Denny Siregar: Buruh Tolak Omnibus Law, Model Begini Kalau Dipiara Bisa Rusak Negara


Pemerhati politik sekaligus aktivis media sosial, Denny Siregar menyindir mogok nasional yang akan dilakukan buruh dalam rangka menolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Denny mengutip salah satu pemberitaan mengenai tuntutan pihak buruh yakni Serikat Gerakan Buruh Bumi Indonesia (SGBBI) kepada PT Alpen Food Industry (AFI) yang memproduksi es krim Aice dengan meminta gaji Rp11 juta.

Menurut Denny, buruh tersebut merupakan contoh pihak yang menolak Omnibus Law dan bisa mengakibatkan para investor enggan berinvestasi di Indonesia. 

"Model buruh yang begini ini yang menolak Omnibus Law. Lulusan SMA minta gaji Rp11 juta. Kalau enggak dipenuhin mogok. Kalau perusahaannya kemudian tutup, investasi kabur, nyalahin pemerintah, nyalahin China. Kalau model buruh begini dipiara, rusak negara," katanya lewat akun Twitter @Dennysiregar7 yang dikutip Akurat.co, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Setidaknya 32 federasi dan konfederasi di Indonesia telah memutuskan akan melaksanakan unjuk rasa serempak secara nasional yang diberi nama Mogok Nasional. Rencananya akan dilakukan 6-8 Oktober 2020 sesuai mekanisme UU No. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dengan Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Mogok nasional tersebut untuk menyikapi rencana pemerintah dan DPR RI yang akan mengesahkan RUU Cipta Kerja dalam sidang paripurna DPR RI.

"Selain itu, dasar hukum mogok nasional yang akan kami lakukan adalah UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No. 12 tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Mogok Nasional ini akan diikuti sekitar 2 juta buruh (dari rencananya diikuti 5 juta buruh) di 25 provinsi dan hampir 10 ribu perusahaan dari berbagai sektor industri di seluruh indonesia, seperti industri kimia, energi, tekstil, sepatu, otomotif, baja, elektronik, farmasi, dan lain-lain. 

Model buruh yang begini ini yang menolak Omnibus Law. Lulusan SMA minta gaji 11 juta. Kalo gak dipenuhin mogok. Kalau perushnya kemudian tutup, investasi kabur, nyalahin pemerintah, nyalahin Cina.

Kalau model buruh begini dipiara, rusak negara..

— Denny siregar (@Dennysiregar7) October 4, 2020

Belum ada Komentar untuk " Denny Siregar: Buruh Tolak Omnibus Law, Model Begini Kalau Dipiara Bisa Rusak Negara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel