Bupati Gowa Ancam Copot Jabatan 14 Pegawainya Jika Masih Tak Fasih Baca Alquran Dalam 6 Bulan


Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengancam akan mencopot jabatan 14 ASN yang tidak fasih membaca Alquran.

Ke-14 pejabat baru Pemkab Gowa tersebut terancam diberhentikan dari posisinya jika masih tidak fasih membaca Alquran dalam 6 bulan ke depan.

“Ada 14 yang tidak fasih membaca Alquran. Bahkan ada yang tidak mengenal huruf,” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di kantor Bupati Gowa, Senin (31/8/2020).Sebelumnya saat tes kompetensi membaca Alquran bagi ASN peserta seleksi lelang jabatan Pemkab Gowa, ditemukan sebanyak 14 pejabat baru Pemkab Gowa yang tidak fasih membaca Alquran.

Adnan melanjutkan, kemampuan fasih membaca Alquran menjadi persyaratan wajib bagi ASN yang akan promosi jabatan khusus yang beragama Islam.

Namun, lanjut Adnan, 14 pejabat baru Pemkab Gowa tersebut tetap dilantik dengan syarat belajar membaca Alquran dalam enam bulan ke depan“Karena nama-nama tersebut sudah ke luar dari Kemendagri, maka 14 orang tersebut kami beri waktu enam bulan untuk belajar,

” ujar Adnan.Bupati termuda di kawasan timur Indonesia itu menegaskan, 14 pejabat baru akan diberhentikan jika tidak fasih membaca Alquran dalam kurun waktu enam bulan ke depan.14 pejabat baru tersebut telah bertanda tangan menyatakan kesediaannya dicopot jika belum fasih membaca Alquran ke depan.

Jika dalam waktu enam bulan belum fasih, maka mereka bersedia dicopot berdasarkan surat pernyataan yang telah ditandangani di atas materai oleh 14 orang itu,” kata Adnan.

Belum ada Komentar untuk "Bupati Gowa Ancam Copot Jabatan 14 Pegawainya Jika Masih Tak Fasih Baca Alquran Dalam 6 Bulan"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel