Bocah Malang 12 Tahun Lihat Dunia Secara Terbalik, Hidup Mahendra Kini Berubah


Masih ingat dengan sosok bocah bernama Mahendra Ahirwar? Bocah malang yang mengidap kelainan langka atau disebut dengan congenital myopathy ini akhirnya menjalani operasi untuk meluruskan lehernya.

Sejak lahir, bocah dari India Tengah itu memang memandang dunia dengan cara terbalik karena lehernya tidak bisa tegak. Dengan kondisi seperti itu, ia tak bisa mengurus dirinya.

Semua kebutuhan dan perawatan kesehariannya tergantung sepenuhnya pada keluarga dan teman-temannya. Orang tuanya berharap kematian Mahendra adalah salah satu cara untuk mengakhiri penderitaanya. Namun, semuanya berubah berkat cinta dan kebaikan dari orang-orang di seluruh dunia.

Dilansir CCTV News, Rabu (12/10/2016), tak lama setelah kisah sedihnya dipublikasikan, Mahendra menerima operasi untuk meluruskan lehernya secara gratis.

Semua berawal ketika Julie Jones, seorang ibu dari Inggris yang mengetahui tentang nasib tragisnya. Julie akhirnya memutuskan untuk membantunya. Dia memulai dengan membuat situs penggalangan dana.

Tak disangka, dia mendapat dukungan yang luar biasa. Dalam waktu 28 hari, fanpage yang dibuatnya berhasil mengumpulkan 12 ribu poundsterling Inggris, sehingga memungkinkan untuk membayar biaya operasi Mahendra.

Rumah Sakit Apollo di Delhi, India, menawarkan untuk melakukan operasi berisiko. Tim medis membuka bagian depan leher Mahendra dan meninggalkan bagian depan tulang lehernya.

Sekarang Mahendra akhirnya bisa melihat dunia dengan lurus. Dia tampak hebat. Lehernya lurus, kini hidupnya sangat berbeda," ucap sang ayah, Mukesh.


Dr Krishnan mengatakan jika ia akan terus memantau kemajuan Mahendra. Sejauh ini ia sangat gembira dengan pemulihan anak itu.

"Saya berharap sekarang dia menjalani hidupnya dengan normal dan lebih nyaman daripada yang telah dia lakukan selama 12 tahun terakhir," ucap Dr Krishnan.

Belum ada Komentar untuk " Bocah Malang 12 Tahun Lihat Dunia Secara Terbalik, Hidup Mahendra Kini Berubah"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel