Umat Muslim Di Bantai, Kini India Merasakan Laknatnya 1,3 Miliar Warganya Terancam Kelaparan Karena Lockdown - Kabar Aljazeera

Umat Muslim Di Bantai, Kini India Merasakan Laknatnya 1,3 Miliar Warganya Terancam Kelaparan Karena Lockdown



Pada Pertengahan Bulan Februari lalu terjadi kerusuhan berbau agama di India sungguh mengerikan. Jumlah korban tewas dalam konflik umat Muslim dan Hindu di India mencapai 42 orang. Sejumlah tokoh, salah satunya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, mengecam kekerasan komunal di negara itu dengan menyebut umat Islam di sana dibantai.

Angka kematian terbaru itu dilaporkan media-media setempat, Sabtu (29/2/2020). Polisi India mengklaim telah menangkap 514 orang karena kekerasan agama yang mematikan di Ibu Kota India, New Delhi. Kekerasan itu membuat pemerintah India menuai kecaman internasional karena gagal melindungi minoritas Muslim.

Kini India Lockdown

Kebijakan lockdown yang diumumkan Perdana Menteri Narendra Modi pada Selasa (24/03) malam membuat mereka terancam tidak mendapat penghasilan selama tiga pekan. Sebagian amat mungkin kehabisan makanan dalam beberapa hari mendatang.

Kasus virus corona di India saat ini 657 orang, 12 meninggal dunia. Memang lebih kecil dibanding China atau Italia, namun corona India berpotensi membesar lantaran populasinya yang padat.

India dengan 1,3 miliar orang adalah lahan potensial penyebaran corona. Ditambah lagi fasilitas kesehatan India yang buruk dan tidak memadai untuk menangani pasien isolasi.

Di hari pertama penerapan lockdown tersebut, masyarakat India langsung memadati toko-toko swalayan dan apotek.

Pemandangan kekacauan itu terlihat terutama di kota-kota besar seperti New Delhi, Mumbai, dan Bengaluru, Rabu (25/3).

Perdana Menteri Narendra Modi dan para pakar kesehatan memperingatkan, bahwa sekitar 1,3 miliar orang di negara itu bisa saja mengalami gelombang infeksi virus corona, jika langkah karantina wilayah ini tidak segera diambil.

Pukuli Warga dengan Kayu, Cara Brutal Polisi India Tegakkan Lockdown
       
Kepolisian India mempunyai cara brutal namun efektif dalam mencegah warga untuk keluar rumah di saat lockdown karena virus corona. Cara tersebut adalah memukuli para pelanggar lockdown dengan kayu.

Cara ini menurut Reuters terlihat di beberapa kota di India. Dalam foto-foto dan video yang diunggah Reuters, Rabu (25/3), terlihat para polisi memukuli bokong para pengendara motor di jalanan.

Polisi juga menghentikan mobil yang masih lalu lalang. Nasib pengemudinya bisa ditebak, bokong atau betisnya memar karena dihajar tongkat kayu.

Kepada Reuters, seorang tukang becak memperlihatkan bekas pukulan itu. Dia mengaku terpaksa keluar rumah untuk mencari nafkah bagi keluarganya.
       
Tidak hanya pukulan, hukuman yang memalukan juga diberikan kepada para pelanggar lockdown di India. Warga di pinggir jalan dihukum sit up dan push up, atau berdiri memegang lutut seperti murid sedang disetrap.

Cara ini diambil demi menegakkan lockdown yang ditetapkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi untuk tiga pekan ke depan.

0 Response to "Umat Muslim Di Bantai, Kini India Merasakan Laknatnya 1,3 Miliar Warganya Terancam Kelaparan Karena Lockdown"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel