Bela Prancis, Abu Janda Unggah Video Makan Bekicot di Restoran Prancis


Belum lama ini, lagi-lagi sosok Abu Janda kembali membuat hal yang kontroversial. 

Pria bernama asli nama Permadi Arya ini beberapa waktu lalu baru saja mengunggah videonya ketika menyantap makanan di sebuah restoran Prancis. 

Tentu saja, aksinya itu seolah-olah bertentangan dengan seruan boikot produk Perancis yang belum lama ini beredar.      

Tidak sedikit kemudian, warganet yang menanyakan alasan mengapa Abu Janda makan di restoran Perancis tersebut. 

Abu Janda mengatakan bahwa dirinya hanya berusaha mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW. Lalu apa maksudnya ya?  

Kata Abu Janda, Nabi Muhammad senantiasa memaafkan siapa saja orang yang menghinannya. 

Maka dari itu, dia coba berusaha memaafkan Prancis yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad, dengan cara mengunjungi restoran Prancis. 

“Orang pada boikot produk Perancis, saya hari ini makan masakan Perancis,” kata dia melalui saluran Youtube, Kamis 29 Oktober 2020 seperti terlihat dalam video dibawah ini.

“Kenapa? Karena Nabi Muhammad mengajarkan pada saya umatnya untuk memaafkan penghinanya,” kata dia lagi.     

Setelah itu, Abu Janda pun terlihat mulai menikmati makanannya dengan wajah yang dihiasi senyuman. 

Diketahui, Abu Janda memesan menu Escargot di restoran Prancis tersebut.  

Escargot sendiri merupakan sajian khas Perancis yang terbuat dari daging bekicot. Daging bekicot ini dibumbui dengan jahe, cuka serta pemanis.    

Usai video Abu Janda makan di restoran Perancis muncul di jagat maya, sejumlah reaksi netizen pun mencuat. 

Kebanyakan dari netizen mempertanyakan bahkan membully sikap Abu Janda tersebut. 

Jadi, bagaimana menurut pendapat kalian?   

1 Komentar untuk "Bela Prancis, Abu Janda Unggah Video Makan Bekicot di Restoran Prancis"

  1. abu janda udah miring kepala mungkin,kami sebagai ummat sangat membenci yg menghina Nabi kami,iya benar Nabi memaafkan semua orang yg menghina NABI.tapi kami sebagai umat,hati kami sangat hancur saat Nabi kami di hina.mungkin abu janda tidak sepenuhnya mencintai Nabi kami,makanya dya sepelekan hal seperty itu

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel