Oknum Pejabat Sering Genjot Janda, Gubernur Diminta Bersikap - Kabar Aljazeera

Oknum Pejabat Sering Genjot Janda, Gubernur Diminta Bersikap

 


Anggota DPRD Sumut Hendra Cipta menanggapi kasus janda cantik yang mengaku sering digenjot oknum kepala dinas di Pemprov Sumut berinisial SB.

“Jika kasus itu benar adanya, tentu ini sesuatu yang memalukan,” ungkap Hendra saat dimintai tanggapan Sumut Pos, Jumat.

“Gubernur Sumut harus mengambil sikap dan tindakan tegas, serta mengevaluasi posisi si pejabat bersangkutan,” tambahnya.

Menurut Hendra, jika pejabat dimaksud terbukti secara hukum melakukan tindakan asusila, maka ia (SB) telah mencoreng institusi Pemprov Sumut serta merusak citra ‘Sumut Bermartabat’ sebagai jargon Gubernur Sumatera Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah (Ijeck).

“Jargon ‘Sumut Bermartabat’ itu untuk memperkuat moralitas para pejabat dan aparatur sipil negara Pemprov Sumut. Baik moralitas dalam hal bermartabat tidak melakukan korupsi maupun termasuk tidak melakukan perbuatan asusila,” kata ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Sumut itu.

Hendra meminta Inspektorat Sumut agar menindaklanjuti dugaan kasus skandal asusila tersebut.

“Saya kira, Inspektorat bisa ikut masuk ke sana. Sebab ada persoalan etis atau kode etik ASN di dalamnya. Kita dorong supaya Inspektorat juga menindaklanjuti kasus tersebut,” pungkasnya.

sebelumnya, janda cantik berinisial DS mengatakan kepada awak media di Medan, dirinya telah melaporkan pejabat SB ke Subdit V/Cyber Crime Polda Sumut dengan pasal 4 dan 9 no 44 tahun 2009 tentang pornografi jo pasal 27 ayat 1 UU ITE dengan nomor STTLP: 1421/VII/2020/SUMUT/SPKTIII.

Bersama kuasa hukumnya, Hisar Yudika Purba SH dan Kesatria Tarigan SH, janda dua anak itu menceritakan awal mula berhubungan dengan S.

DS sakit hati lantaran S melaporkan dirinya ke Ditreskrimsus Polda Sumut, atas kasus pencemaran nama baik hanya karena menulis komentar di unggahan akun media sosial (facebook) milik S.

“Jadi, apa yang dia laporkan itu sangat tidak manusiawi. Saya yang jadi korban iming-iming, kok malah saya yang dilaporkan,” ungkap DS.

DS mengaku berulangkali digenjot oleh S, baik di mobil maupun di hotel.

DS menceritakan, hari-hari sebelum S melapor ke polisi, S masih mengajaknya berhubungan intim.

“Bahkan ada yang di dalam mobil. Kan kurang ajar banget itu,” kesalnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana yang dikonfirmasi pada kamis (10/9) lalu, mengatakan laporan DS masih dalam tahap penyelidikan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya mengatakan, kalau si pejabat terbukti bersalah, ya dihukum.

“Biar ditangani oleh aparat hukum dulu. Biarkan aparat penegak hukum bekerja dulu,” katanya menjawab wartawan, Kamis (10/9).

Namun Edy menegaskan, apabila dugaan kasus ini benar terjadi sesuai fakta hukum, ia tidak segan-segan untuk mencopot pejabat bersangkutan.

Sumber Pojok satu

0 Response to "Oknum Pejabat Sering Genjot Janda, Gubernur Diminta Bersikap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel