Janda Bolong Semakin Melejit Harganya Kalahkan Mobil LCGC, Ternyata Ini Manfaat dan Cara Merawatnya


Jenis tanaman dengan nama ilmiah Monstera Adansonii Veriagated atau kerap disebut dengan Janda Bolong, belakangan tengah menjadi incaran banyak masyarakat penyuka tanaman hias. 

Di tengah Pandemi Covid-19 seperti saat ini nampaknya merubah kebiasaan masyarakat, untuk mengisi waktu luang dengan merawat dan menanam tanaman hias. Salah satu yang paling banyak dicari adalah tanaman hias Monstera atau Janda Bolong ini. 

Kata kunci atau keyword janda bolong mendadak populer di mesin pencarian google. Saking populernya tanaman hias ini, membuat harganya melejit gila-gilaan mulai dari Rp50 juta bahkan ada yang mencapai Rp250 juta. 

Usut punya usut, ternyata menanam tanaman hias Janda Bolong ini memiliki banyak manfaat. Selain dijadikan sebagai tanaman hias untuk mempercantik ruangan, Janda Bolong ini ternyata memiliki manfaat lain dari sisi kesehatan. Dari hasil penelitian ternyata tanaman Janda Bolong dapat memperbaiki kualitas udara di dalam ruangan. 

Selain dapat memperbaiki kualitas udara di dalam ruangan, daun dari si Janda Bolong ini memiliki kemilau yang mewah. 

Sehingga jika dipandang akan menimbulkan rasa senang dan takjub. Konon, Monstera atau Janda Bolong ini dikenal mampu mendatangkan suasana atmosfer kesejukan hutan hujan tropis ke dalam ruangan. 

Kelebihan lain dari tanaman tropis asal Amerika Tengah ini berbeda dengan tanaman tropis kebanyakan yang memerlukan cahaya matahari yang berlimpah. Monstera justeru cukup toleran dengan kondisi ruangan yang minim pencahayaan alami. 

Bahkan, Monstera juga tahan di area dengan pendingin ruangan. Jadi perlu repot-repot untuk memindahkan tanaman ini untuk mendapatkan cahaya matahari yang cukup. 

Lantas bagaimana cara perawatan Monstera ? 

Seperti dirangkum thesill.com, cara perawatan Monstera cukup praktis begini caranya: 

1. Jangan hadapkan langsung tanaman Monstera dengan matahari. 

Sinar matahari biasanya sangat dibutuhkan oleh banyak tanaman tropis, tapi tidak bagi Monstera. Tanaman ini berkembang dalam cahaya tidak langsung cerah hingga sedang. Jadi, tidak cocok untuk sinar matahari langsung dan intens. Jika Monstera diberi terlalu banyak sinar matahari, daunnya akan menguning. 

Tapi jika dibiarkan dalam kegelapan, tanaman akan menunjukkan sesuatu yang disebut fototropisme negatif, di mana daun baru tumbuh menuju kegelapan, bukan cahaya. 

2. Cukup Air hanya Semingu Sekali           

Siram tanaman dengan air yang cukup dan merata, seminggu sekali. Tunggu sampai tanah cukup kering sebelum disiram lagi serta lakukan pemupukan selama pertumbuhan. Untuk mengekang pertumbuhan yang berlebihan, pangkas secara teratur dengan menjepit pertumbuhan baru. 

3. Cocok dengan Udara Lembab 

Simpan di lingkungan yang cukup lembab, misalnya kelembaban di ruangan normal. Hasilnya, pohon ini akan memiliki daun yang luar biasa cantiknya. 

Jika ingin memperbanyak tanaman Monstera cukup mudah sekali. caranya dengan teknik vegetatif sederhana, yaitu dengan melakukan stek batang. 

Batang monstera yang mengeluarkan akar-akar gantung mampu memproduksi akar sejati. Medium yang digunakan umumnya berupa campuran tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan yang seimbang untuk masing-masing komponen. Namun tidak menutup kemungkinan monstera juga bisa tumbuh di medium cair seperti air. Nah, selamat mencoba. 

Belum ada Komentar untuk "Janda Bolong Semakin Melejit Harganya Kalahkan Mobil LCGC, Ternyata Ini Manfaat dan Cara Merawatnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel