Jokowi Terancam Lengser dari Kursi Presiden, Anggota DPR: Mimpi di Siang Bolong


Gelombang penolakan terbit usai Omnibus Law UU Cipta Kerja di sahkan oleh DPR RI melalui rapat paripurna pada tanggal 5 Oktober 2020 lalu. 

Aksi unjuk rasa dilakukan oleh mahasiswa, buruh bahkan sebagian kalangan untuk menuntut pemerintah mencabut UU Cipta Kerja. 

Bahkan, massa menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang (Perppu) yang isinya membatalkan UU Cipta Kerja. 

Kemudian, massa pun berinisiatif membuat Mosi Tidak Percaya yang ditujukankan ke Presiden Jokowi. 

Akan tetapi, saat ini tidak mungkin Jokowi bisa dilengeserkan. 

Pernyataan ini dilontarkan oleh Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (purn), TB Hasanuddin. 

Hasanuddin mengungkapkan jika mosi tidak percaya tidak cukup melengserkan Presiden Joko Widodo. 

Terlebih mosi tidak percaya hanya berlaku di negara dengan sistem pemerintahan parlementer beda dengan Indonesia yang menganut Presidensial. 

“(Apalagi) melihat komposisi koalisi fraksi-fraksi pendukung presiden di DPR, rasanya seperti mimpi di siang bolong kalau kemudian ada yang bercita-cita melengserkan presiden pilihan rakyat," tutur Hasanuddin pada Rabu, 14 Oktober 2020, seperti dikutip dari RRI, Rabu (14/10/2020). 

Untuk diketahui, dalam politik Indonesia, istilah mosi tidak percaya merupakan pernyataan tidak percaya dari DPR kepada kebijakan pemerintah. 

Namun dalam hak-hak DPR pada Pasal 77 Ayat 1 UU 27 Tahun 2009 mengenai penggunaan hak interpelasi, angket, dan menyatakan pendapat, wakil rakyat itu bisa menyampaikan mosi tidak percaya. 

Tapi tetap saja karena ada 6 dari 9 partai yang masuk ke DPR RI merupakan pendukung pemerintaha. 

Hal inilah yang menegaskan jika pemakzulan pemerintahan Joko Widodo tidak mungkin bisa dilakukan. 

Terlebih jika ada usaha melengserkan Jokowi bisa dicap upaya makar walau sudah ada mosi tak percaya. 

“Inilah demokrasi yang kita sepakati dan menjadi kesepakatan nasional yang harus kita taati bersama,” ujar politisi PDIP yang akrab dengan sapaan Kang TeBe tersebut. 

Enam partai di DPR yang masuk sebagai penyokong Presiden Jokowi ialah PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, dan PPP. 

Sementara tiga partai oposisi ialah PKS, Demokrat, dan PAN. 

Sumber portalsurabaya

Belum ada Komentar untuk " Jokowi Terancam Lengser dari Kursi Presiden, Anggota DPR: Mimpi di Siang Bolong"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel