Pengamat: Daripada Dibebaskan Yasonna, Lebih Baik Napi Koruptor Busuk Di Penjara - Kabar Aljazeera

Pengamat: Daripada Dibebaskan Yasonna, Lebih Baik Napi Koruptor Busuk Di Penjara



Menkumham Yasonna Laoly mewacanakan akan membebaskan napi untuk menhindari penyebaran virus corona di sel. Wacana tersebut menuai kritik dari beberapa pihak, terutama jika yang dibebaskan itu adalah napi korupsi.

Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa dbebaskannya napi korupsi membuktikan negara tak serius dalam menangani perkara antirasuah.

Mestinya, kata dia, napi korupsi dibiarkan saja busuk di dalam penjara.

"Karena apa? Negara enggak serius lagi untuk pemberantasan korupsi. Kalau hanya karena alasan yang bermacam-macam itu, saya pikir begini mungkin bisa mengambil jalan tengah atau mungkin memang jangan diberi ruang untuk napi korupsi. Biar saja mereka membusuk didalam," katanya melansir Tagar, Minggu, 5 April 2020.

Pangi menambahkan bahwa dalam hal ini pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil keputusan, pasalnya menurut Pangi napi korupsi sama membahayakannya dengan virus corona.

"Pemerintah harus berhati-hati mengambil keputusan. Karena ini terkait dengan implikasi. Konsekuensinya juga tidak main-main. Udahlah kita dapat musibah Covid-19 yang berbahaya ini, napi koruptor kan berbahaya juga. Tenaga medis saja bertaruh nyawa berhadapan dengan Covid-19 sebagai garda terdepan," sambung dia.

Pandangannya, di negara-negara yang terjangkit Covid-19 tidak melakukan hal demikian, dimana para napi dibebaskan hanya karena dampak wabah virus ini.

*Kalau kita komparasi dengan negara lain, memangnya napi koruptor dilepaskan karena adanya masalah Covid-19 ini. Kan enggak. Bisa dikoreksi, setahu saya tidak ada dibebaskan napi korupsi hanya karena soal corona," kata dia.

Dia menjelaskan, pemerintah harus mengakali bagaimana agar para napi tidak terjangkit oleh virus tersebut, selain membebaskan mereka.

0 Response to "Pengamat: Daripada Dibebaskan Yasonna, Lebih Baik Napi Koruptor Busuk Di Penjara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel