Politikus PDIP Dewi Tanjung Sarankan Pemerintah Tembak Mati Mereka yang Ngotot Reuni Akbar 212

 


Politikus PDI Perjuangan, Dewi Tanjung menyarankan pemerintah agar bertindak tegas kepada kelompok yang ingin menggelar reuni akbar 212 di Monumen Nasional (Monas). Bahkan dia sarankan agar tembak mati para petinggi reuni akbar tersebut. 

“Kalau ada kelompok yang ngotot ingin mengadakan reuni akbar. Tangkap pemimpin mereka apabila melawan TEMBAK MATI aja dari pada selalu bikin gaduh di negara orang. Mereka ini keturunan Yaman yang numpang hidup di Indonesia jangan sampai mereka sok berkuasa di negara ini. Muak liat mereka,” tulis Dewi Tanjung di akun twitternya, Senin (16/11). 

Di cuitan lain, Dewi Tanjung menyentil Habib Rizieq Shihab yang disebut-sebut sebagai keturunan Rasulullah 

“Rizik sihab ngaku cucu Nabi Muhammad SAW. Yang kita tahu Rasulullah bukan orang Indonesia dan Raja Salman dan warga Arab ngga tau Rizieq cucu nabi,” kata Dewi Tanjung. 

“Bagaimana Rizieq bisa jadi warganegara Indonesia kalo dia keturunan Yaman. Harus ditest DNA neh Apakah benar Rizieq keturunan Rasulullah,” sambungnya lagi. 

Diketahui, Persatuan Alumni (PA) 212 berencana menggelar reuni akbar di kawasan Monumen Nasional Jakarta. Namum pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tidak mengizinkan. Sebab Monas hingga saat ini belum dibukan untuk umum. 

“Perlu diketahui kalau tempatnya di Monas belum dimungkinkan. Karena Monas termasuk tempat atau unit kegiatan yang memang belum dibuka,” kata Riza Patria. 

Sumber fajar.co.id

Belum ada Komentar untuk "Politikus PDIP Dewi Tanjung Sarankan Pemerintah Tembak Mati Mereka yang Ngotot Reuni Akbar 212"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel