Kader PDIP Dewi Tanjung Sebut SBY Agar Segera Bertobat Sebelum Malaikat Menjemput


Sampai saat ini belum ada tanada-tanda pemerintah akan mencabut UU Cipta Kerja.

Padahal demo menolak UU Cipta Kerja sampai berakhir ricuh.

Melihat demo berakhir ricuh tersebut seorang kader PDIP Dewi Tanjung lantas menyebut Partai Demokrat jadi biang keladinya.

Secara gamblang Dewi Tanjung menulis da menuding Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan otak dari demo penolakan RUU Cipta Kerja.

Seperti dilansir zonajakarta.com dari akun Twitter pribadi milik Dewi Tanjung @DTanjung15 pada (8/10/2020) dimana ia mengunggah postingan yang menyudutkan SBY.

"SBY, lebih baik uangnya dipakai bikin project lagu aja, daripada buat bayar orang berdemo. uooops, Nyai keceplosan," cuit Dewi di akun Twitternya, @DTanjung15.

Postingannya tidak berhenti sampai situ dimana Dewi Tanjung masih berseloroh jika SBY sudah tua dan meyuruhnya untuk beribadah saja.

"SBY, Kau sudah Tua sebaiknya Kau perbanyak aja ibadahnya."

"Anak mu Gagal jadi menteri Kau terus membuat gaduh di negara ini."

Dewi Tanjung juga bercuit jika SBY telah melakukan tindakan tidak baik bagi bangsa ini.

"Apa kau tidak takut akan azab Allah SWT atas kedzoliman yg kau lakukan selama ini kepada bangsa ini."

"Sebelum Malaikat Mau menjemput Mu maka bertaubatlah SBY," tulis akun @DTanjung15

Jelas cuitan Dewi Tanjung tersebut menjadi viral namun buat panas kubu sebelah.

Bahkan secara terang-terangan Dewi Tanjung tak takut sekalipun bakal kena tuntutan hukum dari Partai Demokrat.

"Nyai di Ancam akan di Somasi oleh Demokrat karna mereka bilang Nyai memfitnah SBY, lalu Nyai Harus Bilang Waoow Gitu."

"Seluruh rakyat Indonesia tau 10 Thn SBY jd Presiden Gagal bnyk Project Mangkrak & kekayaan SBY makin meningkat."

"Mau kasus hambalang & Centuri, Petral di buka lg neh," tulis akun @DTanjung15 pada 10 Oktober 2020.

Dikutip dari Antara, menanggapi adanya tudingan ini Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan menegaskan jika demo dan penolakan UU Cipta Kerja ini tidak ada sangkut pautnya dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Pernyataan ini perlu disampaikan sehubungan dengan adanya upaya fitnah dan berita bohong yang dilancarkan oleh akun-akun buzzer seperti @digeeembok, untuk mendiskreditkan Partai Demokrat (PD) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait aksi besar buruh dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang menolak UU Ciptaker pada Kamis 8 Oktober 2020 kemarin," ujar Ossy dalam pernyataan tertulisnya.*

Sumber zonajakarta

Belum ada Komentar untuk "Kader PDIP Dewi Tanjung Sebut SBY Agar Segera Bertobat Sebelum Malaikat Menjemput"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel