UAS Puji Habib Bahar: Boleh Kau Cabik Dagingku, tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan - Kabar Aljazeera

UAS Puji Habib Bahar: Boleh Kau Cabik Dagingku, tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan



Tokoh masyarakat Habib Bahar bin Smith hingga kini mesih menjadi sorotan publik. Hal ini karena ia kembali ditahan  setelah mendapatkan pembebasan dari program asimilasi.

Habib Bahar bin Smith dinilai melanggar perjanjian asimilasi, terkait ceramahnya yang menyinggung penguasa. Jauh sebelumnya, kasus Habib Bahar bin Smith yang dipenjara sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan para ulama. Termasuk diketahui oleh Ustaz kondang sejuta viewer, Ustaz Abdul Somad.

Dalam sebuah tayangan dibagikan kanal youtube Islam is My Life, Ustaz Abdul Somad menanggapi masalah yang mendera sejawatnya itu. Ustaz Abdul Somad pun menyinggung sosok Habib Bahar bin Smith yang sebenarnya.

Dikutip tribunjabar.id dari tayangan tersebut, Ustaz yang disapa UAS itu membeberkan sosok Habib Bahar. Menurut UAS, kejadian yang menimpa pada Habib Bahar sejatinya adalah hikmah bagi umat muslim, khususnya para dai.

Vokal Habib Bahar dari ceramahnya tidak mudah dipadamkan begitu saja. UAS mengatakan bahkan suara Habib Baharu Ibnu Sumayt itu bak praklamator dan panglima perang.

Menanggapi pernyataan UAS, sejumlah netizen di media sosial mengeluarkan beragam cuitan. Akun Facebook @Norbert Abatan, Kamis (21/5/2020) membagikan tautan dan berkomentar:

klo ketemu yang mulia ustad abdul somad tolong sampekan kepada beleo bahwa bahar smith itu dipenjara karena tindakan kriminal bukan karena pemikiran.

tolong ya....

pesan ini kusus bro dan sis penggemar yang mulia ustad somad. sampekan juga bahwa klo ustad pengen bikin pernyataan baca dulu pemberitaan di media masa ato untuk lebih valid lagi tandang aja ke kantor polisi dan minta klarifikasi di sana.

gitu aja ya..

@Maria Maryati: Jangan ganti rasa hormat kami jdi kebencian krna bahasa mu tad emg kau ustad kau tau arti proklamator KLO g ngerti jgn bikin stt

@Ratna Ningsih: kok pada ga tau salahnya apa ya , yg berandal gitu di ouja

@Syahputra Saragih: Somad hati hati kalau bicara , tau apa loe dengan proklamator Indonesia sampai sandingkan si Bahar dengan bung Karno

Sebelumnya diberitakan, Ustaz Abdul Somad mengaku sosok Habib Bahar bin Smith memiliki semangat ceramah dan dakwah yang berkobar. Ia mengistilahkan, "Boleh kau cabin-cabik dagingku, kau boleh robek jantungku, tapi jiwaku tak bisa kau bunuh. Tak bisa kau habisi dan tak pula kau bisa penjarakan." ungkap UAS.

Seperti diketahui, Habib Bahar kini tersandung masalah tuduhan atas penganiayaan. Ia pun divonis 3 tahun kurungan penjara. Lanjut Ustaz Abdul Somad menjelaskan, bahwa dari kasus Habib Bahar, dirinya menjadi sadar.

"Kami yang di luar disadarkan betapa lemah dan tidak berdayanya. Selama ini ceramah menggelagar di atas mimbar. Tapi ternyata apa yang sudah dilakukan?," ungkap UAS.

UAS mengumpamakan, bahwa jeruji besi tidak bisa memenjarakan pemikiran Habib Bahar bin Smith. Perjuangan ceramah Habib Bahar tetap berlanjut, murid tetap banyak meski ia berada di balik jeuruji. Bahkan lapas seolah berubah menjadi pesantren.

Ia pun mendapat berita bahwa ada ratusan para tahanan di lapas, sudah menghafal 98 hadis berkat Habib Bahar. Ada seribu para tahanan di lapas yang menghafal 54 hadis Nabi Muhammad SAW.

"Padahal 40 hadis saja di dalam kepala, sudah mendapatkan syafaat dan meringankan azab," ujarnya.

Konon lebih dari pada itu, yang paling sedia adalah karena istiqomah. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW menjelaskan,

"Aku tinggalkan kepadamu dua perkara, kalau kamu pegang yang dua ini tidak akan sesat selamanya.

Yaitu Al Quran dan sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Tetap istiqomah belajar sanad hadis kepada Habib Baharu Ibnu Sumayt, pesan UAS.

Ustaz Abdul Somad pun kembali menjelaskan sosok Habib Bahar bin Smith. Habib Bahar memiliki ketersambungan keilmuan kepada Habib Baharun.

Hingga sampai pada para habaib dan sampai kepada Imam kepada Sayyidina Husain dan Sayyida Maulana Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam.

"Ini motivasi bagi yang di luar, motivasi bagi para dai. Ternyata dakwah tidak terbatas hanya di mimbar dan tablig akbar. Tetapi ada yang lebih besar sebenar-benarnya dakwah," tandasnya. 

0 Response to "UAS Puji Habib Bahar: Boleh Kau Cabik Dagingku, tapi Jiwaku Tak Bisa Kau Penjarakan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel