Curhat Pelakor: Risiko Mencintai Suami Orang, Sadar Salah tapi Terlanjur Sayang!

 


Seorang wanita simpanan skaligus perebut laki orang (pelakor) curhat di media sosial mengenai risikonya mencintai suami orang. Dia tahu itu salah, tapi sudah terlanjur sayang dan mencintainya.

Kreator TikTok @putriefa06 membagikan video singkatnya mengenai kondisinya yang harus nerima dicap pelakor karena harus mencintai suami orang. Wanita yang akrab disapa Putri itu mengaku harus sembunyi-sembunyi dengan suami orang.

"Setiap ketemu di sini (hotel), mencari tempat yang aman biar gak ketahuan istrinya. Karena mencintai suami orang, ketemu juga harus sembunyi-sembunyi," tutur Putri membuka ceritanya.

Simak Video Kisah Selengkapnya :

Dia sebenarnya menyadari, apa yang dilakukannya salah. Namun, Putri mengaku, sudah menyayangi dan mencintai pria yang berstatus suami orang itu.

"Mau bilang salah, tapi aku sudah terlanjur sayang. Entah sampai kapan harus begini dan terus seperti ini? Hanya Tuhan yang tau bagaimana akhir semua ini," ujarnya.

Putri pun selalu berharap dan berdoa, semoga pria yang sudah disayanginya bercerai dengan istrinya. Sehingga, bisa mencintainya dengan utuh tanpa sembunyi-sembunyi.

"Aku berharap dan berdoa semoga secepatnya istrinya tau tentang hubungan ini. Biar mereka berpisah dan akhirnya dia jadi milik aku seutuhnya donk. I love u suami orang," harap Putri.

Netizen pun banyak mengomentari video curhat pelakor yang viral tersebut. Hingga kini sudah ada 2,3 juta orang yang nonton video itu.

"Bininya aja sering dibohongi apa lagi kamu? Jangan ngarep," komentar Risma Bae.

"Bahagaiamu semu mbyaaakkk. Rencana jahatmu tidak akan terkabulkan. Doa istrinya lebih kuat daripada nafsu syahwatmu yang tidak abadi," sahut Ida Siskawati.

"Sekedar mengingatkan aku juga pernah seperti kamu, dan itu sangat gak nyaman. Aku selalu dihantui rasa bersalah. Sampai akhirnya aku taubat dan pergi," timpal Ike.

Belum ada Komentar untuk "Curhat Pelakor: Risiko Mencintai Suami Orang, Sadar Salah tapi Terlanjur Sayang!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel