Ditinggal Istri untuk Selamanya, Tukang Reparasi Sepatu Ini Kini Hidup di Kontainer Sempit

 


Tak ada satu orang pun yang mengetahui nasib di masa depan, termasuk seorang tukang reparasi sepatu satu ini. Ia bernama Osman, seorang pria paruh baya asal Malaysia.

Pria yang bekerja sebagai tukang sepatu ini harus menjalani hidup dengan memilukan setelah sang istri meninggal dunia. Osman dikabarkan menjual semua hartanya demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pria asal Ipoh, Malaysia, itu kini tinggal di sebuah kontainer kecil. Bahkan, hidupnya saat ini berbanding terbalik dengan kehidupannya yang dulu kerkecupan saat masih bersama sang istri. Namun, usai istrinya meninggal, kehidupan Osman disebut berubah drastis.

" Setelah istri saya meninggal, saya menjual semua harta benda, saya tidur di toko ini. Bahkan, saya juga tidak punya anak," ucap Osman.

Meski tidak diketahui pasti apa penyebab Osman menjual semua harta gono-gininya. Namun, kini ia harus tinggal di sebuah kontainer kecil. Selain itu, demi memenuhi kebutuhan hidupnya, Osman juga bekerja sebagai tukang reparasi sepatu.

Dari foto yang diunggah oleh akun Twitter @AusMeshi pada Kamis (10/9), kontainer yang ditempati pria asal Ipoh tersebut berukuran cukup kecil. Bahkan, ia dikabarkan harus menumpang tidur di sebuah toko salah satu milik warga setempat karena rumah kontainer yang ia tempati sangat tidak layak.

" Dia sudah tidak punya rumah lagi, dia menjual semua hartanya. Untugnya, ada pemilik usaha toko di tempatnya yang berbisnis restoran mengizinkan paman Osman untuk tidur dan mandi di ruangan kantornya," tulis akun AusMeshi.

Di samping itu, sejak tinggal di rumah kontainer berukuran kecil tersebut, kisah pria bernama Osman itu belakangan menyita perhatian warga di sekitarnya. Bahkan, banyak orang dikabarkan ingin memberikan bantuan berupa uang ataupun pakaian.

Namun, terlepas dari itu, kisah pria tersebut sempat viral di media sosial Twitter di Malaysia. Sejumlah warganet di Negeri Jiran Malaysia tersebut dikabarkan ingin memberi bantuan kepada pria tukang sepatu itu.

" Semoga pak Osman selalu dimurahkan rezekinya," ucap @sfev.

" Saya tahu bapak ini, dia baik sekali dan sangat rendah hati dan juga ramah," timpal @nabblee.

Bersyukur;ah bagi kita yang masih diberi kesempatan buat melihat orang tua. Bahagiakan mereka selagi bisa guys. Kalau kayak bapak ini kan kasihan, nggak punya anak buat sekedar berbagi kebahagiaan. Sehat-sehat terus ya pak!

Belum ada Komentar untuk "Ditinggal Istri untuk Selamanya, Tukang Reparasi Sepatu Ini Kini Hidup di Kontainer Sempit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel