Dituduh Mencuri Bawang, Anak Yatim 13 Tahun ini Dipaksa Mengaku Hingga Meninggal Dunia


Remaja Yatim 13 Tahun Dikeroyok Hingga Meninggal Dunia. Nasib yang dialami oleh remaja tanggung ini sungguh menyayat hati.

Bagaimana tidak, kehidupannya sebelum ini saja sudah memprihatinkan.

Ia hidup bersama ibu dan kakek serta neneknya dalam keadaan yang tidak berkecukupan.

Remaja berusia 14 tahun ini adalah seorang anak yatim dari almarhum ayah bernama Yayat dan ibunya Aminah.

Masih hangat di ingatan ketika beberapa waktu lalu ada seorang pria yang dituduh maling ampli sebuah masjid.

Walau bukan pelakunya, ia dibakar hidup-hidup hingga meninggal dunia.

Kejadian tersebut mirip dengan yang dirasakan Rahmat dan viral di media sosial Facebook.

Dilihat dari akun Facebook Eris Toyger Landia, ia membagikan 5 foto dalam postingannya itu.

Rahmat menjadi seorang korban dari pria bernama Harun yang menuduhnya maling bawang di kebun.

Karena tuduhannya itu, ia dipaksa mengaku, disiksa, dan kepalanya dibacok sampai berlumuran darah.

Seorang bocah berusia 13 tahun di Bangladesh tewas dikeroyok oleh masa, setelah ia dituduh melakukan pencurian.

Aksi pengeroyokan bocah itu pun direkam kamera, dan hasilnya polisi Bangladesh, Senin (13/7/2015), mengejar mereka yang melakukan penganiayaan.

alah satu bagian dari video berdurasi 28 menit tersebut, memperlihatkan bocah itu mengemis agar diberikan air minum, saat ia terbaring sekarat di salah satu bagian kota Sylhet.

Kebrutalan yang dilakukan terhadap bocah itu, memicu kemarahan masyarakat Bangladesh setelah video itu beredar di sosial media di akhir pekan kemarin.

Remaja Yatim 13 Tahun Dikeroyok Hingga Meninggal Dunia

Polisi mengatakan, otopsi yang dilakukan terhadap bocah bernama Samiul Alam Rajon itu mengungkapkan bahwa, terdapat sejumlah luka di sekujur tubuhnya, termasuk di kepala, dan di dadanya. Dia dinyatakan meninggal dunia, karena pendarahan internal.

“Samiul Alam Rajon meninggal pada 8 Juli akibat ia dipukuli tampa ampun,” ujar kepala polisi setempat, Alamgir Hossain, seperti dikutip dari Asiaone.com, Selasa.

Menurut Menteri Dalam Negeri Junior Bangladesh, Asaduzzaman Khan Kamal, terdapat 64 luka di sekujur tubuh Rajon, termasuk di kepala. “Ditubuhnya setidaknya terdapat 64 luka, termasuk di kepala,” katanya,

Polisi telah menangkap dua orang sehubungan dengan kasus tersebut, dan tengah memburu empat orang lainnya.

“Mereka akan ditangkap dan diberikan hukuman yang berat,” kata Kamal.

Seorang dari mereka yang ditangkap bernama, Muhit Alam. Ia telah dimasukan ke dalam tahanan setelah polisi menetapkan pasal pembunuhan terhadapnya.

Polisi mengatakan para penyerang mengikat Rajon, penjual sayur paruh waktu yang putus sekolah untuk membantu keluarganya yang miskin, ketiang karena diduga melakukan perampokan. Namun keluarganya membantah keras tuduhan tersebut.

“Anak saya bukan pencuri. Semua orang tahu itu. Saya ingin keadilan atas pembunuhan anak saya,” ujar ibu dari Rojan, Lubna Aktar. (Asiaone)

Belum ada Komentar untuk " Dituduh Mencuri Bawang, Anak Yatim 13 Tahun ini Dipaksa Mengaku Hingga Meninggal Dunia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel