dibagi-bagi"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel