Meninggal Diduga Disantet Ternyata Kencing Tikus, Dua Keluarga Ribut - Kabar Aljazeera

Meninggal Diduga Disantet Ternyata Kencing Tikus, Dua Keluarga Ribut



Dua keluarga itu yakni keluarga Rasit dan keluarga Hasanah. Keluarga Hasanah menuduh keluarga Rasit memiliki ilmu santet.

Perseteruan dua keluarga bermula saat Hasanah sakit dan meninggal dunia. Keluarga menuding Rasit yang santet Hasanah hingga meninggal.

Tak terimah tuduhan itu, Rasit dan keluarganya marah. Mereka berencana memperkarakan keluarga Hasanah.

Dua keluarga ini akhirnya dipertemukan dan dimediasi di kantor Desa Pesisir pada Selasa (19/5/2020) sekitar 11.00 WIB.

Kepala Desa Pesisir Sanemo meminta mereka menyelesaikan permasalahannya di balai desa.

Selain pemerintah desa, pertemuan itu juga dihadiri dari Polsek Gending dan Koramil Gending. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat tidak saling menuntut secara hukum dan saling memaafkan.

“Alhamdulillah sudah selesai. Kedua belah pihak saling memaafkan dan tidak saling melapor,” ujar Sanemo.

Sanemo menjelaskan, adanya saling tuduh ilmu santet itu berawal dari sakitnya Hasanah.

Sebelum sakit, Hasanah menuding Rasit mengambil asbesnya. Katanya, asbes itu dibuat untuk tutup kandang ayam Rasit.

“Minjamnya itu tidak bilang. Karena itu, pemiliknya mencari dan ditemukan di sana (rumah Rasit). Karena ketahuan, Rasit ngomong akan dikembalikan,” ujar Sanemo.

Tak lama kemudian, Rasit benar-benar mengembalikan asbes milik Hasanag. Selang beberapa hari setelah itu, Hasanah sakit.

Nah, ketika sakit hingga meninggal, Hasanah sering menyebut nama Rasit. Karenanya, keluarganya mencurigai Rasit telah menyantet Hasanah.

“Kecurigaan itu juga diperkuat dengan adanya keterangan dukun. Tetapi, saat dukun itu hendak kami pertemukan, ada saja alasannya,” jelas Sanemo.

Sementara itu, Kapolsek Gending AKP Ohim menjelaskan, tuduhan keluarga Hasanah terhadap Rasit, tidak berdasar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Hasanah terkena penyakit kencing tikus atau leptospirosis.

“Penyakit kencing tikus. Itu sudah ada bukti dari dokter,” jelas AKP Ohim.

Agar tidak bergejolak di lain hari, Ohim mengatakan, kedua belah pihak diminta membuat surat pernyataan bermaterai.

“Sudah selesai dan saling memaafkan,” tandas AKP Ohim.

Sementara itu, Rasit alias Jumari mengaku, sejatinya tidak tahu jika dirinya dituduh memiliki ilmu santet. Ia baru mengetahui dari bibinya.

“Saya sudah terima dan memaafkan. Tapi, nama saya mohon dibersihkan kembali. Karena sudah kadung tercemar,” ujarnya.

Sumber radarbromo

0 Response to "Meninggal Diduga Disantet Ternyata Kencing Tikus, Dua Keluarga Ribut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel