"Ini Negeri Lebih Menghargai Bencong dari Ulama Kah?" Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain - Kabar Aljazeera

"Ini Negeri Lebih Menghargai Bencong dari Ulama Kah?" Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain


Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain menyoroti penanganan kasus prank sembako isi sampah dengan tersanga Ferdian Faleka cs. 

Ferdian ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan ke polisi oleh beberapa waria yang tak terima diberi sembako isi batu.

Hanya dalam hitungan hari, Ferdian Faleka ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Tengku Zulkarnain membandingkan penanganan kasus penghinaan yang dialami para waria dengan kasus penghinaan ulama.

Ulama yang akrap disapa Tengku Zul itu mempertanyakan mengapa penyebar foto-foto ulama dalam bentuk hina hingga kini belum ditangkap.

“Anak manja menghina bencong ditangkap dan dipenjara. Itu wajar saja. Tapi yg menghina ulama dan da’i. Membuat dan menyebarkan foto foto mereka dlm bentuk hina. Kenapa aman aman saja?,” kata Tengku Zul di akun Twitternya, Minggu (10/5).

“Ini negeri lebih menghargai bencong dari ulama dan da’i kah? Sudah berobah demikian drastis?,” tambah Tengku Zul. 

Ketika ulama dihina, kata Tengku Zul, banyak orang mempertanyakan ulama yang mana dulu yang perlu di bela.   

Namun ketika waria dihina, semua seolah-olah membela dan mencela pelaku.

“Anehnya para perusak dan pendukung kerusakan negeri ini. Langsung menulis. Ulama dan da’i yang mana dulu yg perlu dibela saat dihinakan?,” kata Tengku Zul.

“Giliran bencong dihina, mereka tidak ada menulis: “Bencong yg mana dulu yg mesti dibela?” tandas Tengku Zul.

0 Response to ""Ini Negeri Lebih Menghargai Bencong dari Ulama Kah?" Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel