Amien Rais Minta Rakyat Kenang Presiden Jokowi Sebagai Pencetus Omnibus Law UU Cipta Kerja

 


Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja menyisakan polemik di tengah masyarakat. 

Bahkan pada Kamis, 8 Oktober 2020 lalu, para buruh, mahasiswa, hingga pelajar berdemo di beberapa wilayah di Indonesia. 

Demo yang berujung kericuhan dan pengrusakan fasilitas umum memang sangat disayangkan berbagai pihak. 

Namun unjuk rasa tersebut dinilai pemicunya adalah pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Senin, 5 Oktober 2020 lalu. 

Menanggapi hal itu, pendiri Partai Ummat Amien Rais meminta masyarakat untuk mengenang Presiden Jokowi sebagai pencetus Undang-undang Ciptaker. Ia menyebut, kini penjajahan ekonomi asing di Indonesia makin sempurna setelah adanya Omnibus Law. 

"Jangan pernah dilupakan, Pemrakarsa Omnibus law Indonesia, itu adalah Pak Jokowi sendiri," ujar seperti dikutip mantrasukabumi dari akum Youtube Resist Media pada Minggu, 11 Oktober 2020. 

Sementara DPR RI menurut Amien, hanya sebagai penanggung jawab kedua setelah Presiden Jokowi. Peran lembaga tersebut hanya sebagai tukang stempel kemauan eksekutif. 

Amien Rais juga menyebut bahwa Omnibus Law sudah disampaikan oleh Jokowi saat dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2019. 

"Lagu miris Omnibus law itu dinyanyikan Pak Jokowi sendiri ketika pelantikannya pada 20 Oktober tahun 2019 yang lalu, setahun yang lalu," lanjutnya. 

Selain itu, Amien Rais juga menegaskan di beberapa negara yang menerapkan Omnibus Law, masyarakat negara tersebut menjulukinya sebagai big ugly law. 

"Undang-undang dengan kejahatan besar. Umumnya negara-negara tersebut walaupun resminya masih memegang demokrasi, tetapi oleh banyak pengamat dna sebagina politisi, Omnibus Law atau big ugly law itu sebagai praktek otoriterisme," pungkasnya.

Sumber mantrasukabumi

Belum ada Komentar untuk "Amien Rais Minta Rakyat Kenang Presiden Jokowi Sebagai Pencetus Omnibus Law UU Cipta Kerja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel